Puisi: Diam Tapi Suka
Sastra | 2026-08-04 19:13:34Diam Tapi Suka
Aku terpaku saat melihatmu
Wajahmu bersih dan tampak suci
Matamu indah bagai bulan malam
Seperti bidadari yang turun ke bumi
Mulutku terkunci tidak bersuara
Tak ada kata yang bisa
Ku ucap
Namun hatiku terus berbisik
menyimpan rasa yang kian mantap
Wahai wanita impian
Hatiku
Kehadiranmu membawa kedamaian
Membuat jiwaku tenang dan hangat
Setiap kali kita saling berhadapan
Meski aku hanya bisa mengadu
Rasa kagumku tak pernah pudar
Dalam hening aku menyukaimu
Dengan tulus dan rasa
Yang sayang dalam
Aprianus Gregorian Bahtera
Sanjuan 02 Kupang 04 Agustus 2026
Disclaimer
Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.
