Bersiaplah Menyambut Hiruk Pikuk Pesta Demokrasi

Image
Ari Sudrajat
Politik | Tuesday, 04 Oct 2022, 23:05 WIB
Pemilihan calon legislatif di perkampungan (dokpri).

TAHUN POLITIK | 2024 masih jauh. Bagi orang yang biasa-biasa saja soal politik praktis. Namun begitu dekat untuk yang akan maju sebagai kontestan pemilu. Seperti calon legislatif. Atau kepala daerah.

Bakal caleg, tim sukses, konsultan, calo, tukang sablon, tukang olah, dan tukang penyelenggara tentu menanti momentum maha penting ini. Termasuk saya, tukang ngabaceo. Pasti menunggu. Setelah ditunda 2 tahun.

Tahapan sudah berjalan. Sebentar lagi hiruk-pikuk politik begitu terasa. Gempitanya terdengar sampai pelosok desa. Bahkan kampung paling pojok. Ramai sekali. Ada intrik. Banyak hate speech. Apalagi hoaks.

Ada ibu-ibu yang setiap minggu menerima kerudung. Warna-warni, hasil pemberian caleg dari berbagai partai. Ada tukang cetak yang mulai kebanjiran order, meskipun terkadang masih dihutang. Juga tidak jarang, tukang ngolah, bisa keliling rumah kandidat.

Pemilu memang magnet. Bagi siapa saja. Termasuk tukang uduk. Jualan mereka selalu habis lebih awal lantaran tempatnya berdekatan dengan rumah caleg. Atau klub sepak bola, banyak tawaran kaos tim dengan gambar punggung nama caleg. Berikut logo partai. Besar sekali.

Itu semua menjadi pernak-pernik politik. Berkah untuk orang banyak. Menghidupkan gairah ekonomi. Membangkitkan semangat politisi tingkat desa. Karena mereka menemukan saluran. Menjadi kordes. Korcam. Paling apes: kortep.

Orang pelit bisa berubah begitu dermawan. Spanduk bertebaran di sepanjang jalan utama. Kalender menutupi musala dan masjid. Rumah makan penuh stiker. Pokoknya setiap sudut ada poto orang. Bagus-bagus slogannya.

Pemilu memang hajat orang banyak. Pesta rakyat. Maka bergembiralah! Jalani dengan ceria. Mencari figur yang dianggap bisa mewakili itu tidak perlu ribet. Mari riang, sambut dengan bahagia.

Saluran regenerasi kekuasaan hanya dianggap legal jika melalui pemilu. Baik pileg untuk wakil rakyat maupun pilkada dan pilres bagi kepala rakyat. Maksudnya kepala daerah. Semoga berjalan dengan lancar dan aman. Juga demokratis.

Ikuti Ulasan-Ulasan Menarik Lainnya dari Penulis Klik di Sini
Image

Jadilah bagian perubahan untuk bangsa yang besar

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Artikel Lainnya

Image

Mahasiswi Prodi Bidan Unisa Yogya Raih Juara 1 Puisi Tingkat Nasional

Image

Kesekian Kali

Image

Puskesmas Terbaik DKI Jakarta Berdasarkan Review Terbaru

Image

Ruang Lingkup Morfologi

Image

Pengaruh k-pop terhadap remaja

Image

Prodi Hukum Bisinis Unismuh Makassar Siap Gelar Kuliah Perdana Awal Desember

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

× Image