Lenteng Agung Lagi-lagi Nunjukin Taring: Pulang Kerja Ujian Kesabaran
Update | 2026-01-08 16:49:22
Lenteng Agung sore ini vibes-nya nggak jauh beda dari biasanya. Jalanan penuh, motor saling selip, angkot ngetem santai, mobil maju dikit-dikit. Langit memang cerah, tapi hati para pengendara? Belum tentu
Orang-orang yang lewat di sini cuma punya satu tujuan: pulang. Tapi realitanya, pulang nggak selalu lurus dan lancar. Di jalur Lenteng Agung, Jakarta Selatan, semua jenis kendaraan tumplek blek jadi satu. Motor, JakLingko, mobil pribadi, sampai pejalan kaki ikut ambil peran di drama harian ini.
Biasanya kejadian kayak gini muncul pas jam sibuk sore, momen sakral habis kerja dan sekolah bubar. Volume kendaraan naik drastis, sementara jalan segitu-gitu aja. Ditambah lagi angkutan umum yang berhenti buat naikin-turunin penumpang, bikin arus makin padat merayap.
Alhasil? Kendaraan jalan pelan, rem nyala terus, klakson jadi backsound, dan semua orang cuma bisa pasrah sambil berharap lampu merah cepet ganti. Mau marah capek, mau santai tapi telat sampai rumah.
Begitulah Lenteng Agung, bukan sekadar jalan, tapi tempat di mana kesabaran diuji setiap sore. Warga Jakarta mah pasti paham: kalau udah lewat sini di jam pulang, yang penting bukan cepat tapi selamat sampai rumah
Disclaimer
Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.
