Rahasia Mengolah Tutut Higienis Bebas Bau Amis
Kuliner | 2026-10-22 09:17:54
Mengingat tutut hidup di ekosistem lumpur sawah, kebersihan menjadi prioritas utama Bang Sofyan. Untuk menjaga mutu dan kepercayaan pelanggan, tutut segar diantarkan langsung oleh pemasok khusus setiap harinya.
Proses pengolahannya pun dilakukan dengan sangat teliti dan membutuhkan ketelatenan ekstra:
- Pembersihan Ekstra: Tutut digerus dan dicuci berulang kali hingga sisa lumpur benar-benar hilang.
- Pemotongan Ujung Cangkang: Bagian belakang cangkang ditautkan/dipotong. Selain membuang kotoran internal, langkah ini memudahkan penikmat tutut saat menyedot dagingnya nanti.
- Perebusan Rempah: Tutut direbus minimal dua jam menggunakan racikan bumbu dapur dan daun-daun aromatik seperti daun sereh, daun jeruk, serta daun salam.
"Proses masaknya paling cepat dua jam. Kalau direbus pakai daun sereh, salam, dan daun jeruk, baunya tidak akan amis dan lumpurnya hilang total," jelas Bang Sofyan
Lapak Bang Sofyan mulai beroperasi setiap harinya mulai pukul 20.00 WIB. Dalam sehari, ia rata-rata dapat menjual sekitar 40 porsi tutut hangat. Puncak keramaian biasanya terjadi pada malam Minggu, di mana banyak pengunjung sengaja datang untuk bersantai menikmati kuliner malam.
Satu porsi tutut olahan kaya rempah ini dijual dengan harga yang sangat merakyat, yakni Rp12.000 per porsi.
Di tengah gempuran kuliner modern, usaha tutut sawah Bang Sofyan di sepanjang jalan TMII tidak hanya menyajikan kelezatan cita rasa lokal yang hangat, tetapi juga merawat warisan usaha keluarga yang terus bertahan melayani para pencinta kuliner malam.
Disclaimer
Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.
