Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Ilham Tirta

Siti Zuhro: Demokrasi Era SBY Dulu Dianggap Biasa, Kini Terasa Luar Biasa

Politik | 2026-09-01 18:34:30
Para pakar memberikan pandangan dalam acara Sarasehan 25 Tahun Partai Demokrat.

JAKARTA -- Keberhasilan menjaga demokrasi pada masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang diusung Partai Demokrat dulu (2004-2014), membawa tanggung jawab besar bagi Partai Demokrat hari ini. Setelah memasuki usia 25 tahun, Demokrat dinilai memiliki kewajiban untuk memastikan pilar-pilar demokrasi tetap bekerja secara optimal di tengah perubahan politik Indonesia.

Profesor Riset BRIN, Siti Zuhro menyebut pengalaman pemerintahan SBY menunjukkan bahwa stabilitas politik dan demokrasi tidak harus dipertentangkan. Stabilitas dapat dibangun bersamaan dengan penghormatan terhadap netralitas instrumen negara dan disiplin dalam menjalankan demokrasi.

"Dulu kita pikir itu hal biasa. Sekarang terasa luar biasa. Incredible,” ujar Zuhro dalam acara Sarasehan 25 Tahun Partai Demokrat.

Alumnus Curtin University, Australia itu juga menilai Indonesia perlu mulai melakukan evaluasi serius terhadap sistem politik dan tata kelola pemerintahan yang telah berjalan lebih dari dua dekade sejak Reformasi. Salah satu yang perlu dikaji adalah efektivitas desentralisasi dan multi-level governance dalam menghasilkan pemerintahan yang efektif dan benar-benar melayani masyarakat.

“Pekerjaan rumah terbesar kita ke depan adalah menata ulang sistem politik nasional. Multi-level governance melalui sistem desentralisasi perlu kita kaji kembali kualitas dan efektivitasnya,” kata peneliti utama ilmu politik BRIN tersebut.

Menurut Zuhro, evaluasi itu tidak berarti membalikkan arah Reformasi, tetapi memastikan desain kelembagaan demokrasi mampu menjawab perubahan zaman. Setelah lebih dari seperempat abad Reformasi, demokrasi Indonesia perlu bergerak dari sekadar keberhasilan membangun prosedur dan institusi menuju peningkatan kualitas pemerintahan dan efektivitas pelayanan kepada masyarakat.

Sarasehan 25 Tahun Partai Demokrat dihadiri Ketua Umum Partai Demokrat yang juga Menko Infrastruktur dan Pembangunan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Wakil Ketua MPR Edhie Baskoro Yudhoyono, Menteri Transmigrasi Iftitah Sulaiman Suryanegara, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, Sekjen Partai Demokrat Herman Khaeron, Bendahara Umum Irwan Fecho, para Anggota DPR RI, dan lainnya.

Sarasehan HUT PD ini dimoderatori langsung oleh Kepala Badan Riset dan Inovasi Strategis (BRAINS) Partai Demokrat, Ahmad Khoirul Umam. Acara ini menghadirkan para pakar, antara lain Prof Greg Barton, Prof Burhanuddin Muhtadi, Yenny Wahid, Prof Hermanto Siregar, Prof Siti Zuhro, dan Prof Hikmahanto Juwana.

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image