Belajar Dari Kesalahan : Membuat Pribadi Lebih Baik
Eduaksi | 2023-04-28 21:46:48
Kesalahan Adalah Proses dalam Kehidupan
Seperti yang kalian tahu, kesalahan bukan merupakan sebuah ‘kesialan’ melainkan bagaimana kita bisa berproses dalam kehidupan. Dilansir dari Psychology Today, kesalahan dalam hidup berarti tindakan yang membuat kamu menjadi cemas dan khawatir. Apa yang kamu alami dengan kesalahan tersebut, membuat kamu akan merasa sakit hati.
Kesalahan bisa kamu alami ketika berada di sebuah situasi dan tempat. Sebagai contoh, ketika saat melakukan sebuah kesalahan hubungan di masa lalu. Hal ini tentu menjadi situasi yang tidak diharapkan oleh seseorang.
Kesalahan merupakan bagian dari sebuah proses belajar. Seseorang yang ingin menguasai sebuah pengetahuan dan keterampilan tidak mungkin tidak memiliki kesalahan. Dengan itu, kita bisa menjadikan sebuah evaluasi diri dan menyadari adanya kekurangan dalam diri.
Selain itu, kesalahan dapat membuat kita mengetahui banyak hal yang berharga seperti berpikir kritis bersama teman, melatih jiwa kepemimpinan, dan memiliki jiwa inovasi. Ketika kita melakukan kesalahan, maka kita belajar mencari tahu apa penyebabnya dan bagaimana cara mengatasinya.
Langkah Belajar dari Kesalahan
Untuk belajar dari kesalahan, maka ada langkah-langkah sebagai berikut:
- Menerima Kesalahan Kita harus bisa menyadari dan menerima apa kesalahan yang kita perbuat sehingga kita bisa bertanggung jawab atas kesalahan tersebut dan tidak menyalahkan orang lain.
- Memaafkan Diri Sendiri Yang harus kita perhatikan sebelum kita bisa memaafkan orang lain adalah memaafkan diri kita sendiri. Sebenarnya sulit karena memaafkan diri sendiri butuh yang namanya proses. Namun jika kita tidak memaafkan diri sendiri, maka bagaimana kita bisa hidup dengan tenang dan bahagia? Yang harus kamu lakukan adalah terbuka dengan diri sendiri dan jujur tentang apa yang kamu rasakan sekarang kepada diri sendiri.
- Jadikan Kesalahan Menjadi Tempat Evaluasi Diri "Membuat perbedaan adalah bagian dari pembelajaran. Begitu pula membuat kesalahan." - Nancy Gibbs Diambil dari quotes diatas bahwasanya berbeda itu tidak apa-apa. Kesalahan yang kamu buat jadikan sebuah pembelajaran. Ketika kita dihantui dengan adanya aura negatif, maka kita akan kehilangan kesempatan untuk berkembang. Maka dari itu, kamu harus menjadikan bahwa kesalahan menjadi evaluasi bagi diri sendiri karena ketika kita memahami kesalahan di masa lalu, maka kita menjadi termotivasi lebih baik di masa depan.
- Mencari Dan Menerapkan Solusi Dalam memahami adanya kesalahan, kita harus tahu apa penyebab kesalahan tersebut terjadi. Maka, perlunya solusi dalam mengatasi adanya kesalahan. Sehingga kita bisa menghindari kesalahan di masa depan dan dapat memastikan bahwa kesalahan tidak terulang kembali.
Menjadi Pribadi Lebih Baik
Dengan adanya langkah-langkah tersebut, maka belajar dari kesalahan dapat menjadikan kita sebagai pribadi yang lebih baik. Dengan kita memahami kesalahan kita, maka dapat meningkatkan kualitas pada diri dan menemukan cara bagaimana kita tidak mengulangi kesalahan yang sama.
Sebagai contoh, seseorang menjadi Project Officer sebuah program kerja. Dia baru pertama kali menjadi Project Officer. Ketika dia mengobrol dengan dosen, dia merasa takut karena public speaking nya kurang. Lalu bagaimana cara mengatasinya? Dia harus menyadari bahwa kesalahan yang dia lakukan merupakan langkah awal untuk berkembang. Dengan mengetahui adanya kekurangan, maka dia harus terus belajar bagaimana public speakingnya bagus sehingga kesalahan dimasa lalu tidak akan terulang lagi dimasa depan.
Belajar dari kesalahan merupakan hal yang penting untuk kita proses dan tumbuh. Kita tidak bisa menjadi pribadi lebih baik jika kita kurang memahami kesalahan pada diri.
Oleh karena itu, saya mengajak para pembaca untuk memandang sebuah kesalahan menjadi pembelajaran dan evaluasi pada diri. Jangan merasa takut melakukan kesalahan karena kesalahan adalah sesuatu hal yang wajar untuk terus berkembang. Jadilah pribadi yang lebih baik dan terus berkembang untuk masa depan!
Ditulis : Aisyah Nasywa Kautsar (Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Airlangga)
Disclaimer
Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.
