Selamat Datang Generasi Mati Rasa

Image
Mohamad Su'ud
Eduaksi | Monday, 23 May 2022, 13:40 WIB

"Teman-teman, ayo kita kumpul bareng, di warkop biasanya, ya." shat seorang remaja kepada teman-temannya.

"Hai sob, gimana kabarnya. Kapan kita ketemu, nih?

"Ayo kita refreshing keluarga"

——-

Duh.., chatnya manis luar biasa. Seakan-akan pengen melampiaskan kangen dan kebosanannya, eehh, ujung-ujungnya hari H tiba, mereka sibuk bermain HP sendiri. Tidak ada lagi canda tawa, tidak ada lagi kangen-kangenan, tidak ada lagi tatapan wajah. Mereka tertawa dan tersenyum dengan gadget yang ada digenggaman mereka masing-masing.

Beginilah kondisi kita sekarang. Dipermainkan teknologi. "Diperbudak" oleh perubahan dunia. Mereka lupa makna rasa. Apakah sekarang kita sedang kehilangan rasa? "Ya, lambat laun menuju dan sedang kesana".

Bilangnya kangen sama anak, setelah di rumah, ternyata yang dikangenin HP. Bilangnya pengen cepat rehat di rumah, ternyata sibuk dengan HP. Urusan sumia-istri hanya diranjang.

Wajar, jika sudah terpupus rasa jiwa anak dengan sosok ayah dan ibu biologis. Karena mereka hanya ada di atap yang sama, tapi jiwanya ada ditempat yang berbeda.

Anak Tidak Lagi Peduli

Penulis menyaksikan sendiri dampak ini. Dari beberapa curhatan orang tua. Anak-anak di rumah hanya "akrab" HP saja. Tidak peduli dengan pekerjaan rumah. Kalau dipanggil, lama loading-nya dan suka bermalas-malasan.

Foto Ilustrasi (DokPri)

Begitu juga kalau ada temannya, semua main HP. Bahkan ada orang lewat saja tidak tahu.

Langkah Bijaksana

Ada beberapa langkah "kecil dan sederhana" , untuk mengurangi kecanduan HP bagi anak, khususnya bagi anak-anak yang sudah kecanduan.

Pertama, Mulai dari orag tua.

Usahakan jangan megang HP di depan anak. Bisa mencari tempat aman jika mau komunikasi lewat HP.

Kedua, Pegang HP Saat anak istirahat

Ini waktu ideal jika orang tua ingin memberikan terapi. Gunakan waktu rehat anak untuk megang HP. Atau pada waktu anak keluar/sekolah.

Ketiga, Ber-HP bersama Anak

Menyepakati waktu dengan anak untuk memegang HP bersama-sama. Misal main game, atau melihat film edukasi, dan sebagainya. Durasi waktu disepakati.

Keempat, Variasi kegiatan

Kebersamaan harus senantiasa diciptakan. Orang tua hendaknya kreatif membuat acara/kegiatan yang melibatkan anak-anak. Misal, masak bareng, olahraga bareng.

Semoga bermanfaat.

Nasrun Minallah

Ikuti Ulasan-Ulasan Menarik Lainnya dari Penulis Klik di Sini
Image

Aktifis Muhammadiyah. Saat ini aktif menulis dan editor beberapa buku. Juga mengelola beberapa channel kajian di telegram.

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Artikel Lainnya

Image

YTMP3: Paling Mudah Download Music YouTube MP3 Hanya 1 Klik

Image

Savefrom Net YouTube: Disini Ubah YouTube MP4 Jadi MP3 Mudah dan Cepat

Image

PENTING!! Ini dia 5 Tips Menjadi Orang Terkenal yang Baik

Image

Convert YouTube to MP3 ConConvert Online

Image

Evaluasi Pembangunan Daerah di Indonesia

Image

New YouTube Vanced Apk Download Latest Verison Terbaru 2022

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

Ikuti

Image
Image
Image
× Image