Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Nisrina Alifa1310

Maraknya Plagiarisme di Industri Buku, Sketsa Media Tanamkan Kiat-kiatnya

Sastra | 2025-01-11 14:48:39
document google (illustrasi plagiarism)

Purwokerto – plagiarisme dalam dunia penerbitan buku kembali menjadi sorotan setelah adanya beberapa penulis melaporkan atas kasus plagiarime karya mereka yang telah beredar tanpa perizinan. Maraknya pembajakan yang ada tentunya dapat merugikan penulis dan penerbit. (11/01/2025)

Sehubungan dengan maraknya kejadian plagiarisme yang ada di Indonesia. Sketsa Media pun memilii kiat-kiatnya untuk mencegah kejadian tersebut agar nantinya tidak terjadi. Penerbit Sketsa Media pun kerap menerapkan kebijakan anti-plagiarisme untuk menjaga intehritas karya-karya para penulis.

“untuk mencegahnya, penerbit melakukan verifikasi konten, pengecekan plagiarisme dan mendorong penulis melakukan penelitian asli. Serta pelanggaran akan diberikan sanksi yang sesuai” ungkap Asih selaku editor Penerbit Sketsa Media.

Sketsa Media mengambil langkah-langkah strategis untuk melindungi hak cipta penulis dan karya mereka dengan memastikan setiap proses penerbitan dilakukan secara transparan dan sesuai dengan ketentuan-ketentuan yang berlaku.

“Buku-buku yang kami terbitkan sudah berISBN (International Standard Book Number) sehingga legalitas bukunya sudah tidak diragukan lagi, selain itu kami juga memfasilitasi HKI (hasil karya intelektual) untuk penulis” Tambah Asih

HKI merupakan hak yang diberikan oleh negara untuk melindungi hasil karya intelektual. HKI bertujuan untuk melindungi karya intelektual dari upaya kecurangan, seperti plagiarisme.

Dengan demikian, Langkah-langkah ini dapat memastikan hak moral dan ekonomi penulis terjaga, sekaligus mencegah dan menangani potensi pelanggaran hak cipta secara tegas. (nsr)

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image