Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Universitas Ahmad Dahlan

Keberkahan Ilmu

Agama | 2026-01-07 14:12:00
Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Gelar Pengajian Awal Tahun 2026 M (Dok. Humas UAD)

Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar Pengajian Awal Tahun 2026 bertema “Menggapai Keberkahan Ilmu: Aksi dan Doa bagi UAD yang Berdampak” pada Rabu, 7 Januari 2026 di Masjid Islamic Center UAD. Kegiatan ini menghadirkan narasumber Dr. H. Fahruddin Faiz, S.Ag., M.Ag., seorang filsuf Muslim sekaligus penulis kajian filsafat Islam.

Pada kesempatan yang sama, H. Rahmadi Wibowo Suwarno, Lc., M.A., M.Hum. dari Lembaga Pengembangan Studi Islam (LPSI) menyampaikan sambutan pentingnya penguatan nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) bagi pegawai melalui enam aspek pengamalan, yaitu refreshing AIK, pengajian tingkat universitas, pengajian di unit kerja, hafalan surat Juz 30, keterlibatan dalam persyarikatan, serta partisipasi aktif di Amal Usaha Muhammadiyah (AUM).

Wakil Rektor I Bidang AIK, Dr. Nur Kholis, M.Ag., dalam sambutannya berharap tahun 2026 menjadi momentum kebaikan. Ia mendoakan seluruh sivitas UAD senantiasa diberikan kesehatan, umur panjang, kebahagiaan, serta kelapangan rezeki, sekaligus mampu menghadirkan UAD yang semakin berdaya dan berdampak bagi masyarakat.

Sebagai pemateri, H. Fahruddin Faiz menegaskan bahwa guru yang baik bukan hanya pandai mengajar, tetapi juga harus terus belajar. Hal ini menjadi penting di tengah tantangan pendidikan pada era serba cepat dan instan.

Menurutnya, Islam mengenal tiga istilah yang menggambarkan dampak positif dari ilmu yang diamalkan, yaitu manfaat, maslahat, dan barokah. “Manfaat berarti apa yang dilakukan tidak sia-sia dan berguna bagi diri sendiri. Maslahat berarti ilmu tidak hanya dirasakan oleh diri sendiri, tetapi juga memberi kebaikan bagi orang di sekitar. Sementara itu, barokah terjadi ketika Allah meridai ilmu tersebut, sehingga manfaat dan maslahatnya dilipatgandakan,” ujarnya.

Ia menambahkan, ciri ilmu yang penuh barokah adalah ketika ilmu tersebut menumbuhkan rasa takut (khosyah) kepada Allah, menghadirkan hikmah, serta dilipatgandakan oleh Allah. “Barokah dapat diraih melalui kesungguhan (mujahadah), keikhlasan, serta akhlak yang baik,” ujarnya.

Sebagai penutup, Pengajian Awal Tahun 2026 menjadi momentum pengingat bahwa ilmu bukan hanya untuk dipahami, tetapi juga diamalkan dan diperjuangkan. Melalui penguatan nilai AIK, ketulusan dalam berkhidmat, serta kesungguhan untuk terus belajar. (Lin)

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image