Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Rina Roihana

Masuknya NU di wilayah Madura

Agama | 2023-12-14 21:28:23

Di muka bumi ini terdapat ratusan bahkan ribuan agama.

dalam bahasa Indonesia kata agama berasal dari Sansekerta "A" berarti tidak sedangkan "Gama" memiliki arti kacau atau kocar-kacir. Jadi agama berarti tidak kocar-kacir atau teratur. Dan ada sebagian lain yang mengertikan bahwa "A" berarti tidak dan "gama" artinya pergi jadi agama artinya tidak pergi atau menetap.

Sedangkan agama menurut para antropolog dan sosiolog yaitu merupakan sistem keyakinan yang dianut dan diwujudkan dalam tindakan oleh suatu kelompok atau masyarakat dalam menginterpretasikan dan memberi respon terhadap Apa yang dirasakan dan diyakini sebagai sesuatu yang suci dan ghaib.

dalam Pengertian tersebut maka terjadinya perubahan paham dan keyakinan keagamaan sangat memungkinkan Perubahan tersebut terjadi karena perbedaan-perbedaan cara pandang dalam memahami situasi situasi yang terus berubah atau ilmu pengetahuan yang berkembang meskipun kitab sucinya tidak pernah berubah.

Perbedaan interpretasi terhadap teks Suci atau doktrin agama tersebut yang menyebabkan timbulnya perbedaan keyakinan, meskipun pada dasarnya ajaran pokoknya menginduk pada kelompok agama yang lebih besar. Terdapat beberapa golongan di dalam agama Islam pada saat ini salah satu contohnya yaitu NU (Nahdlatul Ulama).

NU merupakan singkatan dari Nahdlatul Ulama yang Berarti kebangkitan para ulama. NU merupakan sebuah organisasi Islam terbesar di Indonesia yang sangat berpengaruh terutama bagi kaum muslimin, tujuan organisasi ini untuk mempererat ajaran agama yang moderat dan toleran dalam melawan sebuah pemahaman radikal yang dapat merusak umat beragama di Indonesia.

NU sendiri berdiri pada saat tanggal 31 Januari 1926 M / 16 Rajab 1344 H. Di Kota Surabaya. Organisasi NU didirikan oleh KH. Hasyim Asy'ari pengasuh pondok pesantren Tebuireng Jombang, Jawa Timur.

NU dibentuk sebagai bentuk respon terhadap perkembangan Islam yang cukup dinamis pada awal abad ke-20 sebagai upaya untuk memperkuat dan memelihara tradisi Islam yang ada di Indonesia.

Peran NU begitu penting dalam masyarakat karena NU merupakan pilar utama Islam di Indonesia. Nu. Ini berlandaskan pada Ahlussunnah Wal Jamaah yaitu sebuah pola pikir yang mengambil Jalan Tengah antara Nash ( Alquran dan hadis) maupun akal ( ijma' dan qiyas ) pola pikir tersebut mendorong kita untuk menjaga hubungan persaudaraan karena persatuan kesatuan itu sangat penting dalam menjalankan ajaran agama. NU juga mempunyai prinsip yaitu prinsip yang mempunyai arti bahwa keberadaan NU itu sebagai jembatan Tengah antara Islam yang liberal dengan konservatif. Di dalam NU memiliki persoalan-persoalan yang merujuk pada imam-imam besar antara lain: yaitu persoalan aqidah merujuk pada Imam Abu Al Hasan Al Asy'ari, persoalan fiqih pada Imam Syafi'i, sedangkan persoalan tasawuf merujuk kepada Imam Al Ghazali.

Di daerah Madura sepanjang sejarah berdirinya NU Mengalami berbagai tantangan. Tantangan tersebut merupakan Tantangan internal maupun eksternal mulai dari mengcounter paham Wahabi hingga mempertahankan kemerdekaan melawan Serdadu Inggris di Surabaya. Peristiwa gerilya ini kemudian dikenal maklumat revolusi jihad pada peristiwa ini para masyarakat NU di Madura juga ikut terlibat dalam naskah Hizbullah.

Bahkan pernah dalam satu riwayat menyebut bahwa santri yang membunuh Brigjen AWS Mallaby dengan bom bunuh diri berasal dari daerah Madura yaitu daerah Bangkalan.

Seiring berkembangnya zaman tantangan NU khususnya di daerah Madura tidak lagi penjajahan sejarah verbal melalui indoktrinasi Wahabi dan peperangan melawan Inggris. Menurut pendapat Ketua MUI KH. Ma'ruf amin 2017 ada tiga tantangan terbesar yang harus dihadapi dan diselesaikan NU. Yaitu gerakan radikalisme dan intoleran semakin pasif di Indonesia, kesenjangan ekonomi, dan masalah korupsi.

Dengan adanya tantangan tersebut warga NU khususnya di Madura merapatkan barisan. Dalam konteks dapat membela NU dan merawat NKRI melalui persatuan yang ada. Apalagi dalam persoalan tanah, warga NU harus dilindungi dari masuknya investor gelap sehingga dapat berpengaruh di identitas masyarakat. Melalui kerjasama inilah NU di Madura dari zaman ke zaman akan tetap terjaga.

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Berita Terkait

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image