3 Cara Membuat Resume Profesional yang Bakal Dilirik HRD

Image
EKRUT Official
Olahraga | Monday, 31 May 2021, 15:35 WIB
www.ekrut.com

Resume merupakan salah satu dokumen penting yang menjadi persyaratan dalam proses rekrutmen kerja. Melalui sebuah resume kamu dapat menampilkan dan merepresentasikan dirimu kepada rekruter.

Resume sendiri merupakan dokumen formal yang menyuguhkan informasi dan gambaran terkait kualifikasi profesionalmu seperti pengalaman kerja, keterampilan, pendidikan, dan pencapaian penting yang relevan dengan posisi yang dilamar.

Resume yang terlihat profesional dan kuat akan memberikan nilai tambah bagimu serta dapat menonjolkan kamu dibanding kandidat lain.

Oleh karena itu, sangat penting untuk kamu mengetahui cara yang tepat dalam membuat resume agar kamu dilirik oleh HRD dan mendapatkan kesempatan wawancara! Jangan skip informasi berikut ini ya!

3 Cara membuat resume

Sebuah resume harus berisikan ringkasan jelas dan tepat tentang pengalamanmu dan kualifikasi kerja. Berikut ini 4 cara yang perlu kamu simak dalam membuat resume:

1. Informasi yang harus ada dalam resume

Resume yang kamu buat harus mencakup beberapa informasi di bawah ini:

- Detail kontak, tuliskan nama, alamat, nomor telefon, serta alamat emai profesionallmu dibagian atas resume.

- Objektif, informasi ini bersifat opsional, jika kamu ingin menulis tujuan resume, kamu dapat membuatnya secara singkat, padat, dan spesifik. Cantumkan pekerjaan yang kamu mau dan hal apa yang ingin kamu capai di pekerjaan tersebut.

- Profil, sama seperti objektif bagian profil bersifat opsional. Pada bagian ini kamu perlu memasukan ringkasan keterampilan, pengalaman yang kamu miliki, serta tujuan khusus untuk bidang pekerjaan yang kamu lamar.

- Pendidikan, kamu perlu mencantumkan gelar yang telah kamu capai mulai dari yang terbaru. Jangan lupa untuk mencantumkan institusi, lokasi, tanggal kelulusan, serta IPK dan penghargaan, publikasi dan projek yang pernah kamu ikuti dalam mencapai gelar tersebut.

- Pengalaman, tuliskan pengalaman yang kamu miliki mulai dari yang terbaru. Pengalaman yang perlu dicantumkan adalah pengalaman kerja, magang, serta kegiatan sukarelawan. Tuliskan juga nama perusahaan, posisi, dan tanggal pada tiap pengalaman. Kamu juga perlu mencantumkan tiga tugas utama, pencapaian, dan keterampilan penting yang kamu peroleh di tiap pengalaman. Jangan lupa untuk gunakan kata kerja tindakan dalam mendeskripsikan pencapaianmu, ya!

- Keterampilan, Masukan bahasa asing ataupun keterampilan lainnya yang kamu kuasai beserta tingkat kemahirannya.

- Pengalaman volunteer, bagian satu ini bersifat opsional, jika kamu mau kamu bisa menuliskan pengalaman volunteer-mu. Dengan ini, kamu dapat menonjolkan skill leadership, komunikasi, dan skills mu yang lain. Cantumkan juga nama organisasi, tanggal sukarela, dan pencapaian yang kamu capai.

- Hobi dan minat, bagian opsional lainnya adalah hobi dan minat. Kamu dapat mencantumkan hobi dan minatmu yang terkait dengan posisi yang kamu lamar.

2. Format resume

Dalam membuat resume kamu perlu mengikuti format berikut:

- Panjang resume, resume biasanya dibuat maksimal 2 halaman karena resume perlu dibuat sesingkat mungkin. Tapi, jika kamu bisa membuat ringkasan informasi dalam satu halaman maka itu lebih baik.

- Penggunaan font, hindari penggunaan font berornamen yang dapat membuat rekruter kesulitan dalam membaca resumemu. Ada baiknya kamu memilih font seperti Times New Roman, Arial, ataupun Calibri. Gunakan font dengan ukuran antara 10 sampai 12. Jangan lupa untuk membuat tulisan nama dan judul dengan ukuran lebih besar dan tebal.

- Margin halaman, Standarnya margin halaman yang digunakan pada sebagian resume adalah margin 1" di sisi atas, bawah, kiri, dan kanan halaman.

3. Hal-hal yang perlu kamu perhatikan dalam membuat sebuah resume

Kamu perlu untuk membuat setiap bagian menjadi seragam dalam resumemu. Misalkan kamu ingin mencetak tebal judul pengalamanmu, maka kamu harus menebalkan semua judul pengalamanmu tidak hanya satu. Informasi pribadi seperti tanggal ulang tahun, status pernikahan, berat badan, dan lainnya tidak perlu dicantumkan dalam resume yang kamu buat.

Jangan lupa untuk check kembali resume yang telah kamu buat sebelum kamu mengirimkannya kepada perusahaan. Pastikan ejaan, tata bahasa, nama perusahaan, dan nama orang yang kamu cantumkan sudah sesuai dan tepat. Jika perlu, mintalah bantuan dari kolega atau mentormu untuk memeriksa resumemu.

Ketahui juga contoh resume serta tips membuat resume yang selalu update melalui artikel ini.

Ikuti Ulasan-Ulasan Menarik Lainnya dari Penulis Klik di Sini
Image

Artikel Terkait

Artikel Lainnya

Image

LITERASI DIGITAL DAN PERAN GURU SAAT PANDEMI

Image

Pagebluk dan Wajah Murung Pendidikan Indonesia

Image

Jangan Kau Beri Tahu Kepada Mereka

Image

Andai pandemi pergi, MAHASISWA KESEHATAN MEMBUTUHKAN PRAKTIKUM DI LAPANGAN BUKAN SEKADAR TEORI

Image

Enam Tip Memilih Reksa Dana Terbaik untuk Pemula, Nomor 2 Sering Disepelekan

Image

PANDEMI CORONA MEREDA SEMUA KEMBALI CERIA

Kontak Info

Jl. Warung Buncit Raya No 37 Jakarta Selatan 12510 ext

Phone: 021 780 3747

marketing@republika.co.id (Marketing)

Ikuti

Image
Image
Image
× Image