Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Michael Timothy Notopuro-111221235

Tantangan dalam Menjadi Dokter di Masa Kini

Sekolah | 2023-05-29 21:05:06

Beberapa fakta yang dihadapi di masa saat ini adalah animo calon mahasiswa untuk masuk Fakultas Kedokteran (FK) sangat tinggi. Hal tersebut akan memberikan dampak positif dan negatif.

Peminat mahasiswa untuk mahasiswa Fk sangat tinggi, terbukti dengan banyaknya gelombang yang dibuka saat pendaftaran mahasiswa baru pasti kuotanya penuh.

Hal tersebut di satu sisi memberikan dampak positif seperti kita menjadi memiliki banyak kesempatan untuk mendapatkan bibit-bibit yang luar biasa, tapi di sisi lain, uang untuk kuliah di FK juga tidak ‘murah’ bagi sebagian orang.

Mahasiswa kedokteran masa kini hidup di abad 21, di mana dihadapkan pada tantangan dunia kesehatan secara umum dan dunia kedokteran secara khusus yang makin berat dan makin sulit ditebak.

Untuk menghadapi tantangan dunia kesehatan yang semakin berat tersebut, Mahasiswa kedokteran, baik sebagai individu maupun sebagai komunitas kedokteran membutuhkan persiapan dan bekal yang matang.

Tantangan yang paling besar yang menjadi tugas berat bagi dokter masa depan adalah permasalahan kesehatan yang semakin mengglobal dan semakin kompleks serta tuntutan akan tanggung jawab profesi seorang dokter yang semakin besar.

Profesi dokter merupakan sebuah profesi yang terkait erat dengan nilai-nilai keluhuran individu, karena itu etika, profesionalisme dan rasa kemanusiaan senantiasa harus melekat pada tiap dokter melalui implementasi dalam menjalankan profesinya sehari-hari.

Lebih lanjut, seorang dokter dituntut untuk terus mengembangkan kemampuannya, menguasai ilmu dan teknologi, dan menjunjung tinggi integritas etik dan moral untuk mengabdi pada kepentingan kemanusiaan.

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Berita Terkait

Terpopuler di

 

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image