Dari Cerita Menjadi Permainan, Empat Siswa MAN 3 Bantul Ikuti Workshop Kreativitas Board Game
Eduaksi | 2026-10-16 16:28:32BANTUL (MAN 3 Bantul) – MAN 3 Bantul menugaskan empat siswa kelas X hingga XI untuk mengikuti kegiatan Workshop Literasi dan Kreativitas Board Game bertema “Dari Cerita Menjadi Permainan” yang diselenggarakan oleh Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta pada Kamis (15/10/26).
Kegiatan ini bertempat di Rumah Belajar Modern. Workshop ini menjadi salah satu wadah untuk mengembangkan kreativitas generasi muda melalui perpaduan literasi, cerita, dan permainan edukatif.
Melalui tema “Dari Cerita Menjadi Permainan”, peserta diajak mengenal potensi cerita sebagai sumber inspirasi dalam menciptakan permainan papan (board game). Kegiatan ini membuka ruang bagi siswa untuk mengeksplorasi ide, mengembangkan imajinasi, serta memahami bagaimana sebuah cerita dapat diolah menjadi permainan yang menarik dan interaktif.
Keikutsertaan empat siswa MAN 3 Bantul diharapkan dapat memberikan pengalaman baru dalam mengembangkan keterampilan berpikir kreatif, berkomunikasi, dan berkolaborasi. Selain itu, kegiatan ini menjadi kesempatan bagi siswa untuk mengenal bentuk pengembangan literasi yang lebih inovatif dan menyenangkan.
Partisipasi MAN 3 Bantul dalam kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya mendukung penguatan budaya literasi di lingkungan madrasah. Literasi tidak hanya berkaitan dengan membaca dan menulis, tetapi juga mencakup kemampuan mengolah informasi, menuangkan gagasan, serta menghasilkan karya kreatif yang bermanfaat.
Dengan mengikuti workshop ini, para siswa diharapkan memperoleh inspirasi untuk mengembangkan ide-ide kreatif berbasis cerita dan permainan. Pengalaman tersebut diharapkan dapat dibagikan kepada teman-teman di madrasah sehingga semangat literasi dan kreativitas semakin tumbuh di kalangan peserta didik MAN 3 Bantul. (Pr)
Disclaimer
Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.
