Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image andri gunawan

FINAL PIALA AFF 2020: Tingkat Adrenalin Tinggi

Olahraga | Wednesday, 29 Dec 2021, 11:24 WIB

Hormon adrenalin adalah hormon yang dihasilkan tubuh saat menghadapi situasi berbahaya atau ketika sedang stres. Hormon ini memiliki peran penting untuk menjaga fungsi berbagai organ tubuh, asalkan dalam jumlah yang seimbang. Namun, jika hormon adrenalin berlebih justru bisa membahayakan kesehatan.

Hormon adrenalin/epinefrin, merupakan hormon yang diproduksi oleh kelenjar adrenal dan otak. Tubuh melepaskan hormon ini saat merasa stres, tertekan, takut, senang, atau berada dalam situasi yang menegangkan atau berbahaya.

Situasi stres, tertekan, takut, senang, menegangkan, atau berbahaya bisa jadi hadir dalam diri seseorang saat menonton Timnas Indonesia vs Thailand di Final piala AFF nanti.

Dalam pertandingan semi final leg 2 misalnya, saat Timnas Indonesia vs Singapura. Bisa jadi saat itu sebagian orang mengalami stres. Bagaimana tidak? serangan Timnas Indonesia yang bertubi-tubi dan dengan keunggulan jumlah pemain namun sulit sekali menghasilkan gol. Bahkan Timnas Indonesia sempat tertinggal 1-2. Kita senang, saat Timnas menyamakan kedudukan. Tegang, saat Singapura mendapatkan finalti di menit-menit akhir. Senang, saat gol pinalti berhasil ditepis oleh Nadeo, dan seterusnya.

Hormon adrenalin ini akan dihasilkan oleh tubuh secara alami saat sedang berada dalam situasi yang berbahaya, atau ketika mengalami stres berat. Reaksi ini merupakan bentuk pertahanan tubuh untuk menghadapi setiap situasi saat menonton final nanti.

Kadar hormon adrenalin yang terlalu tinggi dalam tubuh dapat memberi dampak buruk bagi kesehatan, antara lain: tekanan darah tinggi, sakit kepala atau pusing, pandangan menjadi kabur, gelisah dan mudah marah, gangguan tidur atau insomnia, keringat berlebih, jantung berdebar.

Oleh karenanya saat menonton Timnas Indonesia di Final AFF nanti menjaga keseimbangan adrenalin sangat penting. Setelah menonton hendaknya kita juga melakukan relaksasi dengan meditasi atau yoga.

Penonton yang mampu mengendalikan adrenalinnya agar tetap seimbang akan tetap memberikan sikap yang berdampak positif baik sebelum, pada saat, dan setelah pertandingan, apapun hasilnya. Tidak ada caci maki, tidak menghujat, tidak mengdiskriminasi, tidak ada kebencian, tidak menyanjung secara berlebihan. Itulah penonton yang cerdas secara emosi.

Bukan hanya penonton, para pemain pun akan menghadapi situasi yang sama dalam hal adrenalin. Mungkin jauh lebih ekstrim.

Pelatih Shin pasti sudah menyiapkan segala sesuatunya berkenaan dengan mental pemain Timnas agar mereka bisa tenang di bawah tekanan, kontrol emosi, tetap yakin, waspada secara mental, tetap positif saat bermain.

Meningkatkan kualitas ini akan meningkatkan tingkat konsistensi pemain; ini pada gilirannya akan meningkatkan kemampuan pemain untuk mempertahankan fokus pada permainan dan mengabaikan gangguan internal dan eksternal dan menerapkan kemampuan fisik dan teknis mereka dalam situasi permainan.

Para pemain berusaha menghindari tekanan; mereka menerima bahwa itu adalah bagian dari permainan di semua tingkatan. Mereka harus yakin bahwa mereka memiliki keterampilan untuk menghadapi situasi, memperlakukan tekanan sebagai tantangan yang disambut baik.

Pemain Timnas pada negara-negara sepak bola papan atas pun belum tentu bisa tampil baik saat di bawah tekanan. Kadang-kadang merekapun tidak dapat masuk pada tingkatan kondisi mental yang benar untuk memungkinkan mereka untuk menang dalam pertandingan.

Apapun situasinya nanti, tetap dukung Timnas Indonesia agar tetap santai meskipun tingkat adrenalin tinggi. Bisa jadi merasa gugup tapi hadapi dengan rasa tenang dan percaya diri.

Setiap keputusan pemain di lapangan bisa jadi ada yang dibuat secara spontan tanpa proses pemikiran yang sadar karena setiap pemain akan memiliki keyakinan yang kuat pada kemampuannya masing-masing. Merasa seolah-olah berada di tempat yang tepat pada waktu yang tepat. Mempertahankan konsentrasi dan memiliki kesadaran tentang apa yang terjadi di sekitar. Mempertahankan kendali atas emosi dan tidak menjadi tegang. Relaksasi, mengambil beberapa saat untuk mengumpulkan pikiran dan fokus juga penting misalkan dengan pura-pura mengencangkan tali sepatu.

Para pemain membutuhkan aliran adrenalin untuk permainan, jadi nantikan 'buzz'nya. Menikmati permainan, tampil sebaik mungkin, pegang kendali permainan, tangani situasi apa pun yang muncul. Penting juga bagi pemain untuk menghentikan pikiran yang tidak membantu mereka dari manapun itu datang baik berita media, ucapan suporter, pernyataan pejabat, bonus, dll. Tetap fokus pada apa yang dapat di lakukan untuk mambawa Tropi piala AFF ke Indonesia.

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image