Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image DEA AUDINA SYAHRANI

Pembinaan Karakter dan Adab kepada Anak Panti Asuhan Al-Yamin

Guru Menulis | 2026-02-25 18:44:09
Pendidikan Islam memiliki karakteristik yang khas, salah satunya adalah penekanan pada pembentukan akhlak dan adab kepada anak. Dalam perspektif Islam, tujuan utama pendidikan tidak hanya untuk mencetak individu yang cerdas secara intelektual, tetapi juga membentuk pribadi yang beradab dan bermoral.

MAHASISWI UIN RADEN FATAH PALEMBANG juga mengajarkan pentingnya jujur, karena jujur sesuatu yang mudah dipikirkan, tetapi seringkali sulit diucapkan. Jujur adalah sikap lurus hati, makna dari sikap lurus hati adalah tidak mengatakan suatu kebohongan. Jujur juga sikap yang menampilkan sesuatu yang sebenar-benarnya. Dalam implemtasinya bahwa kejujuran tidak hanya kepada orang lain. Namun juga pada diri sendiri.

Kejujuran salah satu hal yang berharga, dan salah satu cara untuk refleksikan diri. Ini berkaitan dengan dirinya untuk mengetahui seberapa dalam dirinya, menamkan nilai kejujuran, yang akan menimbulkan nilai positif, Orang yang jujur pasti akan mengatakan hal yang benar, hal-hal yang disampaikan tidak menyalahi fakta yang seharusnya. Selain itu, jujur juga dapat dikatakan sesuatu yang sesuai antara niat dengan ucapan. Selain itu, terdapat pula sikap setia dan adil di dalam suatu kejujuran. Sifat jujur adalah hal yang sangat berharga. Bayaran dari seseorang yang selalu jujur adalah kepercayaan.

Dilanjutkan dengan melaksanakan kegiatan pembinaan karakter, adab, dan motivasi di panti asuhan dengan tujuan membentuk pribadi anak-anak berakhlak baik, berperilaku santun, serta memiliki semangat dan kepercayaan diri untuk meraih masa depan yang lebih baik. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan sikap, mental, dan motivasi mereka dalam kehidupan sehari-hari.Selain Jujur, Disiplin juga tidak kalah pentingnya. Disiplin sikap taat dan patuh pada aturan atau nilai yang diyakini sebagai tanggung jawab, mencakup kontrol diri, ketepatan waktu, dan konsistensi untuk mencapai tujuan. Dengan implementasi yang optimal, diharapkan peserta didik mampu mengembangkan sikap beradab dalam interaksi sosialnya, baik terhadap guru, teman sebaya, maupun masyarakat secara luas. Pada akhirnya, pendidikan karakter yang terkelola dengan baik akan berkontribusi dalam membentuk generasi yang tidak hanya cakap secara akademik, tetapi juga memiliki integritas moral dan kematangan sosial.

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Berita Terkait

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image