Rehabilitasi Sosial Bagi Pecandu Narkoba

Image
endang fatmawati
Eduaksi | Monday, 27 Dec 2021, 21:09 WIB

Peran rehabilitasi dalam penyembuhan ketergantungan bagi pecandu narkoba sangat penting karena semakin bertambahnya pecandu narkotika. Efektivitas rehabilitasi untuk menyembuhkan korban dari narkotika sangat diperlukan, mengingat sulitnya pecandu narkoba untuk dapat terlepas dari ketergantungan narkoba secara individu. Salah satu jenis rehabilitasi bagi pecandu narkoba adalah menjalani rehabilitasi sosial. Rehabilitasi sosial yaitu proses kegiatan pemulihan secara terpadu baik fisik, mental maupun sosial, agar mantan pecandu narkoba dapat kembali melaksanakan fungsi sosial dalam kehidupan masyarakat.

Berdasarkan derajat keparahan penyalahgunaan narkoba, maka dapat dibedakan dua kelompok, yaitu kelompok penggunaan sedang bisa menjalani program rawat jalan dan atau rawat inap jangka pendek sesuai kebutuhan. Kemudian kelompok penggunaan berat sebaiknya menjalani rehabilitasi rawat inap jangka panjang didasarkan akan kebutuhan pecandu narkoba dan jenis zat yang digunakan.

Derajat Keparahan Penggunaan Narkoba dan Tingkatan Perawatan

Program rawat jalan rawat jalan biasanya diberikan kepada klien yang memiliki pola penggunaan narkoba yang sifatnya rekreasional dan contoh terapi yang diberikan dengan Cognitive Behavioral Therapy (CBT) dengan membantu klien mengenali, menolak, dan menghadapi situasi yang menyebabkan mereka kembali menggunakan narkotika. Kemudian ada Motivational Interviewing (MI) membantu klien siap untuk merubah perilaku dan menjalani proses rehabilitasi dengan keluarga dianggap bisa membantu dengan memberikan penguatan secara positif dan menjaga diri tetap clean.

Sementara itu, program rawat inap biasanya diberikan kepada klien dengan tingkat penyalahgunaan narkoba sedang sampai berat dan contoh terapi yang diberikan dengan menggunakan Terapi Comunitas (TC). Terapi ini dalam bentuk rehabilitasi jangka panjang 6-12 bulan dengan prinsip dasar dari pecandu untuk pecandu. Komunitas TC adalah komunitas saling bantu dalam proses pemulihan untuk membentuk pola perilaku dan pikir baru yang produktif. TC menggunakan terapi kelompok untuk merubah gaya hidup, perilaku dan pola pikir, serta penanaman nilai-nilai penting dalam hidup yang diterapkan dalam keseharian program. Selain itu ada yang menerapkan terapi 12 langkah, Terapi ini dengan aktivitas harian seperti program relaksasi, terapi kelompok, keterlibatan keluarga, dan konfrontasi dalam program untuk memangkas perilaku yang menunjukkan penolakan pada program dan komunitasnya.

Layanan yang ada di rehabilitasi sosial secara garis besar meliputi penerimaan awal, asesmen, perencanaan terapi, intervensi psikososial, dan monitoring penggunaan zat secara berkala.

Penulis

Tri Sulistya Hadi Wibowo, S.Psi. (Konselor Adiksi Ahli Muda BNN Provinsi D.I. Yogyakarta)

Daftar Pustaka

BNN. (2017). Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Rehabilitasi Bagi Pecandu dan Korban Penyalahgunaan Narkotika Berbasis Masyarakat

Ikuti Ulasan-Ulasan Menarik Lainnya dari Penulis Klik di Sini
Image

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Artikel Lainnya

Image

TINGKATKAN KUALITAS SOFT SKILL WBP DENGAN PELATIHAN

Image

Bagaimana Cara Kerja Layanan Verifikasi SMS?

Image

Tingkatkan Pelayanan dan Pembinaan, Lapas Banyuasin Terima Monev dari Divipas Sumsel

Image

Pemikiran Fikih Ekonomi Syariah Ahmad Azhar Basyir

Image

Semenit yang Dahsyat

Image

BSN Gandeng UMS, Tingkatkan Kesadaran Produk Ber-SNI

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

Ikuti

Image
Image
Image
× Image