Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image syakroni 123

Dorong Motivasi Siswa Mahasiswa UPI Gunakan Teknologi Games dalam Pembelajaran Matematika

Pendidikan | 2026-05-04 09:37:18
Santri DMU bersama mahasiswa Magister Pendidikan Matematika UPI (sumber: dokumentasi pribadi).

Mahasiswa Program Magister Pendidikan Matematika Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan memanfaatkan teknologi berbasis games edukasi sebagai media pembelajaran interaktif. Kegiatan ini dilaksanakan di Pondok Pesantren Modern Darul Mukhlisin (DMU), Bandung, Jawa Barat.

Pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran ini bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi siswa dalam memahami materi matematika. Selama ini, matematika kerap dianggap sebagai mata pelajaran yang sulit karena siswa belum menemukan metode belajar yang nyaman dan mampu mendorong motivasi mereka. Melalui pendekatan games edukasi, mahasiswa UPI berupaya menghadirkan pengalaman belajar yang lebih menyenangkan dan bermakna.

Kegiatan ini difokuskan pada materi transformasi geometri untuk jenjang Aliyah. Metode pembelajaran berbasis games dipilih untuk meningkatkan interaksi, keterlibatan, serta motivasi belajar siswa. Selama kegiatan berlangsung, para siswa terlihat antusias dan aktif mengikuti setiap tahapan pembelajaran yang disajikan melalui permainan edukatif.

Santri DMU belajar matematika melalui games edukasi (sumber: dokumentasi pribadi).

Ketua tim pengabdian, Alim Wicaksono, menjelaskan bahwa inovasi ini tidak hanya berfungsi sebagai media pembelajaran interaktif, tetapi juga memberikan tantangan yang mampu membangun rasa percaya diri siswa dalam menyelesaikan soal matematika. “Dalam games ini terdapat beberapa level yang harus diselesaikan secara bertahap. Siswa yang berhasil menyelesaikan satu tahap dapat melanjutkan ke tahap berikutnya. Hal ini membuat mereka lebih tertantang dan terlibat aktif dalam proses pembelajaran,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa soal-soal yang disajikan dalam bentuk games cenderung lebih menarik, sehingga mendorong siswa untuk saling berinteraksi dan memberikan respons. Kondisi ini menciptakan suasana belajar yang lebih hidup karena siswa tidak hanya menjadi penerima materi, tetapi juga berperan aktif dalam proses pembelajaran.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari pimpinan Pondok Pesantren DMU, Dwi Saputra. Ia mengapresiasi inovasi yang dibawa oleh mahasiswa UPI dan menilai program ini memberikan pengalaman baru bagi para siswa dalam memanfaatkan teknologi pembelajaran.

“Kami berharap kegiatan seperti ini tidak berhenti sampai di sini, tetapi dapat terus berlanjut dengan inovasi-inovasi lainnya demi meningkatkan kualitas pendidikan di pesantren,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, terlihat bahwa penggunaan media pembelajaran yang tepat mampu menciptakan suasana belajar yang lebih menyenangkan serta memudahkan siswa dalam memahami materi. Ke depan, diharapkan terjalin kerja sama berkelanjutan antara pihak universitas dan pesantren, sehingga berbagai inovasi multimedia pendidikan dapat dimanfaatkan secara optimal.

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image