Sempat 'Dihajar' Hacker hingga Hidup Demi Bayar Cicilan.
Bisnis | 2025-12-08 20:53:13
BANDUNG – Di balik kesuksesan PT Dakreativ Digital Media yang kini kokoh menaungi tiga sub-brand undangan digital, tersimpan kisah perjuangan berdarah-darah dari sang pendiri, Dadan Furman. Siapa sangka, perusahaan yang kini sukses melakukan ekspansi bisnis lewat brand Dainvitation, Liefdey, dan Cyarra.id ini dibangun dari sisa-sisa uang makan seblak dan keberanian untuk bangkit dari titik nol.
Kerja Keras Tak Kenal Waktu: Siang Full-time, Malam di 3 Tempat
Jauh sebelum bendera PT Dakreativ Digital Media berkibar resmi, Dadan harus melakoni hidup yang jauh dari kata nyaman. Demi mengumpulkan modal usaha, ia rela memangkas waktu istirahatnya secara ekstrem.
"Pagi sampai sore saya kerja full-time kantoran. Malamnya, saya lanjut kerja freelance di tiga tempat berbeda sekaligus," kenang Dadan. Rutinitas melelahkan itu ia jalani demi satu tujuan: melunasi utang cicilan yang menumpuk selama setahun penuh.
Di masa-masa prihatin tersebut, kemewahan adalah kata yang asing. Bagi Dadan, self-reward bukanlah liburan mewah atau barang branded, melainkan hanya semangkuk seblak di pinggir jalan.
"Kalau lagi capek banget, reward-nya cuma makan seblak, habis itu ya harus bangkit kerja lagi," ujarnya sambil tersenyum mengenang masa sulit tersebut.
Cobaan Terberat: Data Diretas dan Ganti Rugi
Ujian mental sesungguhnya datang ketika bisnis undangan digitalnya mulai merangkak naik. Musibah tak terduga menghantam: sistem keamanan diretas (hacked). Seluruh data undangan klien hilang dalam sekejap.
Di tengah situasi panik, integritas Dadan diuji. Ia tidak lari. Dengan sisa tabungan yang ada, ia bertanggung jawab penuh membayar ganti rugi dan memastikan pesanan undangan yang masih berjalan tetap terselesaikan, meski harus merugi secara finansial.
"Itu momen down paling parah. Rasanya ingin berhenti, tapi saya ingat perjuangan dan kerja malam itu. Saya nggak boleh menyerah di sini," tegasnya.
Bangkit Lebih Kuat dengan 3 Brand
Mental baja itu akhirnya membuahkan hasil manis. Setelah melewati badai, Dadan tidak hanya berhasil memulihkan bisnisnya, tetapi juga melesat lebih tinggi. Kini, usahanya telah berbadan hukum resmi menjadi PT Dakreativ Digital Media.
Tak tanggung-tanggung, Dakreativ langsung melakukan ekspansi agresif dengan meluncurkan tiga lini bisnis undangan digital untuk segmen pasar yang berbeda: Dainvitation sebagai brand utama, serta Liefdey dan Cyarra.id sebagai sayap barunya.
Kisah Dakreativ menjadi bukti nyata bahwa modal terbesar seorang pengusaha bukanlah uang semata, melainkan keberanian untuk bangkit kembali saat jatuh tersungkur.
Disclaimer
Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.
