
Mewujudkan Generasi Sehat: Mahasiswa KKN UNDIP Berperan dalam Penanganan Stunting di Desa Dompyongan
Eduaksi | 2025-02-11 14:46:27KLATEN - Dalam upaya membantu penanggulangan stunting pada Desa Dompyongan, tim KKN UNDIP telah melakukan berbagai kegiatan untuk meningkatkan kesadaran warga mengenai pentingnya gizi seimbang dan perawatan kesehatan ibu dan anak. Stunting merupakan masalah gizi kronis yang berdampak serius pada tumbuh kembang anak, ditandai dengan tinggi badan anak yang lebih pendek untuk usianya. Stunting dapat disebabkan oleh beragam faktor, beberapa contohnya yakni kurangnya asupan anak, kurangnya pengetahuan gizi ibu dan sanitasi lingkungan tempat tinggal. Oleh karena itu, tim mahasiswa KKN UNDIP memutuskan bahwa perlu adanya program yang berfokus pada penanganan dan pemantapan kriteria stunting di Desa Dompyongan.
Kegiatan program yang dilaksanakan berupa penyuluhan atau edukasi terkait stunting pada ibu-ibu kader Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dan pendistribusian infrastruktur sanitasi berupa hand sanitizer di public space.
Kegiatan program edukasi itu sendiri melalui 3 tahapan, yaitu persiapan, edukasi, dan evaluasi serta tindak lanjut. Survei wawancara terhadap para ibu kader PKK dilakukan untuk mengetahui sejauh mana pengetahuan mereka terkait stunting. Diketahui bahwa sebagian besar ibu-ibu kader masih belum memahami kriteria penentu dan penyebab stunting sehingga kurang mampu mencegah dan menghadapi stunting. Dengan demikian, kegiatan edukasi ini sesuai untuk dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan pemahaman para ibu kader PKK dalam upaya pencegahan dan penanganan stunting.

Edukasi stunting dihadiri 28 ibu kader PKK dan perwakilan masyarakat pada 9 Februari 2025 di Balai Desa Dompyongan, yang dilaksanakan bersamaan dengan agenda lomba memasak menu kudapan Beragam, Bergizi dan Seimbang (B2SA). Edukasi terkait stunting yang disampaikan oleh mahasiswa Vania Fabiola mencakup definisi, kriteria atau tolak ukur penentu, penyebab, tips-tips untuk mencegah dan menghadapi stunting. Usai pemaparan materi stunting, dilanjutkan dengan pemaparan terkait konsumsi ragam bahan pangan lokal pengganti beras, yang termasuk tips pencegahan dan penanganan stunting. Pemaparan ini mencakup bahan-bahan pangan yang digunakan pada lomba B2SA yang dijalankan. Pencerdasan materi stunting ini berhasil menarik perhatian para ibu anggota PKK yang hadir serta menambah kesadaran akan kriteria penentu, penyebab, dampak serta tips-tips pencegahan stunting. Hal demikian diketahui dari para ibu anggota PKK yang saling berdiskusi mengenai penyebab stunting, teknik pengolahan dan pemakaian bahan-bahan dalam hidangan yang mereka sajikan setelah edukasi stunting. Pencerdasan stunting ini berlangsung dengan adanya luaran berupa leaflet yang mahasiswa sebarkan pada ibu-ibu kader. Dengan begitu, materi edukasi yang disampaikan diharapkan dapat dipelajari kembali diteruskan oleh para ibu kader PKK saat mengikuti kegiatan posyandu rutinan.
Pembagian susu dan makan sehat di SD Negeri 1 Dompyongan dan SD Negeri 2 Dompyongan juga menjadi rangkaian kegiatan penanggulangan stunting. Kegiatan pembagian susu dan makanan sehat ini merupakan bagian dari upaya komprehensif dalam menanggulangi stunting, terutama di kalangan siswa sekolah dasar. Kegiatan ini disambut dengan sangat antusias oleh para murid. Mereka senang mendapatkan susu dan makanan sehat, serta memahami pentingnya menjaga kesehatan

Selain itu, Tim KKN Undip membagikan hand sanitizer di 10 tempat di Desa Dompyongan, seperti Pos Posyandu 1 (balai desa), Pos Posyandu 2 (Rumah Bapak Mul), Pos Posyandu 3 (Rumah Ibu Wiwit), Pos Posyandu 4 (Rumah Ibu Rubiyem), Masjid Baitussalam Krapyak, TK Pertiwi, RA Masyitoh, Pratama Widya Pasraman Pradnya Paramita, SD Negeri 2 Dompyongan dan MI Takhasuss Ma’arif Jogonalan. Kegiatan ini disertai dengan edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan tangan sebagai upaya pencegahan penyebaran penyakit menular.

Kegiatan KKN Undip ini telah memberikan dampak positif bagi masyarakat Desa Dompyongan. Masyarakat menjadi lebih memahami mengenai stunting dan cara pencegahannya. Selain itu, masyarakat juga lebih sadar akan pentingnya menjaga kebersihan tangan, terutama di tempat umum. Kegiatan KKN Undip di Desa Dompyongan telah berjalan dengan sukses. Masyarakat Desa Dompyongan menunjukkan antusiasme dan partisipasi yang tinggi dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan. Diharapkan kegiatan ini dapat memberikan kontribusi positif dalam upaya peningkatan kesehatan masyarakat Desa Dompyongan.
Disclaimer
Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.
Komentar
Gunakan Google Gunakan Facebook