Tekankan Integritas, Madrasah Berkualitas: Spirit Baru Menggema di Aula MAN 4 Bantul
Sekolah | 2026-02-20 21:01:32
Bantul (MAN 4 Bantul) - Suasana aula MAN 4 Bantul pada Jumat (20/02/2026) terasa berbeda. Seluruh guru dan pegawai berkumpul dalam kegiatan briefing rutin yang kali ini terasa lebih bermakna. Kepala madrasah, Syaefulani, dalam sambutannya menekankan pentingnya integritas sebagai fondasi utama dalam bekerja. Ia mengingatkan bahwa kualitas lembaga tidak hanya dibangun dari program unggulan, tetapi dari karakter orang-orang di dalamnya.
“Integritas bukan sekadar slogan yang ditempel di dinding,” tegas Syaefulani. “Integritas adalah komitmen yang kita hidupkan setiap hari, dalam tugas sekecil apa pun. Ketika kita bekerja dengan jujur, disiplin, dan penuh tanggung jawab, di situlah marwah madrasah kita terjaga.”
Selain integritas, manajemen waktu juga menjadi sorotan utama. Menurutnya, waktu adalah aset yang sering terasa biasa, padahal nilainya luar biasa. Ia mengajak seluruh guru dan pegawai untuk mengelola waktu secara efektif, mulai dari ketepatan hadir, penyelesaian administrasi, hingga pelayanan kepada peserta didik.
“Waktu tidak pernah menunggu kita siap,” ujarnya. “Maka kitalah yang harus siap mengelola waktu dengan bijak. Disiplin waktu adalah cerminan profesionalisme.”
Briefing pagi ini tidak hanya menjadi agenda rutin, tetapi juga ruang refleksi bersama. Dengan semangat yang diperbarui, keluarga besar MAN 4 Bantul diharapkan semakin solid, profesional, dan konsisten menegakkan integritas dalam setiap langkah pengabdian. Pagi itu, aula bukan sekadar ruang pertemuan, melainkan titik tolak komitmen untuk melangkah lebih tertib, lebih jujur, dan lebih bertanggung jawab. (lel)
Disclaimer
Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.
