Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Muhammad Thoriq Dio Rasyid

Manfaat Pohon dan Masalah Terbesarnya

Eduaksi | Wednesday, 16 Nov 2022, 21:08 WIB
Dokumen Pribadi

Industri 4.0 telah menguasai dunia. Mereka diciptakan untuk mempermudah kehidupan kita. Ya, Manusia. Kita diberi akal untuk mengubah bagaimana cara kita bertahan hidup. Yang awalnya tradisional, beralih menjadi modern. Peralihan teknologi ke digital diciptakan demi kepentingan kita sendiri. Kita yang membuat dan kita yang menikmati.Namun, tahukah teman-teman bahwa peralihan teknologi ke digital ini masih tersisa persoalan bagi alam, lho. Meski dengan bantuan teknologi digital paperless mulai menjadi tren. Tanpa kita sadari, kerusakan alam masih menjadi isu. Kita lupa bagaimana alam merawat bumi sebelum adanya semua ini. Yang terutama adalah pohon. Mereka selalu memberi udara bersih untuk kehidupan kita.

Maka dari itu, untuk memperingati Hari Besar Nasional pada tanggal 28 November, Hari Menanam Pohon, saya akan mengulas “Apa saja sih manfaat pohon bagi lingkungan.

Dokumen Pribadi

1. Yang pertama, pohon berkontribusi menciptakan saringan udara bagi bumi. Mengapa? Karena pohon mengalami proses fotosintesis dan menghasilkan oksigen. Serta, ia juga menyerap gas karbondioksida (CO2) yang beracun di udara.

2. Kedua, mengurangi zat pencemaran udara seperti polusi, asap pabrik, dan lain sebagainya. Biasanya polusi dan asap pabrik mengandung kandungan udara yang tidak sehat sehingga pohon menjadi salah satu solusi untuk mengurangi polusi udara.

3. Berdasarkan penelitian, pohon-pohon dihutan menyerap kurang lebih 60-80 persen air yang masuk kedalam tanah. Pohon-pohon yang memiliki kandungan air besar akan mengalir ke sungai. Sehingga dapat menahan lajunya air.

4. Pohon menjadi rumah untuk beberapa satwa dan fauna seperti serangga, tupai, laba-laba, ular, atau unggas seperti berbagai jenis burung, dan lain-lain.

Nah teman teman, dibalik manfaat pohon yang begitu banyak, pasti ada saja masalah bagi lingkungan. Salah satu masalah terbesar yang terus terjadi adalah kebakaran hutan. Lalu muncul pertanyaan, “Apa itu kebakaran hutan? Apa penyebabnya?”

Jadi, kebakaran hutan adalah sebuah peristiwa dimana semua pohon, tumbuhan, dan lahan yang ada dihutan menyentuh kobaran api sehingga terjadi kebakaran besar. Peristiwa ini bisa terjadi akibat fenomena alam maupun aktivitas manusia. Biasanya aktivitas manusia yang terlibat yaitu perluasan pemukiman untuk masyarakat, pembangunan teknologi atau ingin menjadikan lahan yang ada dihutan menjadi wilayah perkebunan.

Dokumen Pribadi

Ini beberapa contoh kebakaran hutan yang ada didunia:

1. Black Friday Bushfires

Kebakaran hutan pernah terjadi di Australia, lebih tepatnya di negara bagian Victoria. Kebakaran ini terjadi pada tanggal 13 Januari 1939 yang menyebabkan lahan seluas 2 juta hektar hangus. Dalam peristiwa ini ada 71 korban jiwa tewas.

2. Kebakaran Hutan California (California Wildfires).

Tahun 2018 menjadi kebakaran hutan paling parah sepanjang sejarah California. Pasalnya, ada beberapa daerah yang dijamah oleh lahapan si jago merah. Yang paling parah yaitu tragedi The Carr dan The Mendocino Complex Fire. The Carr melahap api seluas 120.000 hektare dan The Mendocino Complex Fire seluas 186.000 hektare.

3. Kebakaran Hutan di Indonesia.

Di Indonesia, kebakaran hutan bukanlah hal yang jarang terjadi. Pada tahun 1997-1998, terjadi salah satu kebakaran hutan terparah didunia. Api melahap seluas 19 juta hektare lahan.Akibatnya, kabut asap turut menyelimuti langit Malaysia. Perdana Menteri Malaysia pada saat itu, Mahathir bin Mohamad ikut berusaha untuk menyelesaikan masalah dengan mengirim tim Penyelamat Malaysia ke tanah air. Tidak hanya di Indonesia dan Malaysia, asap tebal juga menyelimuti sebagian dari negara asia tenggara seperti Singapura dan Thailand serta Australia bagian utara.

Itu dia teman-teman, karena kita tahu pohon itu salah satu faktor penting dalam kehidupan, tentu kita tidak mau peristiwa kebakaran hutan terus berlanjut. Untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan, harus kita perhatikan dari diri sendiri agar tidak ceroboh saat berada di dalam hutan. Tapi bagaimana cara mencegahnya?

1. Pertama, hindari membuang puntung rokok sembarangan. Ketika kita lagi melewati hutan dan membakar rokok, perhatikan faktor ini. Kalau puntung rokok masih menyala, bisa memicu kobaran api.

2. Selanjutnya, ketika kita sedang berkemah, hindari membuat api unggun sembarangan atau di area yang rawan kebakaran. Pastikan pula untuk mematikan api ketika perkemahan telah usai.

3. Salah satu faktor yang perlu diperhatikan adalah kebiasaan masyarakat yang membakar sampah didekat hutan. Maka dari itu, perlu tanda atau peringatan keras untuk tidak membuang sampah disekitar hutan. Serta pastikan kita sebagai masyarakat ketika ingin membakar sampah, jauh dari area hutan.

4. Melakukan patroli secara rutin untuk memantau apakah ada aktivitas atau tanda-tanda yang bisa memicu kebakaran.

5. Yang terakhir, perlu adanya didikan untuk masyarakat bahwa hutan adalah salah satu faktor penting dalam kehidupan yang harus dijaga. Dengan adanya sistem itu, membangkitkan rasa bahwa hutan-hutan itu harus dilindungi. Serta menekankan untuk melakukan kegiatan Reboisasi atau penanaman pohon kembali.

Teman-teman, selain meresahkannya kebakaran hutan, ada lagi lho hal yang merugikan pohon. Salah satunya adalah penggunaan kertas yang berlebihan. Maka dari itu, ayo kita ulas bagaimana kertas bisa mencemari lingkungan.

Dalam rangka menyambut sekaligus mendukung Hari Menanam Pohon, kita juga harus mulai menerapkan konsep go green. Tentu saja kita kan tidak ingin dibilang mencintai pohon, tetapi tetap saja membuang-buang kertas. Kertas bagi generasi kita adalah sesuatu yang digunakan sehari-hari sehingga sering kali kita memakai kertas tanpa berpikir jauh mengenai konsekuens

Dokumen Pribadi

Saya mencoba untuk merekap beberapa fakta kertas agar kita semua mengerti akan pentingnya mengurangi penggunaan kertas dan mendaur ulang kertas yang sudah digunakan. Semoga berguna dan memperdalam pengetahuan kita sehingga kita lebih sadar akan lingkungan.Tahu tidak sih, ini beberapa fakta pembuatan kertas:

1. 1 Batang pohon (kayu) menghasilkan 16 rim kertas. Kalau 1 rim kertas itu 500 lembar, berarti kalau 16 rim adalah 8000 lembar. Untuk 1 batang pohon, dapat menghasilkan oksigen yang dibutuhkan bagi 3 orang untuk bernapas.

2. Yang kedua, untuk memproduksi 1 ton kertas, dibutuhkan 3 ton kayu dan 98 ton bahan baku lainnya. Dari 1 ton kertas itu, bisa menghasilkan 400 rim atau 200 ribu lembar kertas.

3. Setiap jam, dunia kehilangan 1.732,5 hektar hutan karena ditebang untuk menjadi bahan baku kertas dan dari industri kertas diseluruh dunia menggunakan 35% dari seluruh panen kayu komersial setiap tahun.

4. Industri kertas menghabiskan 670 juta ton kayu untuk menghasilkan 178 juta ton pulp serta 278 juta ton kertas dan karton.

Bisa dilihat kan teman-teman, betapa borosnya penggunaan kertas!

Saat ini, kertas tidak hanya digunakan sebagai media tulis dan gambar saja, tetapi dalam berbagai hal. Salah satunya sebagai bentuk kemasan produk. Maka dari itu, untuk mengurangi jumlah sampah kertas, beberapa perusahaan telah mengaplikasikan sistem paperless, atau tidak menggunakan kertas.

Dokumen Pribadi

Apa saja sih manfaat paperless?

1. Ramah lingkungan. Seperti yang sudah dijelaskan, kertas mengorbankan banyak sekali pohon. Maka dari itu, sistem paperless office lebih aman digunakan karena tidak mengganggu dan merusak alam.

2. Lebih menghemat waktu. Ketika kita menggunakan kertas sebagai salah satu media dokumen, kita hanya bisa mengerjakan semua hal secara manual. Tidak hanya membuang-buang waktu, kalau salah tulis, kertas pun juga dihamburkan. Paperless office lebih efisien untuk digunakan karena semuanya bisa dikerjakan melalui satu perangkat.

3. Menciptakan produktivitas dalam bekerja. Karena kemudahannya, paperless lebih bisa membangun semangat bekerja. Segala dokumen yang mudah dicari dan diperbaiki membuat semua menjadi praktis.

4. Lebih menghemat biaya. Bayangkan teman-teman, ketika kita masih menggunakan kertas dan kertasnya sudah habis, kita harus membeli ke tempat fotokopi. Terkadang, biaya pengeluaran pun bisa membengkakkan dompet kita. Dengan paperless office, semua bisa teratasi karena kita tidak perlu melakukan pembayaran. Semua gratis.

5. Lebih aman. Ketika kita masih menggunakan kertas manual sebagai bentuk dokumen dan suatu hari itu rusak atau hilang, pasti bikin repot sendiri. Namun, hal tersebut dapat diatasi dengan paperless office. Kita bisa memanfaatkan fitur “save” dan pilih menyimpan di folder yang kita buat. Selain itu, folder bisa kita namakan kembali sesuai kebutuhan dan pekerjaan.Itu dia teman-teman penjelasan saya mengenai bagaimana kertas dan kebakaran hutan bisa merugikan lingkungan.

Tapi teman-teman, tentu kita sebagai warga sipil ingin mengetahui dong kapan dan dimana saja adanya hal-hal yang merusak lingkungan. Salah satunya kebakaran hutan seperti yang sudah dijelaskan. Dengan mendapatkan informasi lebih cepat dari rumah, kita bisa membantu orang lain yang terkena dampak dari peristiwa tersebut dan mencegah hal yang tak diinginkan terjadi kembali.Jaman sekarang tidak perlu khawatir lagi, kita hanya membutuhkan ponsel dan tentunya koneksi internet yang cepat untuk mengakses itu semua.

Salah satu pilihan WiFi Rumah dengan kecepatan internet yang berkualitas adalah menggunakan IndiHome!

Telkom Group menghadirkan Indihome dengan kecepatan internet unlimited hingga 300mbps. Maka dari itu, IndiHome menjadi WiFi Rumah yang bersahabat bagi kita yang suka berselancar di internet. Kita dapat dengan mudah mengakses informasi tanpa gangguan jaringan.

Melalui internet manusia dapat beraktivitas jarak jauh dan mengurangi penggunaan kertas setiap harinya. Menggunakan wifi yang terpasang di rumah maupun kantor, kita dapat mengirim berkas secara digital.

Itulah mengapa saya selalu memakai IndiHome. WiFi Rumah dengan koneksi internet yang cepat, dapat saya manfaatkan untuk belajar. Sehingga bisa konsisten untuk selalu melihat informasi mengenai lingkungan sekitar dan peristiwa yang sedang terjadi. Selain itu, ketika mendapat gangguan, IndiHome dapat dengan cepat menanggapi agar kita bisa kembali menggunakan WiFi Rumah dengan nyaman. WiFi Rumah bersama IndiHome!

Jadi itulah teman-teman, informasi dari saya untuk menyambut Hari Menanam Pohon. Dengan adanya Hari Besar Nasional ini, diharapkan agar masyarakat peduli dengan pohon. Pohon selalu memberi dampak yang besar bagi manusia, dan manusia harus berlaku sebaliknya. Dengan adanya Hari Besar Nasional ini pula, saya sendiri berharap bahwa edukasi untuk melindungi hutan agar terus bisa berlanjut ke generasi selanjutnya. Bisa apa kita tanpa alam?

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Jadi yang pertama untuk berkomentar
 

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image