Keutamaan Berkata Baik dalam Perspektif Hadis
Agama | 2026-05-08 11:23:41Dalam kehidupan sehari-hari, manusia tidak lepas dari aktivitas berbicara. Lisan dapat menjadi sumber kebaikan, namun juga bisa menjadi penyebab keburukan jika tidak dijaga. Banyak konflik, pertengkaran, bahkan perpecahan terjadi karena ucapan yang tidak baik.
Dalam ajaran Islam, menjaga lisan merupakan hal yang sangat penting. Rasulullah SAW memberikan tuntunan agar umatnya selalu berkata baik atau lebih baik diam. Hal ini menunjukkan bahwa ucapan memiliki pengaruh besar terhadap diri sendiri maupun orang lain.
Di era modern, terutama dengan adanya media sosial, seseorang dapat dengan mudah menyampaikan pendapat tanpa memikirkan dampaknya. Oleh karena itu, penting untuk memahami keutamaan berkata baik berdasarkan hadis Nabi agar dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Hadis itu memiliki sanad yang sahih dan makna yang sangat relevan dengan kehidupan saat ini. Dengan menjaga lisan, seseorang dapat menghindari dosa serta menciptakan hubungan yang baik dengan sesama.
Sebagai umat Muslim, hendaknya kita selalu menjaga ucapan dalam kehidupan sehari-hari. Berpikir sebelum berbicara dan menggunakan lisan untuk kebaikan merupakan bentuk pengamalan ajaran Nabi Muhammad SAW.
Disclaimer
Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.
