Ini Alasan Mengapa Perusahaan Menggunakan Pendekatan Geosentris!

Image
Gina Atikah
Bisnis | Monday, 21 Jun 2021, 18:21 WIB

Pengertian Geosentris

Orientasi geosentris merupakan perpaduan etnosentris dan polisentris, yang melihat persamaan dan perbedaan dalam pasar dan negara, dan mencoba menciptakan strategi global guna merespon seluruh kebutuhan dan keinginan lokal (Arisma, 2018)

Orientasi bisnis global adalah geosentris, yakni menganggap pasar dunia memiliki persamaan-persamaan dan perbedaan-perbedaan, sehingga memungkinkan terciptanya strategi global yang memanfaatkan kesamaan-kesanmaan yang ada dan menanggapi perbedaan-perbedaan yang ada. Perusahaan global menjual produk global namun dengan variasi lokal (menyesuaikan produk global itu dengan kondisi setempat). Perusahaan global memiliki struktur organisasi dalam bentuk matriks atau campuran (Sihite, 2016).

Karakteristik Geosentris

Pendekatan geosentrik berusaha mencari orang terbaik untuk pekerjaan-pekerjaan penting melalui organisasi tanpa mempedulikan kewarganegaraannya. Kebijakan ini lebih menekankan kepada pentingnya kompetensi individu tanpa melihat ras maupun kebangsaannya. Pendekatan ini merupakan langkah praktis dalam memenuhi tantangan global terhadap aspek profesionalitas perusahaan. Akan tetapi pendekatan ini lebih jarang digunakan apabila dibandingkan dengan kedua pendeka-tan lainnya karena ada faktor-faktor seperti kurangnya efisiensi, tidak ekonomis, serta cen-derung rentan terhadap benturan perbedaan kultur dan budaya kerja antara pihak karyawan dengan pihak direksi. Belum lagi hambatan dalam regulasi hukum setempat dalam menem-patkan pekerja-pekerja asing dari negara yang berbeda-beda dengan jumlah yang tidak sedikit. (Mareta, 2018)

Kelebihan Pendekatan Geosentris:

1. Perusahaan mampu mengoptimalkan sumber daya manusianya

2. Memupuk kader executive internasional yang dapat bekerja diberbagai negara dengan berbagai budaya

3. Meningkatkan respon lokal

Kelemahan Pendekatan Geosentris

1. Kompleksitas kebijakan pekerja asing

2. Mahal : training, relokasi, kompensasi

Contoh Perusahaan Menggunakan Pendekatan Geosentris

unilever

Unilever Indonesia telah tumbuh menjadi salah satu perusahaan terdepan untuk produk Home and Personal Care serta Foods & Ice Cream di Indonesia. Rangkaian Produk Unilever Indonesia mencangkup brand-brand ternama yang disukai di dunia seperti Pepsodent, Lux, Lifebuoy, Dove, Sunsilk, Clear, Rexona, Vaseline, Rinso, Molto, Sunlight, Walls, Blue Band, Royco, Bango, dan lain-lain (Mareta, 2018).

Selama ini, tujuan perusahaan tetap sama, dimana Unilever bekerja untuk menciptakan masa depan yang lebih baik setiap hari; membuat pelanggan merasa nyaman, berpenampilan baik dan lebih menikmati kehidupan melalui brand dan jasa yang memberikan manfaat untuk mereka maupun orang lain; menginspirasi masyarakat untuk melakukan tindakan kecil setiap harinya yang bila digabungkan akan membuat perubahan besar bagi dunia dan senantiasa mengembangkan cara baru dalam berbisnis yang memungkinkan Unilever untuk tumbuh sekaligus mengurangi dampak lingkungan.

Alasan:

1. Produk-produknya yang mampu menembus pasar dunia dan produknya telah dinikmati oleh berbagai macam negeri di belahan dunia. Perusahaan ini mempunyai kualitas brand yang berskala internasional sehingga produknya mampu secara fleksibel dapat diterima oleh kalangan siapapun. Dan setiap hari di dunia masyarakat menggunakan produk unilever.

2. Unilever juga mempunyai yayasan berskala global yaitu yayasan yang bekerja sama dengan lima organisasi utama dunia, antara lain; oxfam, psi, save the children, unicef, dan the world food programme. Yayasan unilever berdedikasi untuk meningkatkan kualitas hidup melalui ketersediaan sanitasi dan akses terhadap air minum yang bersih, nutrisi penting, dan peningkatan kualitas diri. Unilever, memiliki tujuan untuk melipat gandakan bisnisnya sementara mengurangi dampak lingkungan, dan menyampaikan nilai sosial. Yayasan unilever adalah langkah utama yang diambil untuk memenuhi tujuan unilever dalam membantu jutaan jiwa untuk meningkatkan kesehatan, kesejahteraan, dan akhirnya menciptakan masa depan yang sustainable.

Referensi

Arisma, R. R. (2018). Manajemen Pemasaran Global. Retrieved June 1, 2021, from Wordpress: https://riarestyarisma.wordpress.com/2018/11/23/perusahaan-yang-berkaitan-dengan-pendekatan-ethnocentric-polycentric-regiocentric-dan-geocentric/

Mareta, E. (2018). Bussines. Retrieved 06 1, 2021, from Blogspot: http://elsamrt7.blogspot.com/2018/11/pendekatan-etnosentrik-polisentrik.html

Sihite, M. (2016). Bisnis Global. Jurnal Ilmiah Methonomi Vol. 2 No. 2, 96.

Ikuti Ulasan-Ulasan Menarik Lainnya dari Penulis Klik di Sini
Image

Sejarah Akuntansi Dunia

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Image

Tanya Senja

Image

Jangan Lengah, Kasus Covid Masih Tinggi

Image

Guru Harus Terus Belajar

Image

Gubernur WH Lepas 10 Ribu Bantuan Paket Sembako

Image

Saat Pandemi, Pendidikan Dipastikan Tak Berhenti!

Image

Kepsek di Banten Diminta jadi Satgas Covid 19, Begini Intruksinya!

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

Ikuti

Image
Image
Image
× Image