Makna Tahiyat Menurut ulama Kalangan Mazhab Syafi'
Agama | 2023-06-20 15:47:38
Sholat merupakan ibadah yang wajib dikerjakan bagi kaum muslimin dan muslimat.didalam sholat itu sendiri terdapat istilah tahiyat.apa itu tahiyyat?dan bagaimana bacaannya?
Syekh Usman dari kalangan Mazhab syafi'i berkata didalam kitab tuhfatul habib adapun Tahiyat dengan membaca Fathah hurup ta dan mengkasrahkan hurup ya,itu jama dari pada lafaz Tahiyyatin yang berarti sesuatu yang dijadikan penghormatan dari pada kesejahteraan.sebagian ada juga yang mengatakan sebagai pengagungan.sebagian lagi ada juga yang mengatakan sebagai keselamatan dari bahaya.adapun tujuan dari pada Tahiyyat itu sendiri adalah pujian terhadap Allah S.W.T sesungguh nya Allah adalah dzat yang pantas untuk segala penghormatan.
Adapun menurut syekh Hasbullah dalam kitab simarul yaniah Syarah dari pada kitab riyadhul badi'ah karangan syekh Nawawi al-Bantani mengatakan bahwa Tahiyat pengisyaratan terhadap ibadah haji,karna didalamnya terdapat penghormatan yang banyak seperti ihram ,tawaf qudum ,dan ketika melempar jumroh.
Tahiyyat merupakan salah satu bacaan ketika tasyahud awal dan tasyahud akhir.adapun kita Mazhab Syafi'i tasyahud merupakan salah satu dari pada sunah ab'ad sholat,yang mana jika terjadi kelupaan atau kelalaian maka hanya melaksanakan sujud sahwi,beda halnya dengan Mazhab hanbali yang berpandangan tasyahud awal itu hukum nya wajib.adapun pada tasyahud akhir menurut Mazhab Syafi'i ,Maliki dan Hambali itu hukum nya wajib,namun menurut Mazhab Hanafi hukum nya hanya Sunnah.
Adapun bacaan atau lafazh Tahiyat menurut 4 imam yaitu:
1.imam Hanafi :Attahiyyatu lillahi washolawatu waththoyyibaatu wassalaamu 'alaika ayyuhannabiyyu warahmatullahi wabarakatuh assalamu'alaina wa ala ibadillahisysyoolihi asyhadu anla ilaha illahlah wa asyahadu Anna Muhammadan 'abduhu warasuluh.
2.Imam Maliki:Attahiyyatu lillahi azzaakiyyatu lillaahi athoyyibatu ashsholawatu lillah assalamu'alaika ayyuhannabiyyu warahmatullahi wabarakatuh assalamu'alaina wa'ala 'ibadillahisysyolihin asyhadu anla ilaahaillah wa asyhadu Anna Muhammadan abduhu wa rasuluh.
3.Imam Syafi'i:Attahiyyatul mubaarakaatush sholawatuth toyyibatu lillah assalamu'alaika ayyuhannabiyyu warahmatullahi wabarakatu assalamu'alayna wa 'alaa ibadillhishsholihin asyhadu anla ilaahaillah wasyahdu Anna Muhammadar Rasulullah.
4.imam hanbali:Attahiyyatu lillahi washsholawaatu waththoyyibaatu assalamu'alaika ayyuhannabiyyu warahmatullahi wabaraakatuh assalamu'alaina wa 'alaa ibadilahisysyalihin asyhadu anla ilaha illah wahdahu la syariikalah wa asyhadu anna Muhammadan 'abduhu wa rasuuluh.
Adapun lafazh Tahiyyat secara nahwiah dalam Mazhab syaf'ii yaitu menjadikan lafazh Attahiyyatu menjadi mubatada yang pertama dan lafazh al-mubarkatu menjadi mubtada yang kedua dan lafazh as-sholawatu menjadi mubtada yang ketiga dan lafazh At-thayyibatu menjadi mubtada yang keempat.dengan cara membuang hurup athof.
Adapun lafazh Tahiyyat merujuk kepada kitab kasyipatu saja karya syekh nawawi al-bantani merujuk pada hadis nabi Muhammad S.A.W. yaitu ketika nabi Muhammad ketika malam isra mi'raj sedang melawati sidratil Muntaha terlihat awan berbagai macam warna yang membuat silau nabi kemudian malaikat Jibril berhenti dan tidak berjalan bersama nabi.kemudian nabi berkata :jangan tingggalkan saya, sehingga saya jalan sendirian .kemudian Jibril berkata:ya rasul tiada bagi saya kedudukan yang pantas .kemudian nabi berkata:udh jalan snih sama saya satu demi langkah .kemudian Jibril terbakar dan mengecil sehingga seukuran burung pipit.kemudian Jibril mengisyaratkan kepada nabi agar mengucapkan salam ketika sampai,ketika nabi sampai kepada tempat berbincang,nabi mengucapkan: التَّحِيَّاتُ الْمُبَارَكَاتُ الصَّلَوَاتُ الطَّيِّبَاتُ ِلله
Menukil dari pada kitab kasyipatu saja,Syekh al-fisyni mengatakan didalam kitab Syarah arba'in Nawawi didalam hadis yang ke 22 bahwasannya lafazh At-tahiyyat adalah suatu nama burung di surga.maka ketika seorang yang sholat mengucapkan lafazh At -tahiyyat maka turun burung tersebut kedalam sungai,kemudian dari pada setiap tetes dari air tersebut,Maka Allah menciptakan satu malaikat yang memintakan ampun seseorang yang sholat kepada Allah sampai hari kiamat.
Disclaimer
Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.
