Nikmati Kuliner Banjarnegara: Ondol-Ondol dan Getuk Goreng Bude Was
Kuliner | 2022-08-01 14:43:36
Jajanan kekinian saat ini lebih terkenal di masyarakat daripada makanan tradisional. Tetapi keberadaan makanan tradisional itu tidak benar-benar tersingkirkan dengan adanya jajanan kekinian. Bahkan tak jarang ditemui inovasi yang diciptakan para penjual jajanan/makanan tradisional yang membuat makanan tradisional itu kembali dikenal oleh masyarakat kita. Dan ada beberapa pula penjual jajanan/makanan tradisional yang tetap mempertahankan ke asliannya tanpa mengikuti perkembangan zaman. Yang malah membuat jajanan/makanan tradisional yang seperti itu lebih banyak di cari oleh para orang dewasa, dimana makanan itu katanya membuat mereka mengingat masa mudanya dahulu.
Seperti halnya ondol-ondol dan getuk goreng milik Bude Was yang berlokasi di Desa Purwonegoro, Kec. Purwanegara, Kab. Banjarnegara, Jawa Tengah. Ondol-ondol adalah makanan khas banyumasan yang terbuat dari parutan singkong dan dicampuri bumbu, lalu di bentuk bulat-bulat kemudian digoreng hingga kering. Sedangkan getuk goreng adalah makanan khas yang berbahan dasar singkong rebus/kukus uang dihaluskan kemudian diberi gula merah dan digoreng hingga kering.
Ondol-ondol dan getuk goreng Bude Was ini sudah ada sejak tahun sekitar 1980-an. Dahulunya, di Desa Purwonegoro ini banyak yang berjualan ondol-ondol dan getuk goreng. Namun semakin tahun berjalan, penjual ondol-ondol dan getuk goreng semakin berkurang karena mereka pindah profesi menjadi penjual lain dan ada pula beberapa bagi mereka yang memang berhenti. Dan semenjak itulah Bude Was ini memulai usahanya. Katanya, beliau ingin melestarikan keberadaan ondol-ondol dan getuk goreng yang ada di Desa Purwonegoro ini tetap ada sampai sekarang. Penjualan ondol-ondol dan getuk goreng beliau ini masih termasuk kategori sebagai penjual rumahan.
Menurut saya, rasa dari ondol-ondol dan getuk goreng milik Bude Was ini berbeda dengan rasa ondol-ondol dan getuk goreng yang dijual penjual lain. Ondol-ondol milik Bude Was ini memiliki rasa yang begitu gurih dan memiliki tekrtur yang garing di luar. Sedangkan getuk goreng yang Bude Was jual memiliki rasa yang manis legit serta tidak terlalu kenyal seperti getuk goreng pada umumnya. Karena pembuatan ondol-ondol dan getuk goreng beliau lebih banyak perbandingan singkongnya daripada tepung tapiokanya jadi lebih terasa rasa asli singkongnya.
Biasanya Bude Was membuat ondol-ondolnya di pagi hari sekitar jam 2/3 dini hari, sedangkan membuat adonan getuknya di sore hari. Bude Was biasanya berjualan pada pagi hari sekitar jam 7.30 WIB di Pasar Purwonegoro. Penjualan harian bisa mencapai 2 kuintal untuk ondol-ondolnya dan getuk gorengnya. Dengan mendapatkan untung sebesar kurang lebih 50%.
Dalam berjualan, Bude Was tidak hanya menjual getuk goreng dan ondol-ondol saja. Beliau juga menjual gejos tetapi hanya ketika bulan Ramadhan. Gejos ini teksturnya hampir mirip dengan cimol jika disamakan dengan makanan/jajanan kekinian. Namun yang membedakannya adalah bentuk dan bahan dasarnya sehingga rasanya pun berbeda. Kalau cimol itu bahan dasarnya hanya dengan tepung kanji berbentuk bulat, sedangkan gejos ini bahan dasarnya dari singkong dan tepung kanji berbentuk jajargenjang.
Getuk goreng dan ondol-ondol bisa dijadikan sebagai camilan pagi pelengkap kopi/teh. Namun tak sedikit dari masyarakat Purwonegoro yang menikmati ondol-ondol tersebut dengan nasi hangat dan sambal yang terbuat dari cabai dan minyak bekas untuk menggoreng ikan yang dipanaskan, biasanya dijadikan menu sarapan jika malas memasak di Pagi harinya.
Disclaimer
Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.
