Ingin Tingkatkan Mutu, MTsN 3 Bantul Lakukan Studi Tiru

Image
Sutanto
Eduaksi | Wednesday, 26 Jan 2022, 11:43 WIB

Bantul DIY - Sebagai upaya meningkatkan diri menjadi madrasah yang bermutu, Tim Adiwiyata dan Pengelola Perpustakaan MTsN 3 Bantul melakukan studi tiru ke SMAN 1 Bantul, Selasa (25/1/2022).

Rombongan diterima langsung Kepala SMAN 1 Bantul, Ngadiya, S.Pd.MM didampingi Yanti Widjiastuti, M.Hum (Waka Kurikulum sekalis Ketua Tim Adiwiyata), Sumarsih,S.Pd,M.Pd (Waka Humas), Agus Supriadi, M.Pd (Waka Sarpra) dan Kepala TU, Sumidah di aula setempat.

Kepala MTsN 3 Bantul menyampaikan sepatah kata

Sugeng Muhari menjelaskan, kunjungannya bersama 16 anggota Tim Adiwiyata dan 3 Pengelola Perpustakaan dari madrasahnya untuk belajar pengelolaan kedua hal tersebut. Sekolah yang terkenal dengan sebutan SMA Saba tersebut dipilih karena belum lama ditetapkan sebagai Sekolah Adiwiyata Mandiri dan Perpustakaannya terakreditasi A.

“Kami ingin melihat dari dekat bagaimana kondisi sekolah dalam mengelola lingkungan dan perpustakaan. Kita akan meniru namun tentu sesuai dengan kondisi dan kemampuan,” tuturnya.

Kepala SMAN 1 Bantul menyampaikan ucapan selamat datang

Kepala SMAN 1 Bantul mengucapkan terimakasih atas kepercayaan MTsN 3 Bantul memilih sekolahnya sebagai tempat studi tiru. Dia berharap kunjungan tersebut dapat memberikan manfaat dan demi kemajuan semua sekolah yang ada di Bantul.

“Kami senang dengan kunjungan ini, kami siap membantu memberikan informasi yang diperlukan bahkan melakukan pendampingan jika diperlukan. Semoga semua sekolah di Bantul makin maju dan berkualitas,” harap Ngadiya.

Paparan Ketua Tim Adiwiyata SMAN 1 Bantul

Ketua Tim Adiwiyata, Yanti Widjiastuti menjelaskan bahwa pencapaian sampai menjadi Sekolah Adiwiyata Mandiri melalui proses yang panjang. Semua warga sekolah harus kompak mendukung program tersebut.

“Tahun sebelumnya kami belum berhasil meraih Adiwiyata Mandiri. Tapi kami tidak patah semangat, dan di 2021 baru kami berhasil meraihnya. Jadi, Adiwiyata tak bisa berhasil tanpa dukungan semua warga sekolah, bahkan siswa sangat besar perannya. Mereka sangat aktif menginisiasi berbagia kegiatan yang mendukung,” terang Yanti.

Dalam sesi tanyajawab, Koordinator Adiwiyata MTsN 3 Bantul, Drs. Sutanto menanyakan seputar pengelolaan sampah dan kegiatan peringatan hari lingkungan. Sedangkan anggota Divisi Pengomposan Aswantri Bekti, S.Pd meminta penjelasan terkait dengan biopori.

Yanti menjelaskan, khusus sampah sekolahnya menerapkan program “Diet Plastik” implementasinya, siswa dilarang membawa makanan dengan kemasan plastik. Kantin juga tidak menyediakan makanan berbungkus plastik.

“Kita tidak memperbolehkan siswa membawa makanan dengan kemasan plastik. Kalau terpaksa ada yang membawanya, maka kita minta mereka membawanya kembali pulang. Jadi di sekolah tak ada sampah plastik. Kita sadar plastik menjadi penyumbang masalah terbesar,” tandasnya.

Usai acara diteruskan peninjauan lokasi, mulai dari biopori, tempat pemilahan sampah, pengomposan, ruang terbuka hijau, aneka pohon perindang dan mengunjungi Perpustaakaan Amarta.

Ikuti Ulasan-Ulasan Menarik Lainnya dari Penulis Klik di Sini
Image

Celep RT.07 DK.02 Srigading Sanden Bantul DIY

Guru Harus Terus Belajar

Jathilan, Ikon Dusun Ceme

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Artikel Lainnya

Image

Muslim Eropa Menjamak Shalat Magrib dan Isya

Image

Kemenkumham Sumsel : Rutan Palembang dan BLK Sumsel Berikan Pelatihan Pembuatan Tempe

Image

Lapas Kelas IIB Kayu Agung Kemenkumham Sumsel Mengikuti Entri Meeting Evaluasi ZI melalui Zoom

Image

Rutan Baturaja Ikuti Entry Meeting Evaluasi TPI

Image

Lirik Lagu Bila Cinta Didusta - Ipank

Image

Wanprestasi dalam Percintaan

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

Ikuti

Image
Image
Image
× Image