Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Aprianus Gregorian Bahtera

Sunyi Membunuh Perlahan

Sastra | 2026-07-24 20:33:24

Sunyi memakan semua suaraku

Tak ada cahaya yang datang mendekat

Aku tersesat di dalam pikiranku sendiri

Berusaha keluar, tapi tetap terjatuh

Hati-hari lewat tanpa arti

Aku tersenyum padahal hati sedang sakit

Aku tenggelam dalam ragu dan takut

rasanya luka ini tidak akan pernah selesai

Orang-orang di dekatku terlihat samar

mereka tidak tahu

tidak mengerti rasa sakit ku

Ada luka yang kusimpan dalam diam

Aku mencari makna di tengah tenggelam

Aku terikat oleh kegelapan yang menyesakkan

Tidak ada jalan, tidak ada terang

Hanya ada sepi yang menemani

Dan hati yang terus terbelenggu

Aprianus Gregorian Bahtera

Aprianus Gregorian BahteraFakultas Filsafat Universitas Widya Mandira kupang

Liliba, Jumat 24 Juli 2026

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image