Harga Naik, Dompet Menipis: Dampak Inflasi terhadap Daya Beli Masyarakat Menengah ke Bawah
Bisnis | 2026-04-03 09:09:32
Inflasi merupakan fenomena ekonomi yang tidak dapat dihindari dan sering kali terjadi di suatu negara. Kenaikan harga barang dan jasa secara umum ini membawa dampak besar terhadap kehidupan masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, salah satu contohnya yang saat ini terjadi kenaikan harga plastik dengan harga Rp. 7000 menjadi Rp. 11.000. Ketika inflasi meningkat, nilai uang yang dimiliki masyarakat akan menurun, sehingga jumlah barang atau jasa yang dapat dibeli menjadi lebih sedikit. Kondisi ini tentu menjadi tantangan besar, khususnya bagi masyarakat menengah ke bawah yang memiliki keterbatasan pendapatan.
inflasi menyebabkan penurunan daya beli masyarakat. Hal ini terjadi karena kenaikan harga tidak selalu diikuti dengan peningkatan pendapatan. Akibatnya, masyarakat harus mengeluarkan lebih banyak uang untuk membeli kebutuhan yang sama. Bagi kelompok menengah ke bawah, kondisi ini sangat memberatkan karena sebagian besar pendapatan mereka digunakan untuk memenuhi kebutuhan pokok seperti makanan, transportasi, dan tempat tinggal.
Dampak inflasi juga terlihat dari perubahan pola konsumsi masyarakat. Banyak keluarga mulai mengurangi pengeluaran, beralih ke produk yang lebih murah, atau bahkan menghapus beberapa kebutuhan dari daftar belanja mereka. Tidak jarang pula masyarakat menunda pembelian barang sekunder demi menjaga kestabilan keuangan. Perubahan ini menunjukkan bahwa inflasi tidak hanya berdampak pada perekonomian secara makro, tetapi juga mempengaruhi keputusan sehari-hari dalam rumah tangga.
Dalam menghadapi inflasi, peran pemerintah sangat penting untuk menjaga stabilitas perekonomian. Kebijakan seperti pengendalian harga, subsidi, serta pengaturan distribusi barang menjadi langkah yang dapat dilakukan untuk menekan dampak inflasi. Di sisi lain, masyarakat juga perlu lebih bijak dalam mengelola keuangan, seperti membuat anggaran.
Inflasi mempunyai dampak yang signifikan terhadap daya beli masyarakat, terutama bagi kelompok menengah ke bawah. Kenaikan harga yang tidak diimbangi dengan peningkatan pendapatan dapat menurunkan kualitas hidup dan menambah tekanan ekonomi rumah tangga. Oleh karena itu, diperlukan kerja sama antara pemerintah dan masyarakat untuk mengendalikan inflasi agar kesejahteraan tetap terjaga.
Penulis: Anya Watina Nabillah Ruhiyat, Universitas Pamulang, Fakultas Ekonomi dan Bisnis,Program Studi Manajemen
Disclaimer
Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.
