Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Liza Arjanto

Tim Janaiz, Penggugur Kewajiban Atas Wafatnya Seorang Muslim

Agama | Wednesday, 19 Oct 2022, 22:18 WIB
Foto : Koleksi Pribadi

Kematian merupakan takdir yang tidak bisa dielakkan bagi setiap makhluk yang bernyawa. Meskipun kita bersembunyi di dalam peti yang terkunci, jika waktunya tiba, takdir itu akan tetap menghampiri kita dengan berbagai cara.

Kematian bagi seorang muslim adalah nasihat. Yang bisa memutuskan rasa cinta dunia yang begitu dalam. Yang memaksa kita untuk mengingat adanya kehidupan abadi setelah kematian.

Ya. Hakikatnya kematian bukanlah akhir dari kehidupan, melainkan gerbang menuju kehidupan yang abadi.

Selain itu, hikmah kematian salah satunya adalah mengumpulkan dan menjalin silaturahmi antar saudara dan kerabat yang telah terpisah sekian lama. Juga mempererat hubungan antar tetangga.

Saat keluarga tengah berduka, keluarga dan tetangga dekat membantu meringankan beban dengan dukungan baik moril maupun materil, serta tenaga.

Seperti di perumahan kami, jika salah seorang warga meninggal, bapak-bapak akan bergotong royong mendirikan tenda dan menyiapkan kursi-kursi untuk para pelayat yang datang.

Sementara ibu-ibu sibuk menyiapkan makanan untuk keluarga yang ditinggalkan, maupun rombongan yang mengantar hingga ke makam.

Sementara tim janaiz yang sudah dibentuk bersamaan dengan berdirinya RT dan RW juga DKM, mengurus jenazah sesuai tuntunan syariat. Dari membersihkan dan memandikan hingga mengafani. Serta mengantarkan hingga ke liang lahat.

Tim janaiz ini terdiri dari warga perumahan yang ikhlas membantu dan sudah mengikuti pelatihan-pelatihan. Dalam prosesnya tim janaiz ini dibimbing oleh PJ yang sudah berpengalaman.im

Tim janaiz ini dituntut untuk selalu siap, kapan pun dibutuhkan. Karena itu, harus ada perwakilan dari setiap RT hingga memudahkan saat tiba-tiba kehadirannya dibutuhkan.

Sumbangan Dana Kematian

Selain ada tim janaiz, perumahan kami juga menyelenggarakan Sumbangan Dana Kematian sebesar Rp 500,00 per jiwa yang dikumpulkan oleh pengurus khusus kematian.

Dari dana yang terkumpul, digunakan untuk membeli berbagai peralatan yang dibutuhkan untuk proses pemandian jenazah hingga mengantarkan ke makam.

Baik peralatan yang bersifat jangka panjang, seperti keranda, tempat untuk memandikan, dsb. Maupun jangka pendek, khusus untuk keperluan jenazah, seperti :kain kafan dan semua perlengkapan yang diperlukan jenazah dari proses memandikan, hingga siap di antar ke liang lahat.

Dengan adanya tim janaiz ini, keluarga yang tengah berduka tak lagi kebingungan mengurus segala hal. Semua sudah ditangani dengan baik dan tidak perlu lagi mengeluarkan biaya apapun. Termasuk biaya membeli lahan dan upah gali kubur. Selain itu, tim janaiz juga membantu menyediakan ambulance untuk membawa ke makam.

Sementara bagi warga lainnya, keberadaan tim janaiz ini tentu menggugurkan kewajiban fardhu kifayah dalam menunaikan hak saudara muslimnya yang telah berpulang ke hadirat Illahi.

Jadi, sudah adakah tim janaiz di perumahanmu? Jika belum, semoga artikel ini bisa menjadi sumber inspirasi.

Salam....

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image