Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image umi Muawanah

Rajut Silaturahmi, Ukir Memori: Reuni Akbar dan Syawalan Keluarga Besar MAN 3 Bantul

Guru Menulis | 2026-04-13 09:14:53

Suasana hangat dan penuh kerinduan menyelimuti lingkungan MAN 3 Bantul pada Sabtu, 11 April 2026. Dalam semangat Idulfitri yang masih terasa kental, madrasah ini menggelar acara Syawalan dan Halal bi Halal yang istimewa. Acara ini bukan sekadar seremoni keagamaan biasa, melainkan menjadi ajang reuni akbar bagi seluruh keluarga besar Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), baik yang masih aktif menjabat maupun mereka yang telah purnatugas atau berpindah tugas.

Kehadiran para mantan kepala madrasah, mantan kepala Tata Usaha (TU), serta purnakaryawan GTK memberikan warna tersendiri dalam perhelatan ini. Momentum "temu kangen" ini menjadi jembatan lintas generasi untuk saling bertukar kabar dan mengenang kembali masa-masa pengabdian di MAN 3 Bantul. Gelak tawa dan pelukan hangat mewarnai setiap sudut ruangan, membuktikan bahwa ikatan kekeluargaan yang telah terbangun selama puluhan tahun tidak luntur oleh perpisahan kedinasan.

Dalam sambutannya, perwakilan pimpinan madrasah menekankan bahwa kemajuan yang diraih MAN 3 Bantul saat ini tidak lepas dari fondasi kuat yang telah diletakkan oleh para pendahulu. Acara ini menjadi bentuk penghormatan setinggi-tingginya kepada para senior yang telah mendidikasikan tenaga dan pikiran mereka demi kejayaan madrasah. Sinergi antara semangat pendahulu dan inovasi generasi penerus diharapkan terus terjaga demi membawa institusi ini ke level yang lebih tinggi.

Acara Syawalan keluarga besar MAN 3 Bantul tahun ini terasa semakin bermakna dengan kehadiran Dr. KH. Anis Masduqi, Lc., M.S.I., pengasuh Pondok Pesantren Al Hadi II Krapyak, sebagai pengisi tausiyah utama. Dalam uraiannya yang bernas dan menyejukkan, beliau menekankan bahwa esensi Halal bi Halal adalah transformasi spiritual dari kesalehan individu menuju kesalehan sosial. Dengan gaya penyampaian yang intelektual namun tetap membumi, beliau mengajak seluruh GTK dan para purnatugas untuk menjadikan momentum Syawal sebagai titik balik dalam memperkuat integritas dan keikhlasan dalam berkhidmat di dunia pendidikan.

Kehadiran sosok ulama akademisi seperti Dr. KH. Anis Masduqi memberikan siraman rohani yang mendalam bagi seluruh hadirin yang memenuhi ruangan. Beliau mengingatkan bahwa keberkahan sebuah institusi pendidikan, seperti MAN 3 Bantul, sangat bergantung pada eratnya tali silaturahmi dan saling rida di antara para pejuangnya. Pesan-pesan tentang pentingnya menjaga lisan dan hati yang bersih menjadi bekal berharga bagi para peserta reuni akbar tersebut untuk kembali melangkah dengan semangat baru, membawa kedamaian serta keharmonisan dalam setiap pengabdian mereka di masa depan.

Prosesi Halal bi Halal berlangsung dengan khidmat, di mana seluruh hadirin saling berjabat tangan dan memaafkan satu sama lain. Suasana religius semakin terasa dengan tausiyah singkat yang mengingatkan pentingnya menjaga tali silaturahmi untuk memperpanjang usia dan melapangkan rezeki. Tidak hanya sekadar maaf-memaafkan secara lisan, acara ini juga menjadi wadah konsolidasi batin untuk memperkuat soliditas internal keluarga besar GTK.

Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah yang berlangsung sangat cair. Banyak dari para mantan GTK yang merasa terharu melihat perkembangan fisik maupun prestasi yang telah dicapai MAN 3 Bantul saat ini. Pertemuan pada Sabtu siang itu berakhir dengan komitmen bersama untuk terus menjaga komunikasi, membuktikan bahwa sekali menjadi bagian dari keluarga MAN 3 Bantul, maka akan tetap menjadi keluarga selamanya.(umi)

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image