Puisi: Bukan Kandang, Ini Hati
Sastra | 2026-06-21 15:15:53Kenapa matamu selalu mencari salahku
Padahal tanganku sudah buka lebar
Isinya cinta utuh, tanpa sisa
Sudah kuberikan semua
Saya tidak pernah pasang tuntutan
Tidak pernah ikat langkahmu
Yang kupasang cuma satu: percaya
Percaya pada dewasa mu
mencintai
Bagiku cinta itu bukan kandang
Bukan kunci, bukan rantai di pintu
Cinta itu tanah luas kau pijak
Kau bebas lari, kau bebas pulang
Aku beri kau langit, bukan tembok
Biar kau paham mana sayap, mana jerat
Biarlah kau mengerti cara mencintai yang benar
Bukan karena takut cinta dari tekanan
tapi karena mau cinta dari kesadaran
Jadi jangan balas cintaku karena tugasku
Jangan peluk aku karena perintahku
Kalau kau berhenti, singgah lah karena hatimu
Kalau kau setia, setialah karena kau mau
Aku cukup jadi rumah
Yang pintunya terbuka
Tidak pernah dikunci
Tidak pernah curiga
Tinggal kau pilih
mau jadi tamu atau
Mau jadi pulang dan menetap
Oleh Aprianus Gregorian Bahtera
Fakultas filsafat
Disclaimer
Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.
