GADE-21 : SIAP Transformasi Digital, Wujudkan Guru HEBAT di Masa Pandemi Covid-19

Image
Bahar Sungkowo SPd MPd
Guru Menulis | Saturday, 18 Sep 2021, 12:53 WIB

Guru Profesional adalah guru yang memiliki kinerja yang mumpuni dalam segala situasi dan kondisi. Guru yang mencintai pekerjaannya, dan memiliki kompetensi yang SIAP implementasikan teknologi digital khususnya di masa panemi Covid-19. Sebutan profesional menurut Syarif Hidayat bahwa profesional adalah seseorang yang menjalankan pekerjaannya sesuai dengan tuntutan profesinya. Ada tiga syarat seorang dikatakan profesional yakni : 1) terus-menerus meningkatkan mutu, 2) berdasar penerapan keilmuan yang mendalam, dan 3) menguasai kemampuan khusus sesuai perkembangan jaman. ( Syarif Hidayat : 2015).

Tuntutan profesionalitas guru diabad moderen adalah bagaimana guru SIAP mentransformasi teknologi digital untuk bekal pembelajaran moderen. Hal ini bersesuaian dengan gaya hidup peserta didik yang terlahir dari generasi Z yang sangat familier dengan gandet dan aplikasi Internet. Berkembangnya teknologi di abad 21, tuntutan profesionalisme semakin komplek

Minimal ada tiga tuntutan profesionalitas guru di masa pandemic Covid-19 yakni :

a. Penguasaan teknologi digital dalam pembelajaran, khususnya pembelajaran jarak jauh secara daring atau online.

b. Kemampuan berinovasi dengan melakukan perubahan-perubahan mendasar dalam kegiatan pembelajaran seiring dengan perubahan lingkungan dan teknologi.

c. Guru sebagai motivator dan kreator dalam memotivasi peserta didik untuk bersemangat dan disiplin dalam belajar, khususnya pembelajaran jarak jauh secara daring atau online.

Guru transformer teknologi digital disebut dengan GADE-21. Apa itu GADE-21?. Jawabannya adalah akronim dari Guru Abad Digital Edukasi -21, dimana guru abad digital edukasi -21 adalah guru yang SIAP dan HEBAT dalam kompetensi teknologi digital sebagai implementasi ketrampilan 6C yakni : Critical Thinking, Creativity, Collaborative, Character, Communication and Computer. Kompetensi transformasi yang terbaru yang bersesuaian dengan era pandemi Covid-19 ini adalah kompetensi Computer, Collaborative and Creativity. Senjatanya adalah kemauan keras untuk belajar mengasah dan menambah kompetensi dalam penguasaan teknologi digital edukasi.

Mindset SIAP sebagai nalar kreatif Gade-21 merupakan akronim dari Sinergi, Inovatif, Akhlak dan Pro Aktif. Keempat mindset Growth akan memberikan cara berpikir positif dan produktif dalam menghadapi perubahan dan transformasi dari masa kemasa. Adapun mindset SIAP dalam jiwa guru GADE-21 adalah :

S adalah Sinergis : Dimana mindset GADE-21 bersedia bersinergi dengan pihak lain untuk satu tujuan memajukan pendidikan Indonesia. Gade-21 tidak memilih-milih apakah sama orprofnya, sama prestasinya ataupun sama peminatannya. Gade-21 siap untuk bersinergi dengan guru manapun untuk kemajuan diri dan pendidikan Indonesia.

I adalah Inovatif :Dimana mindset GADE-21 mau dan suka mengadakan inovasi dalam pembelajaran karena inovasi itu suatu keniscayaan dalam mengajar dari masa kemasa. Bahkan seorang Gde Prama dalam bukunya mengatakan inovasi atau mati.

A adalah Akhlak : Dimana mindset GADE-21 : Peran akhlak sangat penting dalam abad pandemic Covid-19 ini. Dengan akhlak yang baik, guru dapat mengempati peserta didik untuk berbuat positif dan terbaik buat dirinya, keluarganya, sekolah, masyarakat dan negara.

P adalah proaktif : Dimana mindset GADE-21 : bersifat bahwa terdepan dalam kebaikan adalah hal yang utama. Berlomba-lomba dalam kebaikan yang disebut dalam Al-Quran adalah menjadi terbaik dan terdepan dalam kebaikan.

Mindset SIAP transformasi Digital Edukasi tidak akan berarti tanpa diimbangi dengan habit baik yang terdiri atas lima kebiasaan. Kelima kebiasaan itu adalah : Humanis, Eksplorasi, Belajar, Antikemapanan, dan Totalitas yang disingkat dengan HEBAT. Lalu bagaimana sikap dan perilaku GADE-21 atau Guru Abad Digital Edukasi- 21 itu. Berikut penjelasannya :

H : Humanis adalah sikap atau perbuatan yang menjadikan manusia sebagai obyek terpenting. Dalam pengertian lain humanis adalah orang yang mendambakan dan memperjuangkan terwujudnya pergaulan hidup yang lebih baik, berdasarkan asas perikemanusiaan; pengabdi kepentingan sesama umat manusia.Guru yang humanis adalah guru yang menghargai peserta didik sebagai pembangun pembelajaran dan subyek terpenting sebagai generasi penerus bangsa Indonesia.

E : Eksplorasi adalah sikap atau perbuatan yang selalu mengupayakan eksplorasi kebaikan diri dan potensi siswa yang dipadukan menjadi penguat dari tujuan pembelajaran yang ditetapkan.

B : Belajar adalah sikap atau perbuatan yang terus menerus menggali dan menimba ilmu pengetahuan untuk peningkatan kompetensi seorang guru yakni : Pedagogik dan profesional. Dengan perilaku belajar, secara sadar dan nyata akan mewujudkan guru tangguh dan terampil dalam menghadapi tantangan di masa pandemic Covid-19. Guru yang suka belajar di dunia maya dengan berbagai pelatihan online, diklat online dan workshop online memberi dampak percaya diri dan kreatif dalam penjalankan tugas dan amanahnya sebagai pembelajar dan pengajar.

A : Antikemapanan adalah sikap yang tidak suka akan kemapanan ilmu dan keterampilan. Guru harus selalu mengasah gergaji dalam konsep 7 Habits. Bagaimana guru terus menerus dan merasa haus akan kompetensi untuk mengimbangi dan memenuhi keterampilan abad-21. Guru yang suka kemapanan, tentunya akan jumud dan stagnant. Namun guru yang antikemapanan akan terus menambah dan meningkatkan kompetensinya khususnya kemampuan transformasi teknologi digital di masa pandemic Covid-19. Tantangan harus dihadapi dengan belajar bukan dengan kemapanan dan jumud.

T : Totalitas adalah sikap dan perbuatan yang bekerja secara utuh, menyeluruh dan sempurna. Guru GADE-21 dalam menghadapi tantangan kompetensi teknologi digital akan totalitas, menyeluruh dan utuh mengambil keterampilan dan menguasainya hingga dapat memberikan ilmu dan berbagi pengalaman kepada guru lainnya.

Itulah GADE-21, guru abad digital edukasi 21 adalah guru yang SIAP transformasi menjadi guru kutek digital edukasi atau guru kuasai teknologi digital edukasi. Dengan SIAP bertansformasi mewujudkan guru yang memiliki kompetensi HEBAT yakni Humanis, Eksplorasi, Belajar, Antikemapanan, dan Totalitas. Dengan filosofi SIAP HEBAT maka tantangan menguasai teknologi digital dalam dunia pendidikan bukan hal yang menakutkan dan mengkhawatirkan, justru menjadi ilmu dan pengalaman yang berguna dalam mengemban Amanah dan tugas mewujudkan pendidikan Tangguh antarkan Indonesia Tumbuh maju di masa pandemi Covid-19. Wallahu alam.

Sumber gambar adalah dokumentasi pribadi dari penulis

#GuruHebatBangsaKuat

Penulis adalah Guru IPS PPKn dan Kewirausahaan SMP Internat AlKausar Kab Sukabumi.

WA/HP : 087820994093

Ikuti Ulasan-Ulasan Menarik Lainnya dari Penulis Klik di Sini
Image

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Image

Menangisi Kehilangan, Ihwal Manusia yang Posesif

Image

Tokoh-Tokoh Ahlusunnah wal Jama'ah

Image

Sejarah Terbunuhnya Husain bin Ali

Image

Mengenal Konsep Syiah Imamiyah dan Perkembangannya di Indonesia

Image

Kamu Harus Tahu, Ini Cara Mudah Menghapus Follower TikTok yang Menyebalkan

Image

Proses Konversi Golongan Syiah dan Khawarij

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

Ikuti

Image
Image
Image
× Image