Ujian Komitmen Guru pada Tatap Muka Terbatas di Masa Pandemi

Image
Agung Nursidik
Guru Menulis | Monday, 20 Sep 2021, 20:26 WIB

Alhamdulillah akhirnya sekolah Tatap Muka Terbatas diberlakukan kembali di kota Bekasi. Setelah hampir satu setengah bulan pembelajaran daring. Prediksi yang pernah saya sampaikan kepada orang tua pada awal Juli 2021 lalu, benar adanya bahwa setelah ada pemberlakuan PPKM level 4, maka perkiraan saya sekolah tatap muka terbatas paling tidak akan dibuka pada awal atau pertengahan September. Karena mengingat pandemi masih mengalami peningkatan pada Juli-Agustus lalu. Rencana sekolah tatap muka terbatas telah dilakukan diskusi dan kajian yang panjang pada beberapa waktu lalu secara virtual. Salah satunya adalah diskusi yang diadakan oleh Dewan Pendidikan kota Bekasi (29 Juni 2021) yang menghadirkan kepala Dinas Pendidikan kota Bekasi (Dr. Inayatullah, M.Pd), Komisi Pendidikan DPRD kota Bekasi (Dr. Sardi Effendi, MM), beserta para pakar pendidikan dan kesehatan kota Bekasi.

Pada pertemuan tersebut banyak terjadi silang pendapat antara pakar pendidikan dan pakar kesehatan. Kadisdik sendiri menyatakan bahwa kota Bekasi siap mengadakan tatap muka terbatas, namun para pakar kesehatan menghimbau agar tatap muka jangan terburu-buru dilakukan mengingat banyak kasus terpapar covid-19 di kota Bekasi, jangan sampai jika sekolah dibuka maka akan terjadi klaster baru.

Hari Senin (06/09/2021) dinas pendidikan kota Bekasi melalui SK Nomor 421/8895-Disdik.Set tentang penetapan pembelajaran tatap muka terbatas pada satuan pendidikan SD/SMP masa pandemi covid-19 tahun ajaran 2021/2022. Setidaknya dari SK tersebut ada kurang lebih 600 sekolah SD/SMP di kota Bekasi diijinkan melakukan tatap muka terbatas yang sebelumnya telah mengajukan proposal yang dilegalisasi oleh tanda tangan, RT, RW, Komite, Babinsa, Bimaspol, Kelurahan, Puskesmas hingga kecamatan.

Hal tersebut tentunya menjadi kebahagiaan yang mendalam bagi guru, siswa dan orang tua. Kerinduan mereka untuk bertemu kini telah terobati dengan pembelajaran tatap muka terbatas. Namun yang tidak kalah penting dari kebahagiaan tersebut adalah agar sekolah yang mendapatkan ijin tatap muka terbatas selalu menjaga protokol kesehatan, menyiapkan segala fasilitas protokol kesehatan dan pembelajaran.

Guru harus memastikan kondisi sekolah selalu aman pada pembelajaran tatap muka terbatas. Pastikan setiap sekolah memiliki satgas covid 19 yang membuat orang tua makin percaya melepaskan anaknya belajar di sekolah.

Kita semua berharap agar pandemi di Indonesia segera hilang, sehingga kelak segera kembali belajar normal seperti sedia kala.

#GuruHebatBangsaKuat

Hidup Sekolah Tatap Muka

Hidup Pendidikan Kota Bekasi

Ikuti Ulasan-Ulasan Menarik Lainnya dari Penulis Klik di Sini
Image

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Image

Menangisi Kehilangan, Ihwal Manusia yang Posesif

Image

Tokoh-Tokoh Ahlusunnah wal Jama'ah

Image

Sejarah Terbunuhnya Husain bin Ali

Image

Mengenal Konsep Syiah Imamiyah dan Perkembangannya di Indonesia

Image

Kamu Harus Tahu, Ini Cara Mudah Menghapus Follower TikTok yang Menyebalkan

Image

Proses Konversi Golongan Syiah dan Khawarij

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

Ikuti

Image
Image
Image
× Image