Bandeng Imlek: Segar, Gurih Pula Keuntungannya (Bagian 1)

Image
Muhammad Yazid
Gaya Hidup | Sunday, 30 Jan 2022, 11:03 WIB

Menjelang perayaan Imlek, sentra pedagang ikan bandeng di Rawa Belong mulai diserbu pembeli. Saban Imlek sekitar 40 pedagang menjajakan ikan air tawar itu di tempat yang juga menjadi sentra bunga itu.

Sejak era 1960-an, pasar Rawa Belong, Jakarta Barat sudah kesohor sebagai sentra penjualan ikan bandeng tahunan menjelang Imlek. Saat ini, satu pekan menjelang perayaan Imlek yang jatuh Senin (23/1/2012), pasar tersebut sudah mulai didatangi para pedagang.

Saari Gebok, salah satu pedagang yang telah menggelar lapaknya sejak dua hari lalu bilang, sejak tahun 1982, setiap menjelang Imlek, ia berdagang ikan bandeng di Rawa Belong.

Pria asal Petukangan Utara itu mengatakan, ia menjajakan ikan bandeng di lapak berukuran satu meter persegi sejak pukul delapan pagi hingga selepas maghrib. Ia mengaku bisa menjual ikan sekitar satu kuintal per hari. Harganya berkisar Rp 40.000 per kilogram hingga Rp 50.000 per kilogram, tergantung kegigihan pembeli dalam menawar harga.

Dari hasil penjualan ikan bandeng di pasar Rawa Belong itu, Saari bisa mengantongi omzet sekitar Rp 4 juta hingga Rp 5 juta per hari. Adapun laba bersih yang diperoleh pria kelahiran 1956 ini sekitar 25 persen dari total omzet.

Namun, Saari juga bilang pengeluarannya juga besar, seperti beli ikan, wadah menyimpan ikan, es batu, serta. "Sewa lapak Rp 150.000 per minggu ke ketua rukun tetangga setempat," ucapnya.

Dia menuturkan, pasokan ikan bandeng diperoleh dari Pasar Ikan, Jakarta Utara. Setiap hari, rata-rata membeli bandeng sebanyak satu kuintal atau sekitar 80 ekor. Di sana, harga ikan bandeng dijual berkisar Rp 25.000 per kg hingga Rp 35.000 per kg

Sudika, pedagang lain menuturkan, dalam sehari bisa menjual ikan bandeng hingga satu kuintal. Untuk pasokan, dia mendapatkannya dari daerah asalnya, yakni Muara Angke, Jakarta Utara.

Sama seperti Saari, Sudika berjualan sejak pagi hingga malam datang. Alhasil, omzet yang dikantonginya mencapai Rp 5 juta per hari, dengan laba bersih sekitar 20% sampai 25 persen. "Sangat menguntungkan, kami berdagang sampai malam Imlek tiba. Di sini bisa ada 40 pedagang," katanya.

Pembeli ikan bandeng ini mayoritas dari masyarakat Betawi. Biasanya mereka membagikan ikan air tawar itu kepada sanak dan saudara terdekat. "Kalau warga keturunan Tionghoa malah jarang," ucapnya. (Bersambung)

Sumber : https://peluangusaha.kontan.co.id/news/bisnis-bandeng-imlek-segar-bandengnya-gurih-pula-keuntungannya-1

Selamat Tahun Baru Imlek 2022, ini merupakan tulisan sepuluh tahun silam.

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Artikel Lainnya

Image

Karutan Prabumulih Kemenkumham Sumsel Ikuti Webinar Prison Overcrowding

Image

Lapas Kayuagung Kemenkumham Sumsel mengikuti Webinar Prison Overcrowding

Image

5 Genre Musik yang Terus Berkembang di Dunia

Image

Pameran dan Bursa Lukisan, Memaknai Kemerdekaan di Bulan Suro

Image

Humas Rutan Prabumulih Kemenkumham Sumsel Terima Penguatan Tusi Kehumasan dari Sekjen Kemenkumham RI

Image

TNI Siap Ditugaskan untuk Negara

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

Ikuti

Image
Image
Image
× Image