Sayangi Dirimu: Kenali Gejala Depresi
Gaya Hidup | 2025-11-18 21:27:12Di masa sekarang, dimana tuntutan pekerjaan semakin tinggi, penting bagi kita untuk selalu memperhatikan kesehatan mental. Kesehatan mental merupakan keadaan kesejahteraan secara psikologis, emosional, dan sosial yang memengaruhi bagaimana individu berpikir, merasakan, serta berperilaku. Ketika kesehatan mental mengalami gangguan, kualitas hidup dan kondisi fisik seseorang dapat ikut menurun. Salah satu faktor yang dapat menurunkan kesehatan mental seseorang adalah depresi. Dilansir dari alodokter.com, depresi adalah salah satu bentuk gangguan suasana hati, yang ditandai dengan perasaan sedih mendalam dan hilangnya minat terhadap hal-hal yang biasanya disukai. Seseorang dinyatakan mengalami depresi bila sudah 2 minggu merasa sedih, putus harapan, atau tidak berharga.
Apa saja gejala depresi?
Perasaan Sedih yang Berkelanjutan
Perasaan sedih yang datang seolah-olah tidak pernah pergi dan membuat seseorang merasa lelah untuk menjalani hari-harinya. Perasaan ini juga sering datang tanpa penyebab yang jelas, seakan-akan bisa merusak hari yang cerah kapanpun itu.
Pola Tidur yang Berubah
Tidur yang kurang atau tidur yang berlebih bisa menjadi salah satu tanda bahwa seseorang mungkin sedang mengalami depresi, hal ini karena ada hubungan kuat antara suasana hati dan kualitas tidur. Selain durasi tidur yang terganggu, depresi juga dapat menyebabkan kualitas tidur seseorang menjadi menurun.
Perubahan Pada Selera Makan
Depresi dapat menganggu hubungan seseorang dengan makanan. Beberapa orang mungkin bisa mengabaikan batasan makan yang sehat ketika depresi, namun di beberapa orang lainnya, depresi dapat menghilangkan nafsu makan.
Menurunnya Konsentrasi
Gejala depresi lainnya yang umum ditemui adalah menurunnya tingkat konsentrasi pada seseorang. Hal ini karena depresi dapat membuat pikiran terasa seperti tertutup kabut tebal.
Muncul Ide Untuk Menyakiti Diri Sendiri
Di tahap yang lebih serius, seseorang bisa memunculkan ide untuk menyakiti diri sendiri sebagai cara untuk melampiaskan emosi. Gejala ini sudah sangat berbahaya dan membutuhkan penanganan profesional.
Mengenal gejala depresi merupakan langkah awal kita untuk peduli terhadap kesehatan mental. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami gejala depresi, segera mencari bantuan pada profesional. Perlu diketahui bahwa depresi bukanlah sesuatu yang harus disembunyikan, keterbukaan dapat menciptakan suasana yang lebih suportif, di mana individu merasa aman untuk meminta bantuan ketika mereka memerlukannya.
Oleh: Rosa Anggraeni, mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Airlangga
Referensi:
Alodokter. (n.d.). Depresi - Gejala, penyebab, dan pengobatan. https://www.alodokter.com/depresi
Health Tourism UGM. (2024, 7 Agustus). Mengenali gejala depresi: tanda-tanda utama dan cara mendapatkan bantuan. RS Akademik UGM. https://healthtourism.rsa.ugm.ac.id/2024/08/07/mengenali-gejala-depresi-tanda-tanda-utama-dan-cara-mendapatkan-bantuan
Halodoc. (2020, 1 Juli). Kenali tanda-tanda awal depresi yang sering diabaikan. https://www.halodoc.com/artikel/kenali-tanda-tanda-awal-depresi-yang-sering-diabaikan
Alodokter. (n.d.). Kesehatan Mental: Pentingnya Menjaga dan Cara Merawatnya. https://www.alodokter.com/cari-tahu-informasi-seputar-kesehatan-mental-di-sini
Disclaimer
Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.
