Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image FauzanKamil_047

Demokrasi Indonesia Berlandaskan Pancasila

Eduaksi | 2026-05-24 16:40:25

Demokrasi Indonesia yang berlandaskan Pancasila pada dasarnya adalah sistem pemerintahan yang menempatkan rakyat sebagai pemegang kekuasaan tertinggi, tetapi pelaksanaannya tetap harus mengikuti nilai-nilai Pancasila. Sistem ini tidak hanya menekankan kebebasan dalam berpendapat atau memilih pemimpin, tetapi juga mengutamakan musyawarah, menjaga persatuan, dan menciptakan keadilan bagi seluruh masyarakat. Jadi, demokrasi di Indonesia bukan sekadar soal suara terbanyak, tetapi juga bagaimana keputusan yang diambil dapat membawa manfaat bersama.

Agar sistem demokrasi dapat berjalan dengan baik, terdapat beberapa instrumen penting yang mendukungnya, seperti UUD 1945 sebagai dasar hukum negara, lembaga negara yang memiliki tugas dan fungsi masing-masing, serta pemilu sebagai sarana bagi rakyat untuk menggunakan hak politiknya. Pemilu menjadi salah satu bukti nyata bahwa masyarakat memiliki kesempatan untuk ikut menentukan arah pemerintahan dan memilih pemimpin secara langsung.

Meskipun begitu, pelaksanaan demokrasi di Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan. Masih terdapat praktik politik uang, korupsi, politik dinasti, hingga adanya kelompok tertentu yang memiliki pengaruh besar dalam dunia politik. Selain itu, rendahnya literasi politik masyarakat juga menjadi hambatan karena dapat memengaruhi cara masyarakat memahami dan menilai berbagai kebijakan yang ada.

Menurut saya, demokrasi tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga masyarakat. Demokrasi yang baik bukan hanya tentang datang ke tempat pemungutan suara saat pemilu, melainkan juga bagaimana masyarakat ikut peduli, kritis, dan mengawasi kebijakan yang dibuat pemerintah. Dengan begitu, nilai-nilai Pancasila tidak hanya menjadi konsep tertulis, tetapi benar-benar diterapkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image