Wahai Umat Islam Jangan Takut Berorganisasi/Bertandzim

Image
Faisal Abu Fayadh
Agama | Tuesday, 03 Aug 2021, 20:04 WIB
Website Situs Syaikh Bin Baaz Rahimahulloh www binbaz.org.sa

*Wahai Umat Islam Khususnya yg ngaku SALAFY/Salafiyyin jng takut Berorganisasi/Bertandzim*

Inilah Fatwa Al Allamah Syaikhuna Ibnu Baaz Rahimahulloh yang disembunyikan oleh Ulama yang ngaku Kibar Salafiyyin di Indonesia yang ternyata *Salafiyyin Boleh Berorganisasi*, Mari Simak:

*Fatwa Masyayikh Kabir Ahlussunah: Ternyata Salafiyyin boleh Berorganisasi*

Bismillahirrahmannirrohim

Mengapa ikhwah salafiyiin takut untuk berorganisasi? padahal ini adalah wasilah diantara wasilah-wasilah dakwah yang diperbolehkan secara syari bahkan suatu kelaziman di jaman sekarang ini sebagai wadah untuk taawun alal birri wat taqwa. Berikut ini adalah fatwa Syaikh Al Allamah Abdul Aziz bin Andulloh bin Baaz rohimahulloh, Imam As Salafiyiin pada abad ini. Semoga ini mencerahkan ikhwah salafiyiin yang masih ragu dan takut untuk berorganisasi.

/

:

: .

: . .

: : .

: :

: . .

.

( ) / .

( 8 / 378-380 )

Terjemah:

Tentang perintisan badan salafiyah di Khurthuum-Sudan dengan nama Jamiyyah Al Kitaab was Sunnah Al Khoiriyah (Perkumpulan/Perhimpunan/Ormas Al Kitab dan As Sunnah Untuk Kebajikan)

Samahatusy Syaikh Abdul Aziz bin Abdulloh bin Baaz Hafidzohulloh-.

Assalamualaikum warohmatulloh wa barokaatuh

Semoga menganugerahkan sehat dan afiat pada anda, dan menambahkan pada anda iman dan taqwa, amma badu:

Soal: Kami sekumpulan dai dan santri di Sudan pengikut manhaj as salaf ash sholih, tujuan kami adalah menuntut ilmu syariy dan menyebarkannya di tengah-tengah masyarakat luas, dakwah mengajak ke jalan Alloh sesuai dengan pemahaman salaf di berbagai markaz (pusat kegiatan/center) di seluruh pelosok negeri, termasuk tujuan kami adalah mengajarkan manusia perkara agama dalam bidang tauhid, rukun islam, serta memberantas syirik dan bidah. Karenanya kami saling bahu membahu dengan semua pihak yang bergerak di bidang dakwah yang sesuai dengan kebenaran. Kami saling membantu secara syari, jauh dari hizbiyah (kegolongan), atau fanatik terhadap tokoh dan aturan, atau menerapkan konsep wala dan baro atas dasar itu. Sebaliknya yang kami lakukan adalah cinta di jalan Alloh dan membenci karenanya, kami berwala karena Alloh dan memusuhi karenanya berasaskan pemahaman salafus sholih. Kami mendirikan pusat-pusat kegiatan talim, masjid, pesantren, halaqoh tahfidz al Quran, perpustakaan umum, menyebarkan kitab-kitab, dan tulisan-tulisan ringan dan ilmiyah yang bermanfaat juga kaset-kaset agama, hijab serta mengikat ummat dengan ulama. Atas dasar pemikiran inilah kami mendirikan sebuah lembaga salafiyah ilmiyah yang menghimpun sejumlah alumnus Universitas di Madinah, Saudi Arabiyah, dan mereka yang telah menjadi murid dari kibaar masyayikh dawah salafiyah di dunia Islam dengan nama Jamiyyah Al Kitab was Sunah Al Khoiriyah yang berpusat di Khurthuum.

Apakah ada larangan syari tentang upaya dalam mewujudkan cita-cita yang telah kami sebutkan melalui lembaga tersebut tanpa adanya keharusan untuk menjalankan tandzim jamaah tertentu di Sudan kami memiliki beberapa koreksi penting atas mereka dengan tetap menjaga dan memelihara ukhuwah dan saling tolong-menolong dengan mereka dalam kebenaran? Berikanlah fatwa pada kami semoga Alloh membalas kebaikan anda.

Syaikh menjawab:

Manhaj atau methodology yang anda sebutkan di atas dalam dakwah kepada Alloh, serta mengarahkan manusia kepada kebaikan dengan berpijak pada petunjuk al Quran dan as Sunnah berdasarkan pada pemahaman salafus sholih, maka kami wasiatkan kepada anda untuk komitmen dan istiqomah di atasnya, juga kami wasiatkan untuk bahu membahu bersama-sama saudara-saudara anda para dai di Sudan dan lainnya dalam hal yang sesuai dengan al Quran dan as Sunnah juga yang diamalkan oleh ulama salaf dalam menjelaskan tauhid beserta dalil-dalilnya, memperingatkan dari kesyirikan dan semua sarananya, juga memperingatkan manusia dari bidah dan beragam kemaksiatan dengan dalil-dalil syari serta uslub yang baik sebagai pengamalan firman Alloh :

(33)

Artinya:

Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Alloh, mengerjakan amal yang sholih dan berkata sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri. [QS. Fushilat:33]

Dan firman Alloh :

(108)

Artinya:

Katakanlah! Inilah jalan (agama)ku, aku dan orang-orang yang mengikutiku dengan mengajak (kamu) kepada Alloh dengan hujjah yang nyata. Maha suci Alloh, dan aku tiada termasuk orang-orang musyrik. [QS. Yusuf:108]

Juga firman Alloh :

Artinya:

Serulah (manusia) kepada jalan Rob-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik, dan bantahlah mereka dengan cara yang lebih baik. [QS. An Nahl:125]

Juga sabda Rosul :

. ( )

Artinya:

Siapa yang menunjukkan kepada kebaikan maka baginya seperti pahala orang yang mengamalkannya. [HR. Muslim]

Juga sabda Rosul kepada Ali bin Tholib ketika mengutusnya ke Khoibar untuk mendakwahi orang-orang Yahudi dan Nashroni, serta memberitahukan kepada mereka apa yang diwajibkan atas mereka dari hak-hak Alloh :

. ( )

Artinya:

Demi Alloh. Jika Alloh memberi petunjuk kepada satu orang saja lantaran kamu, tentu hal itu lebih baik bagimu daripada unta merah. [Hadits disepakati atas kesahihannya]

Ayat dan hadits yang berbicara dalam masalah ini cukup banyak. Kami mohon kepada Alloh agar memberikan petunjuk dan pertolongan kepada anda, dan menjadikan kami serta anda sebagai para pemberi hidayah yang mendapatkan petunjuk. Sesungguhnya Alloh adalah Maha Mulia dan Dermawan. Semoga sholawat dan salam dilimpahkan kepada nabi kita Muhammad, juga keluarga dan sahabatnya.

*Keterangan:*

Edisi Arab diambil dari : Kitab Majmu Fataawa wa Maqoolatun Mutanawwiatun VII/378-380, Al Maktabah Asy Syamilah.

???? *Apakah Anda Masih Anti bahkan Mentahdzir Ormas/Tandzim itu Bid'ah, Haram, Pemecah Belah Ukhuwah Islamiah, Khawarij, Kilabbunnar, dllnya... Ingat Fatwa Ulama Rujukkan Antum ini yang Ngaku2 Salafy/Salafiyyin...?!, Janganlah Antum atau Golongan/Kelompok Antum yang seolah2 Kunci Syurga kelompok Antum saja yang pegang Kuncinya.. Astaghfirulloh... Renungkanlah Fatwa Masyayikh Kabir Syaikhuna Ibnu Baaz Rahimahulloh ini ya Ikhwah Fillah*

Jikalau masih ada *Ikhwah Salafy* (Baik Ikhwan maupun Akhwat) yang Anti terhadap Tandzim/Organisasi berarti sama saja Dia itu Anti terhadap Ormas seperti di Saudi ada Al Lajnah Da'imah dan Ha'iah Kibarul Ulama bahkan di Sudan ada Tandzim/Ormas Salafy ternama bernama Jamaah Anshorus Sunnah Muhammadiyah yang didirikan Syaikh Dr. Muhammad Shafwat Nuruddin Rahimahulloh dan anggota dari Lajnah Daimah yakni Syaikh Dr. Abdur Razaq Afifi Rahimahulloh, Apakah masih dibilang yang mendirikan Tandzim/Organisasi itu Bid'ah, Kilabunnar, Khawarij, dll kata yang buruk padahal Masyayikh Anda saja Bertandzim/Organisasi?, Kalau gitu bubarkan saja Radio atau TV R yang bermarkaz di Cileungsi Bogor ataupun TV dan Radio Salafy lainnya atau Yayasan/Lembaga/Tandzim maupun Ma'had/Ponpes yang Ngaku SALAFY dimanapun...?! #Mikir...

Alhamdulillah Organisasi Islam Salafy di Indonesia merebak bebas harusnya didukung bukan dituduh/salahkan...? (sekalipun Dia itu Asatidz/Da'i Kabir/Besar Salafy).

*Organisasi yang berbasis Salafy di Indonesia Adalah:*

1. Perhimpunan Al Irsyad, Pimpinan: *KH. Yusuf Usman Baisa, Lc*

2. Jum'iyyah An Najat, Pimpinan: *KH. Dr. Abu Mu'adz Achmad Rofi'i, Lc, M. MPd* (Pimpinan/Mudir Ponpes Al Itishom, Karawang-Jawa Barat)

3. Yayasan Al Sofwa Jakarta, Pimpinan: *Al Ustadz Abu Bakar ibnu Muhammad Altway, Lc*

4. L-Data/Lembaga Dakwah dan Taklim, Pimpinan: *KH. Dr. Muhammad Yusuf Harun, Lc, MA*

5. Wahdah Islamiyah, Pimpinan: *KH. Dr. Muhammad Zaitun Rasmin, Lc, MA* (Ketua Ikatan Ulama dan Da'i se-Asia Tenggara, Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat)

6. YBM (Yayasan Bina al-Mujtama), Malang-Jawa Timur, Pimpinan: *KH. Dr. Agus Hasan Bashori, Lc, M. Ag* (Pimred Majalah Islam Internasional Qiblati)

7. HASMI | Himpunan Ahlussunnah Untuk Masyarakat Islami , Pimpinan: *KH. Dr. Muhammad Sarbini, MH. I*

8. Jamiyyah Dawah Islamiyyah, Lebak-Banten, Pimpinan: *KH. Taqdir Syamsudin Ali, SE, MM*

9. Yayasan Najahul Islami dan Yayasan Pesantren Tinggi Al Islam keduanya di Bekasi, Pimpinan: *KH. Dr. Farid Ahmad Okbah, Lc, M.Ag*

Dan masih banyak lagi Organisasi/Tandzim yang Salafy di Indonesia, Wallohu' allam, Semoga Bermanfaat, Barokalloh' fiikum.

*****

*"Anda Mengikuti Salaf atau Salafi?"*

*Fatwa dari Al Allamah Syaikhuna Muhammad bin Shalih Al Utsaimin* Rahimahulloh

*Penamaan Salafy/Salafiyyin menurut Syaikh Utsaimin* Rahimahulloh

Sumber Buka:

https://youtu.be/TIaRujsf4Gk

Atau

https://youtu.be/J6yBYgoruwU

Al Allamah Fadhilatush Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin Rahimahulloh memiliki jawaban menarik ketika ditanya apakah kita menamakan diri atau kelompok dengan As-Salafi atau Al-Atsari. Ia menyatakan bahwa kewajiban kaum Muslim adalah mengikuti salaf shalih; tidak harus membentuk kelompok atau golongan yang diberi nama Salafi.

*Beliau menjelaskan sebagai berikut:*

. () ()

Tidak diragukan lagi bahwa seluruh kaum Muslimin wajib mengikuti mazhab Salaf, bukan bergabung dengan kelompok tertentu yang disebut dengan *Salafiyyun/Salafy*. Wajib atas seluruh umat Islam untuk mengikuti mazhab Salaf, dan bukan mengelompokkan diri dengan yang namanya *Salafiyyun/Salafy*. Jelas, ada jalan Salaf dan ada juga ada hizb (kelompok) yang bernama *Salafiyyun/Salafy*. Adapun yang dituntut adalah mengikuti petunjuk Salaf.

*Mengapa?*

Beliau melanjutkan, Karena ikhwah Salafiyyun/Salafy adalah kelompok yang lebih dekat dengan kebenaran. Tidak diragukan. Akan tetapi, permasalahan mereka seperti kelompok lainnya. Sebagian individu kelompok ini saling menuduh sesat, bidah, dan fasik. Kami tidak mengingkari hal ini apabila benar mereka layak untuk itu. Akan tetapi, kami mengingkari terapi bidah-bidah tersebut dengan cara ini.

Yang wajib adalah hendaknya para pemimpin kelompok-kelompok ini berkumpul. Hendaknya mereka mengatakan, Di antara kita ada Kitabulloh dan Sunnah Rasul-Nya. Marilah kita berhukum kepada keduanya; bukan kepada hawa nafsu, akal, dan tidak pula kepada Fulan dan Fulan.

Setiap orang bisa salah dan bisa benar meski sebanyak apa pun ilmu dan ibadahnya. Akan tetapi, jaminan kemaksuman hanya pada agama Islam.

*Asal-Usul Penamaan As-Salafi atau Al-Atsari Dipertanyakan*

????

Fatwa *Syaikhuna Prof. Dr . Shalih bin Fauzan bin Abdullah Al Fauzan* Hafidzhahulloh Anggota Lajnah Da'imah dan Penulis Kitab Mulakhkhash al Fiqhi

Seseorang pernah bertanya kepada Syaikh Shalih Al-Fauzan sebagai berikut, Wahai Fadhilatusy Syaikh Shalih Al-Fauzan semoga Alloh senantiasa memberikan taufiknya kepada Andakami mendengar sebagian orang mengatakan, Tidak boleh menisbatkan kepada Salaf dan Salafiyyah dianggap sebagai salah satu hizb (golongan) yang hidup pada masa tertentu. Apa pendapat Anda mengenai pernyataan ini?

Syaikh Shalih Al-Fauzan Hafidzhahulloh menjawab, Ya! Salaf adalah golongan Alloh. Salaf adalah golongan, akan tetapi ia adalah hizbullah. Alloh berfirman:

Mereka itulah golongan Alloh. Ketahuilah, bahwa sesungguhnya golongan Alloh itulah golongan yang beruntung. (QS.Al-Mujadilah: 22)

Salaf berafiliasi kepada Al-Kitab dan As-Sunnah serta kepada para sahabat sehingga mereka menjadi hizbulloh. Barang siapa menyelisihi Salaf, maka mereka adalah golongan-golongan sesat lagi menyimpang.

Golongan itu sendiri bermacam-macam. Ada golongan Alloh (hizbullah) dan ada golongan setan (hizbusy syaithan) sebagaimana tercantum di akhir surat Al-Mujadilah. Golongan pun beragam. Barang siapa berada di atas manhaj Al-Kitab dan As-Sunnah, maka dia adalah hizbulloh. Sebaliknya, barang siapa berada di atas manhaj sesat, maka dia adalah hizbusy syaithan. Engkau tinggal memilih; mau menjadi hizbulloh atau menjadi hizbusy syaithan! Pilih sendiri!.

Kemudian, Syaikh ditanya, Wahai Syaikhsemoga Alloh senantiasa memberikan taufiknya kepada Anda sebagian orang mengembel-embeli di belakang namanya dengan As-Salafi atau Al-Atsari ataupun Salafy/Salafiyyin. Apakah ini termasuk bentuk penyucian terhadap diri sendiri? Ataukah memang sesuai dengan syariat?.

Syaikh Shalih Al-Fauzan menjawab, Yang wajib adalah seseorang mengikuti kebenaran. Yang wajib adalah seseorang mengkaji dan mencari kebenaran serta mengamalkannya. Adapun dia menamai dirinya dengan As-Salafi/Salafiyyin atau Al-Atsari dan yang semisal, maka tidak ada alasan untuk dapat mengklaim dengan nama ini.

Alloh Maha Mengetahui. Dia berfirman:

Katakanlah (kepada mereka), Apakah kamu akan memberitahukan kepada Alloh tentang agamamu (keyakinanmu), padahal Alloh mengetahui apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi dan Alloh Maha Mengetahui segala sesuatu. (QS. Al-Hujurat: 16)

Menamakan diri dengan As-Salafi/Salafiyyin, Al-Atsari, dan yang semisal tidak ada asal-usulnya. Kita melihat pada substansi nyata; bukan pada perkataan, penamaan diri, maupun pengakuan.

Terkadang seseorang mengatakan kepada orang lain, Dia salafi, padahal orang tersebut bukan salafi (pengikut manhaj Salaf). Atau juga mengatakan, Dia atsari, padahal orang yang ditunjuk bukan atsari (pengikut atsar Salaf). Sebaliknya, seseorang salafi (pengikut manhaj Salaf) dan atsari (pengikut atsar Salaf) namun dia tidak mengatakan, Aku ini atsari. Aku ini salafi. Hendaknya kita melihat pada substansi nyata; bukan pada penamaan maupun pengakuan.

Seorang muslim harus komitmen dengan adab terhadap Alloh. Tatkala orang-orang Arab Badui mengatakan, Kami telah beriman!, Alloh mengingkari mereka. Alloh berfirman:

.

Orang-orang Arab Badui itu berkata, Kami telah beriman. Katakanlah (kepada mereka), Kamu belum beriman, tetapi katakanlah, Kami telah tunduk. (Qs.Al-Hujurat: 14)

Alloh mengingkari orang-orang Arab Badui yang menyifati diri mereka sebagai orang beriman. Padahal, mereka belum sampai pada tingkatan beriman. Mereka baru saja masuk Islam; itu pun masih diliputi keraguan.

Orang-orang Arab Badui itu datang dari pedusunan. Mereka menganggap diri mereka sudah lama menjadi orang beriman. Padahal tidak! Mereka baru saja masuk Islam. Apabila mereka melanjutkan keislaman mereka dan mau belajar, maka keimanan pun akan masuk ke dalam hati mereka sedikit demi sedikit. Alloh berfirman:

Padahal, iman itu belum masuk ke dalam hati kalian. (QS.Al-Hujurat: 14)

Kata lamma (belum) menunjukkan sesuatu yang masih menjadi harapan. Maksudnya, iman baru akan masuk tapi engkau sudah menganggap beriman dari pertama kali sebagai bentuk penyucian terhadap diri sendiri. Maka, tidak perlu engkau mengatakan, Aku salafi! Aku atsari! Aku begini dan begini!

Hendaklah engkau mencari kebenaran dan mengamalkannya. Perbaikilah niatmu! Allohlah Yang Maha Mengetahui substansi nyatanya.

*Sumber :*

http://www.islamgold.com/view.php?gid=2&rid=89

Dari buku: Kitab Kasyfu Al-Haqaiq Al-Khafiyyah Inda MuddaI As-Salafiyyah Karya Syaikh Mutab bin Suryan Al-Ashimi Rahimahulloh.

????

Semoga bermanfaat. Ingat jangan *Jumud* klo ngaku2 *Salafy/Salafiyyin* Ahsan pahami Fatwa Masyayikh diatas tersebut.

Alfaqir Ilalloh Azza wa Jalla,

*Al Ustadz Abu Fayadh Muhammad Faisal Al Jawy al-Bantani, S.Pd, M.MPd, M.Pd, I bin Dr. H. Subo Sukamto Abu Ramadhan, M.Sc bin Mbah Robikun* *

Seorang Hamba Yang Mengharap Ridho RabbNya

Semoga bermanfaat info ini, Barokallohu fiikum.

Hasbunalloh Wanikmal Wakil Nikmal Maula Wanikman Nasir

****"""""******

Biografi Sekilas *Abu Fayadh*

Lahir di Jakarta, September sekitar tahun 1984

*Status:* Menikah

*Pendidikan Formal:*

- TK. Flamboyan Bekasi Kota

- SDN. Bekasi Timur 2 sekarang SDN.Bekasi Jaya 5

- MTS Ponpes NU Al Masthuriyyah Tipar Cisaat Sukabumi (Cuma Sampai Kelas 2)

- MTS Muhammadiyah 02 Kota Bekasi

- MAN 1 Kota Bekasi

- S1 FKIP Prodi PLS (Pendidikan Luar Sekolah) Untirta Banten (S.Pd)

- S2 Pascasarjana Pendidikan di Jakarta (M.MPd dan M.Pd, I)

Pendidikan Agama dan Umum:

- Belajar Mengaji di Rumah Iqro hingga Al Qur'an bersama Tokoh NU Bekasi: Ustadz H. Abdul Latif, S.Ag

- Membuat Ormas FPMB (Forum Pelajar Muslim Bekasi) Bersama Akhina Warsito

- Membuat Perkumpulan Remaja ROHIS se Bekasi yang tergabung dari Sekolah SMAN 4 dan MAN 1 Kota Bekasi yang bernama FORSITT (Forum Silaturahmi Tashfiyah dan Tarbiyah) bersama Akhina Gemal dan Akhina Ilham hingga FORSITT Cikal Bakal pendirian Radio R di Cileungsi Bogor dibubarkan karena menurut Salafy Kelompok Radio R: Tandzim/Ormas adalah Bid'ah padahal Masyayikh Rujukkan misal Asy Syaikh Ibnu Baaz Rahimahulloh Ta'ala mengatakan: *Salafiyyin boleh Berorganisasi jika membawa kepada kebaikan*, Fatwa pernah di muat pada Majalah Islam Internasional Qiblati, Pimpinan: Ustadzuna *KH. Dr. Abu Hamzah Agus Hasan Bashori, Lc, M.Ag*, dan bahkan Fatwa inipun diAamiinkan Oleh Ustadzuna *KH. Dr. Abu Mu'adz Achmad Rofi'i bin Muhasan Amir Al-Syirbuni, Lc, M.MPd* bahkan Kyai Dr. Achmad Rofi'i membuat Ormas Islam *Jum'iyyah An Najat Al Islamiyyah* dan mendapat Tazkiyah (Rekomendasi) dari berbagai Masyayikh Kabir yang membolehkan Salafy Boleh Berorganisasi dan ketika itu kajian Taklim *FORSITT* bertempat di Masjid Jami' Harapan Jaya Kota Bekasi, Pembicaranya: Arman Amri, Lc, Dr. Tjahjo Suprayogo, M.Si, Mudriika Ilyas, Lc, dllnya kebanyakan Da'i dari Yayasan Al Sofwa Lenteng Agung Jakarta.

- Mengaji Kitab Khusus karya Ulama2 A'imatut Da'wah An Najdiyyah di Rumah *Ustadz Ghana Pryadarizal An-Naedi, Lc* Hafidzhahulloh Ta'ala dengan Pematerinya *Ustadzuna Mujahid Dakwah Halawi Makmun, Lc, MA* Rahimahulloh Ta'ala bahas Kitab Kitab Al-Haq Wal Yaqiin fii A'dhawatil Thughoot wal Murtadin Min Kalami A'immatil Da'wah An-Najdiyyah

- Menghadiri dan bahkan mengadakan Taklim, Kajian Akbar atau Bedah Buku di Wilayah Bekasi Kota diantaranya di: Masjid Al Hikmah, Perumahan Irigasi Danita, Bekasi Timur, Masjid Riyadhul Jannah, Perumahan Duren Jaya, Bekasi Timur, Masjid Muhammad Ramadhan/MMR di Taman Galaxy, Bekasi Selatan, Masjid Nurul Islam Islamic Center Kota Bekasi, dengan Pembicara diantaranya: *KH. Dr. Farid Ahmad Okbah, Lc, M.Ag*, *KH. Dr. Ahmad Zain An Najah, Lc, MA*, *Ustadz Dr. Anung Al Hamat, Lc, M.Pd, I*, *Ustadz Tengku Zulkarnain, Lc*, *Ustadz Ahmad Syahidin, Lc, MA*, *Ustadz Abu Mufti Sirojudin Rabbani, S.Ag*, *Ustadz Drs. Makmun Murod*, *KH. Abu Jibril Abdurrahman*, Tokoh Ulama Bekasi Raya Kota dan Kabupaten dan masih banyak lagi Asatidz lainnya

- Ketika Kuliah menjadi Mahasiswa kesayangan Dosen Mata Kuliah PAI hingga dijadikan Asisten Dosen Beliau di Untirta yakni Almarhum Dr. Moechidin, S.Ag, M.Pd

- Pernah Menjadi Ketika Lulus Kuliah sebelum Hijrah ke Bekasi kembali menjadi Pembina HIMPAUDI/Himpunan Pendidikan Anak Usia Dini Kota Cilegon Banten dan Pembina HIMAPRODI/Himpunan Mahasiswa Program Studi PLS Untirta

- Bertemu dengan Abah Ustadzuna Drs. H. Hartono Ahmad Jaiz Hafidzhahulloh Ta'ala ketika beliau bedah Buku bersama Ustadz Dr. Nu'im Hidayat, M.Si (Ketua DDII Depok-Jawa Barat), di Bekasi Bedah Buku Aliran dan Paham Sesat di Indonesia, hingga belajar menulis dan berkesempatan kerumahnya Abah Hartono Ahmad Jaiz di Jakarta dan disuruh ke Kantor LPPI/Lembaga Pengkajian dan Penelitian Islam Pusat Jakarta bertemu KH. Amin Djamaluddin untuk Belajar Terkait Aliran dan Paham Sesat

- Menghadiri Taklim yang diadakan Oleh Yayasan Al Sofwa Lenteng Agung Jakarta yang sering dihadiri Kajiannya KH. Dr. Abu Hamzah Agus Hasan Bashori, Lc, M.Ag dari Malang Jawa Timur dan Ustadz Musthofa A'ini, Lc serta Pimpinan Pusat Al Irsyad: KH. Yusuf Usman Baisa, Lc

- Sharing Ilmu KeIslaman di eL-Data (Lembaga Dakwah dan Taklim) Ketika itu Markasnya di Gudang Peluru Jakarta Pimpinan: KH. Muhammad Yusuf Harun, Lc, MA

- Bergabung dengan Ormas An-Najat Al-islamiyyah dan di Amanahkan menjadi Ketua Bidang Remaja dan Kepemudaan Pimpinan KH. Dr. Achmad Rofi'i, Lc, M.MPd

- Diamanahkan Oleh para Asatidz seBekasi menjadi Dewan Syuro'/Penasehat GPAPB/Gerakan Pelajar Anti Pemurtadan Bekasi bersama Mantan Misionaris: Drs. H. Bernard Abdul Jabbar, M.Pd, dan saat itu Ketua GPAPB di Ketuai Oleh: *Andre Wijayanto* orang Asli Tanah BETAWI yg dibawah naungan *FAPB/Front Anti Pemurtadan Bekasi* yg di Ketuai: *Wawan Arwani Amin, Lc, M.Ag* saat ini *Ustadz Wawan* menjadi Pimpinan Ponpes khusus Putri/Muslimah di Pandeglang Banten

- Mendukung Atas didirikan sebuah Ormas Islam yg konsen dalam Bidang Mewaspadai Lintah Darat yang dinamakan *GARR/Gerakan Anti Rentenir dan Riba* yang di Komandoi kawan sendiri yakni: *Ustadz Ir. Verry Koestanto Abu Rafi'*

- Menjadi Kontributor di Bulletin Jum'at Lentera Dakwah Dewan Dakwah Islamiyyah Indonesia Bekasi dan Majalah Bulanan Syi'ar Islam dan pernah juga di Website Radio Dakta (www.dakta.com)

- Menjadi Kontributor di berbagai Situs Website Media Islam yakni diantaranya: nahimunkar.com (saat ini nahimunkar.org), remajaperubahan.org, Kiblatmuslimah.com, Syiahindonesia.com dan masih banyak lagi.

Kegiatan saat ini *Abu Fayadh* dikenal sebagai *Aktivis Anti Pemurtadan dan Aliran Sesat, Praktisi dan Pengamat PAUDNI/Pendidikan Anak Usia Dini Non Formal dan Informal, Aktivis Pendidikan dan Kemanusiaan dan Berdomisili di Bekasi Kota dan Kabupaten/Babelan City-Jawa Barat*

Disebarkan Oleh:

*Tholabul 'Ilmi 'Ala Manhaj Salaf*

Jika Bermanfaat Share info ini. Salam Ahadun Ahad Allohu Akbar Isy Kariman Aw Mut Syahidan

Ikuti Ulasan-Ulasan Menarik Lainnya dari Penulis Klik di Sini
Image

Artikel Lainnya

Image

Ndayung Rafting

Image

Pembelajaran Daring di Masa Pandemi Covid-19, Efektifkah?

Image

Lomba Membuat Komik Bertema Pahlawan Covid

Image

Menakar Kompetensi Profesional Guru Saat Pandemi Covid-19

Image

Peran Institusi Pendidikan dalam Perkembangan Ekonomi Syariah

Image

PPKM untuk Kepentingan Bersama

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

Ikuti

Image
Image
Image
× Image