Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image humas ump

Muhammadiyah Groundbreaking Pabrik Obat Pertama di Kabupaten Kendal

Info Terkini | 2026-10-07 20:25:48

Acara Groundbreaking pembangunan pabrik dilaksanakan di Kabupaten Kendal, Rabu (7/10/2026). Investasi PT Ausilabs Pharma berkolaborasi dengan Ampro Singapore dan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah melalui Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP).

Pembangunan pabrik ini diarahkan untuk memperkuat industri farmasi sekaligus membuka ruang hilirisasi hasil riset perguruan tinggi menuju industri manufaktur. Kolaborasi juga membawa agenda alih teknologi, pemberdayaan tenaga kerja lokal, pemanfaatan sumber daya setempat, serta pengembangan produk dengan perhatian terhadap sertifikasi halal.

Chairman PT Ausilabs Pharma, Rupesh Singh, menyatakan optimisme terhadap masa depan industri farmasi Indonesia.

"Kami sangat percaya pada masa depan farmasi Indonesia. Menurut Rupesh, kolaborasi dengan Muhammadiyah menjadi bagian penting dalam pengembangan investasi tersebut. Kami juga bangga berkolaborasi dengan Muhammadiyah yang kuat di sektor pendidikan dan kesehatan, terlebih dengan adanya fokus pada sertifikasi halal yang sejalan dengan visi PT AUSILABS Pharma,” ujarnya.

Sedangkan Komisaris PT Ausilabs Pharma Indonesia sekaligus Rektor Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), Prof. Dr. Jebul Suroso, menegaskan bahwa langkah ini mewujudkan semangat PP Muhammadiyah dan PWM Jawa Tengah dalam mendorong hilirisasi industri dan kedaulatan ekonomi.

"Keberadaan pabrik obat tersebut secara langsung menjembatani kapasitas riset perguruan tinggi dengan kebutuhan industri manufaktur," ungkapnya.

Lebih lanjut ia menambahkan bagi Universitas Muhammadiyah Purwokerto, integrasi antara Fakultas Kedokteran, Ilmu Kesehatan, Farmasi, serta unit amal usaha rumah sakit kini memiliki wadah hilirisasi riset yang konkret, terukur, dan mampu memasok kebutuhan rantai pasok layanan kesehatan secara berkelanjutan.

Ketua PWM Jawa Tengah, Dr. KH. Tafsir, M.Ag., menegaskan bahwa pendirian pabrik obat ini adalah wujud nyata dakwah Muhammadiyah di ranah kesehatan dan ekonomi strategis.

"Muhammadiyah selama ini telah mengelola ratusan rumah sakit dan klinik. Namun, kekuatan pelayanan kesehatan tersebut harus diimbangi dengan kedaulatan industri obat dan rantai pasoknya. Groundbreaking ini membuktikan Muhammadiyah terus membuka ruang kolaborasi produktif dengan sektor publik dan swasta guna memberikan multiplier effect bagi perekonomian umat dan ketahanan kesehatan nasional," tutur Kyai Tafsir

Chairman of Ampro, Mr. Mohd Ismail Shariff, menegaskan komitmen jangka panjang investor untuk membangun infrastruktur industri obat berstandar global di Indonesia.

"Visi kami adalah from investment to impact. Melalui kapabilitas manufaktur terkini dan komitmen jangka panjang, Ampro bersama PT Ausilabs Pharma Indonesia siap berkontribusi aktif memperkuat ekosistem farmasi Indonesia, membuka ribuan peluang kerja, serta menghadirkan transfer keahlian teknologi di tingkat regional,” tegas Ismail.

Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kepercayaan investor yang memilih Kabupaten Kendal sebagai lokasi pembangunan pabrik PT Ausilabs Pharma Indonesia. Investasi tersebut diharapkan memberikan dampak positif bagi Kabupaten Kendal. (*/Chy)

Artikel lengkap dapat diakses DISINI

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image