Keadaan Dunia Jika Pandemi Covid-19 tidak Pernah Terjadi
Info Terkini | 2023-05-11 14:19:18Virus Covid-19 yang melanda seluruh bumi beberapa tahun lalu membuat kehidupan manusia berubah secara total. Mulai dari aspek kesehatan yang harus terjaga semakin ketat hingga kebiasaan kehidupan masyarakat yang berubah. Kini, di wilayah Indonesia sendiri status gawat darurat pandemi Covid-19 sudah dicabut oleh pihak pemerintahan. Hal ini menunjukkan bahwa Indonesia sudah siap dengan kehidupan new normal. Tetapi, apakah Anda pernah memikirkan apa yang akan terjadi kepada hidup ini jika virus Covid-19 tidak pernah ditemukan?
Terdapat beberapa pandangan jika pandemi Covid-19 tidak pernah terjadi. Pertama, dari aspek pendidikan di Indonesia. Akibat pandemi Covid-19 yang melanda secara tiba-tiba mengharuskan kegiatan belajar mengajar dilakukan secara daring. Pada awal pelaksanaan pendidikan di Indonesia terlihat memang belum dapat mengimplementasikan kegiatan belajar mengajar secara daring. Banyak sekali kendala yang dikeluhkan baik bagi tenaga pendidik maupun peserta didik. Sudah menjadi rahasia umum bahwa masyarakat Indonesia masih dinilai gagap teknologi (gaptek). Selain itu, pemerataan jaringan internet di Indonesia bahkan sinyal masih belum merata hingga seluruh Indonesia. Tetapi, dari pembelajaran yang dilaksanakan secara daring ini, hingga pascapandemi masih banyak pihak pendidikan yang mengimplementasikan pembelajaran secara daring. Pembelajaran yang dapat diakses di mana pun dan kapan pun memberikan kemudahan bagi para peserta didik dan tenaga pendidik. Kemudian, melalui pembelajaran daring kegiatan belajar menjadi terasa lebih menyenangkan dengan berbagai fitur yang dapat diakses melalui jaringan internet. Jika pandemi Covid-19 tidak pernah ada, kemajuan teknologi informasi dan komunikasi mungkin saja tidak dapat diimplementasikan dengan baik di wilayah Indonesia.
Kedua, pada aspek lingkungan. Saat pertama kali pemerintah mengeluarkan imbauan lockdown terjadi penurunan mobilitas masyarakat Indonesia di seluruh wilayah. Misalnya, di Jakarta terlihat langit menjadi lebih cerah yang sebelumnya sempat dikotori dengan polusi dan asap kendaraan. Selain itu, terdapat beberapa tempat di Indonesia yang akhirnya ditumbuhi oleh berbagai tanaman yang tadinya tidak memiliki tanaman. Nampaknya, pandemi Covid-19 ini menjadi sebuah waktu istirahat bagi lingkungan dari kepadatan dan kesibukan masyarakat. Akibat pandemi Covid-19, lingkungan di Indonesia mengalami sebuah pemulihan walau tidak keseluruhan. Jika pandemi Covid-19 tidak pernah terjadi, lingkungan di Indonesia dikhawatirkan akan semakin buruk.
Ketiga, aspek ekonomi. Pandemi Covid-19 sempat melumpuhkan roda ekonomi Indonesia. Hal ini disebabkan oleh banyaknya pelaku ekonomi di Indonesia yang secara terpaksa berhenti untuk berdagang karena harus diam di rumah saja. Selain itu, banyak pekerja di Indonesia yang mendapatkan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dari tempat mereka bekerja. Hal ini menyebabkan banyaknya pengangguran hingga tidak adanya pemasukan bahkan bagi negara sendiri. Mengatasi hal tersebut, masyarakat mulai memutar otak untuk tetap dapat bertahan hidup. Akibat Covid-19 pelaku UMKM mulai bermunculan dengan memanfaatkan teknologi digital. Pemasaran dan penjualan melalui platform digital mulai menjadi populer bagi masyarakat. Bahkan terdapat jenis ekonomi baru yang disebut dengan Ekonomi Digital sebagai salah satu sumber pemutaran roda ekonomi di Indonesia. Jika Covid-19 tidak pernah ada, masyarakat Indonesia mungkin akan mengalami ketertinggalan yang cukup jauh dalam hal ekonomi secara digital. Penggunaan pembayaran cashless pun tidak akan menjadi hal yang dapat ditemukan dengan mudah seperti sekarang.
Pada awalnya, dunia mungkin akan terlihat lebih menyenangkan jika virus Covid-19 tidak pernah datang ke dalam kehidupan masyarakat luas. Tetapi, setelah berhasil melewati selama kurang lebih dua tahun, nyatanya pandemi Covid-19 dapat menjadi sebuah masa agar Indonesia semakin maju terutama dalam hal digital. Aspek pendidikan, lingkungan, dan ekonomi mendapatkan kemajuan yang pesat semenjak pandemi Covid-19 terjadi. Nyatanya, di balik keterpurukan masyarakat akibat virus Covid-19 terdapat banyak manfaat yang dapat menjadi kemajuan bagi bangsa dan negara.
Disclaimer
Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.
