
UPT Halal Centre UMI Selenggarakan Pelatihan Pendamping Halal, Kolaborasi Perguruan Tinggi
Agama | 2025-03-23 07:56:27
[Makassar] - Unit Pelaksana Teknis (UPT) Halal Centre Universitas Muslim Indonesia (UMI) baru-baru ini menyelenggarakan pelatihan pendamping halal yang bertujuan untuk meningkatkan jumlah pendamping halal yang kompeten di Indonesia, Makassar, Ahad, 23 Maret 2025.
Pelatihan ini merupakan bagian dari upaya UMI melalui UPT Halal Centre untuk mendukung program pemerintah dalam mempercepat sertifikasi halal bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Pelatihan yang berlangsung selama beberapa hari ini diikuti oleh peserta dari berbagai latar belakang, termasuk akademisi, praktisi industri, dan perwakilan UMKM. Materi yang disampaikan meliputi regulasi halal, sistem jaminan halal, dan praktik pendampingan halal yang efektif.
Dalam kesempatan ini, UPT Halal Centre UMI juga menjalin kemitraan dengan pelbagai pihak, diantaranya Southeast Asia Academic Mobility (SEAAM) untuk memperkuat kapasitas pendamping halal di kawasan Asia Tenggara.
Kemitraan ini diharapkan dapat memperluas jangkauan pelatihan dan meningkatkan kualitas pendampingan halal di tingkat regional.
Dr. Ismail Suardi Wekke, seorang pakar di bidang halal dan akademisi terkemuka, turut hadir dalam kapasitas pengarah pelatihan (komite saintifik). Sekaligus, menjadi kesempatan dalam memberikan arahan dan bimbingan kepada para peserta, serta berbagi pengalaman dan pengetahuannya tentang industri halal global.
"Pelatihan ini sangat penting untuk mempersiapkan pendamping halal yang kompeten dan profesional. Dengan adanya pendamping halal yang berkualitas, diharapkan proses sertifikasi halal bagi UMKM dapat berjalan lebih lancar dan efisien," ujar Dr. Ismail Suardi Wekke.
Kepala UPT Halal Centre UMI, Ir. Muhammad Nusran, Ph.D., ASEAN Eng., IPU., menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan wujud komitmen UMI dalam mendukung pengembangan industri halal di Indonesia.
Beliau berharap para peserta dapat memanfaatkan pelatihan ini sebaik mungkin untuk meningkatkan kompetensi dan memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan industri halal.
"Kami berharap para peserta pelatihan dapat menjadi agen perubahan dalam mempercepat sertifikasi halal bagi UMKM. Dengan demikian, produk-produk halal Indonesia dapat lebih berdaya saing di pasar global," kata Ir. Muhammad Nusran.
Pelatihan ini diharapkan dapat menghasilkan pendamping halal yang berkualitas dan siap untuk membantu UMKM dalam memperoleh sertifikasi halal. Dengan demikian, produk-produk halal Indonesia dapat lebih berdaya saing di pasar global dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
Disclaimer
Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.
Komentar
Gunakan Google Gunakan Facebook