Hadits Tentang Rukun Iman
Agama | 2026-05-08 13:19:13
Rukun Iman
Rukun iman adalah dasar kepercayaan yang wajib diyakini oleh setiap umat Islam. Kata “rukun” berarti pokok atau dasar. Sedangkan “iman” berarti percaya dengan sepenuh hati. Jadi, rukun iman adalah dasar-dasar kepercayaan dalam agama islam yang harus diyakini dengan hati, diucapkan dengan lisan, dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara itu berdasarkan hadits riwayat muslim, Nabi Muhammad SAW pernah di datangi oleh Malaikat Jibril. Jibril bertanya mengenai iman.
Malaikat Jibril bertanya:
فَأَخْبِرْنِي عَنِ الِْيْمَانِ
“kabarkanlah kepadaku, apa itu iman?”
Nabi Muhammad SAW menjawab:
أَنْ تُؤْمِنَ بِالِله، وَمَلائِكَتِهِ، وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ، وَالْيَوْمِ الَآخِرِ، وَتُؤْمِنَ بِالقَدَرِ خَيْرِهِ وَشَ ِ'رهِ )رَوَاهُ مُسْلِ م(
Artinya: “Engkau beriman kepada Allah, malaikatnya, kitab-kitabnya, rasul-rasulnya, hari akhir, dan engkau beriman kepada takdir baik maupun buruk” (HR, Muslim).
Rukun iman berjumlah enam, yaitu:
1. Iman kepada Allah SWT
2. Iman kepada malaikat Allah
3. Iman kepada kitab-kitab Allah
4. Iman kepada rasul-rasul Allah
5. Iman kepada hari akhir
6. Iman kepada qada dan qadar
Sebagai seorang muslim, kita harus percaya kepada keenam rukun iman tersebut karena menjadi pedoman hidup agar selalu berada di jalan yang benar.
Penjelasan Keenam Rukun Iman
1. Iman kepada Allah SWT
Iman kepada Allah SWT berarti percaya bahwa Allah adalah Tuhan Yang Maha Esa, pencipta seluruh alam semesta, serta tempat manusia bergantung dan memohon pertolongan. Allah SWT memiliki sifat-sifat sempurna dan tidak ada yang dapat menyamai-nya.
Contoh perilaku beriman kepada Allah SWT:
• Rajin Shalat dan berdo’a
• Bersyukur atas nikmat Allah
• Menjauhi larangannya
2. Iman Kepada Malaikat Allah
Malaikat adalah makhluk ciptaan Allah SWT yang terbuat dari cahaya dan selalu taat kepada perintahnya. Malaikat memiliki tugas masing-masing, seperti Malaikat Jibril yang menyampaikan wahyu dan Malaikat Raqib serta Atid yang mencatat amal baik dan buruk.
Contoh perilaku beriman kepada malaikat:
• Berhati-hati dalam bertindak
• Selalu berkata jujur
• Rajin beribadah
• Menjahui perbuatan dosa
3. Iman Kepada Kitab-Kitab Allah
Dr. Abdul Majid Az-Zindani menerangkan bahwa beriman dengan kitab-kitab artinya membenarkan secara pasti bahwa seluruh kitab tersebut diturunkan dari sisi Allah dan bahwa Allah berbicara secara hakiki dengan kitab-kitab tersebut.
Allah SWT berfirman:
هاللَُّ لََ إَِٰلَهَ إِ هلَ هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ
نَ هزلَ عَلَيْكَ الْكِتَابَ بِالْحَ 'قِ مُصَدِ'قًا لِمَا بَيْنَ يَدَيْهِ وَأَنْزَلَ التهوْرَاةَ وَالِْنْْجِيلَ
“Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia. Yang hidup kekal lagi terus menerus mengurus makhluk-Nya.”
“Dia menurunkan Al Kitab (Al Quran) kepadamu dengan sebenarnya; membenarkan kitab yang telah diturunkan sebelumnya dan menurunkan Taurat dan Injil.” [Ali Imran:2-3]
Allah SWT menurunkan kitab-kitab sebagai petunjuk hidup manusia. Kitab-kitab Allah yang wajib diketahui yaitu:
1. Kitab Taurat kepada Nabi Musa AS
2. Kitab Zabur kepada Nabi Daus AS
3. Kitab Injil kepada Nabi Isa AS
4. Al-Qur’an kepada Nabi Muhammad SAW
Contoh perilaku beriman kepada kitab-kitab Allah:
• Membaca Al-Qur’an
• Mengamalkan isi Al-Qur’an
• Menghormati kitab suci
• Belajar ajaran agama dengan sungguh-sungguh
4. Iman Kepada Rasul-Rasul Allah
Rasul adalah utusan Allah yang diberi wahyu untuk disampaikan kepada umat manusia. Rasul mengajarkan kebaikan, kejujuran, dan cara hidup yang benar. Nabi Muhammad SAW adalah rasul terakhir yang menjadi teladan bagi seluruh umat manusia.
Contoh perilaku beriman kepada rasul:
• Meneladani sifat jujur Rasulullah SAW
• Mengikuti ajaran Nabi Muhammad SAW
• Bersikap sabar dan amanah
• Menghormati para nabi dan rasul
5. Iman Kepada Hari Akhir
Hari akhir adalah hari berakhirnya kehidupan di dunia dan dimulainya kehidupan di akhirat. Pada hari itu semua manusia akan dibangkitkan dan diminta pertanggungjawaban atas perbuatannya selama hidup di dunia.
Contoh perilaku beriman kepada hari akhir:
• Rajin beribadah
• Menjauhi perbuatan maksiat
• Memperbanyak Amal baik
• Selalu berbuat jujur dan adil
6. Iman kepada Qada dan Qadar
Qada dan Qadar berarti percaya bahwa segala sesuatu yang terjadi di dunia telah ditetapkan oleh Allah SWT. Walaupun begitu, manusia tetap harus berusaha dan berdo’a untuk mencapai kesuksesan.
Contoh perilaku beriman kepada Qada dan Qadar:
• Bersabar saat mendapat musibah
• Tidak mudah putus asa
• Rajin berusaha dan berdo’a
• Bersyukur atas hasil yang diperoleh
Kesimpulan
Rukun iman adalah dasar keyakinan umat islam yang wajib dipercaya dan diamalkan. Keenam rukun iman saling berkaitan dan menjadi pedoman hidup bagi setiap muslim. Dengan memahami serta mengamalkan rukun iman. Kita dapat menjadi manusia yang berakhlak baik, taat kepada Allah SWT, dan bermanfaat bagi orang lain, Oleh karena itu, setiap umat islam harus mempelajari dan menerapkan rukun iman dalam kehidupan sehari-hari.
Nama : HANIFAH SHARFINA
NIM : 1251330085
Dosen : MUHAMMAD FIRDAUS, Lc.,MA.,Ph.D
Tugas UTS Hadits
Disclaimer
Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.
