Kumpulan Soal Post Test Pelatihan Pembelajaran Mendalam 3
Eduaksi | 2025-07-18 01:30:02
Nomor 11
Bagaimana guru dapat menerapkan praktik pedagogis dalam pembelajaran mendalam untuk meningkatkan kemampuan berpikir reflektif siswa?
Menggunakan teknologi untuk meningkatkan interaksi siswa
Memberikan contoh-contoh yang relevan dengan kehidupan sehari-hari
Menggunakan metode ceramah dan penugasan
Memberikan tugas yang banyak dan kompleks
Mendorong siswa untuk merefleksikan pengalaman belajar mereka
Jawaban: Mendorong siswa untuk merefleksikan pengalaman belajar mereka
Nomor 12
SMK A dalam satu tahun telah melakukan kerja sama dengan berbagai mitra eksternal untuk memperkaya pengalaman belajar siswa. Di akhir program,dilakukan evaluasi yang hasilnya menunjukkan adanya beberapa mitra yang kurang terlibat aktif dan tidak kolaboratif dalam melaksanakan program. Pihak sekolah menyimpulkan bahwa program kemitraan ini belum berjalan secara optimal. Pihak sekolah pun ingin menyusun Rencana Tindak Lanjut (RTL) agar kemitraan pembelajaran ini bisa berjalan lebih efektif.
Berdasarkan studi kasus tersebut, langkah yang harus diambil dalam menyusun RTL untuk meningkatkan kemitraan sekolah adalah:
Mengakhiri semua kerja sama dengan mitra yang ada dan mencari mitra baru tanpa mempertimbangkan evaluasi lebih lanjut.
Hanya menambah jumlah mitra baru
Mengidentifikasi mitra yang kurang berkontribusi dan mencari strategi agar keterlibatan mereka lebih aktif dalam mendukung program pembelajaran
Melakukan perbaikan hanya dalam aspek administratif dan dokumen kerja sama tanpa ada tindakan konkret untuk meningkatkan kolaborasi
Mengandalkan guru untuk menjalankan program sendiri tanpa melibatkan mitra eksternal lebih lanjut.
Jawaban: Mengidentifikasi mitra yang kurang berkontribusi dan mencari strategi agar keterlibatan mereka lebih aktif dalam mendukung program pembelajaran
Nomor 13
Ada 3 guru senior di SMP Jaya Wijaya. 3 orang tersebut merasa nyaman dan cocok menggunakan metode ekspositori selama mengajar. Metode itu memberikan mereka keleluasaan untuk menjelaskan materi secara mendalam kepada siswa. Jika Anda sebagai kepala sekolah, padukan metode pembelajaran ekspositori dengan metode lain agar pembelajaran lebih mendalam.
Memadukan ekspositori dan observasi sikap kesopanan siswa.
Memadukan ekspositori dan tes tertulis di setiap materi.
Memadukan ekspositori dan pembelajaran berbasis proyek.
Memadukan ekspositori dan pembuatan rangkuman materi.
Memadukan ekspositori dan penilaian antar teman.
Jawaban: Memadukan ekspositori dan pembelajaran berbasis proyek.
Nomor 14
Bagaimana cara efektif untuk mengimplementasikan kemitraan dalam pembelajaran mendalam?
Menggunakan teknologi untuk meningkatkan komunikasi dan kolaborasi antara guru,siswa, dan masyarakat.
Mengembangkan kurikulum dan silabus pembelajaran yang baru tanpa melibatkan guru,siswa, dan masyarakat.
Membuat keputusan sendiri tanpa melibatkan guru, siswa, dan masyarakat dalam prosespembelajaran.
Mengadakan pelatihan dan workshop untuk guru dan siswa tentang kemitraan dan pembelajaran mendalam.
Mengadakan pertemuan rutin dengan guru, siswa, dan masyarakat untuk membahas rencana pembelajaran.
Jawaban: Mengadakan pertemuan rutin dengan guru, siswa, dan masyarakat untuk membahas rencana pembelajaran.
Nomor 15
Mengingat keterbatasan alokasi dana yang ada, sebagai kepala sekolah, Anda harus mengatur prioritas dan memutuskan pemilihan alat digital yang efektif mencapai pembelajaran. Apa kriteria paling penting yang harus Anda pertimbangkan dalam proses pengambilan keputusan ini?
Memilih alat berdasarkan popularitas dan kebaruannya di kalangan sekolah dalam satu gugus.
Memilih alat sesuai tujuan pembelajaran, mudah digunakan oleh siswa, dan dapat meningkatkan kolaborasi serta interaksi.
Memilih alat sesuai suara terbanyak komite sekolah yang hadir di pertemuan rutin awal tahun.
Memilih berdasarkan rekomendasi dari vendor perangkat digital yang lebih menguasai bidang teknologi.
Memilih alat berdasarkan harga.
Jawaban: Memilih alat sesuai tujuan pembelajaran, mudah digunakan oleh siswa, dan dapat meningkatkan kolaborasi serta interaksi.
Disclaimer
Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.
