Mahasiswa Muslimah, Karier Global Minim Peta
Agama | 2026-01-09 14:23:33Mahasiswa Muslimah, Karier Global Minim PetaOleh: Jasmine Anindita(Universitas Mahasiswa Pamulang)
Kemampuan ada, panduan yang minimal jadi hambatan
Muslimah Gen Z tumbuh sebagai generasi yang cepat belajar secara mandiri. Kami bisa membangun portofolio dari kamar, berdakwah lewat ruang digital, bahkan bekerja freelance secara fleksibel. Namun pendampingan karir berbasis perspektif Muslimah masih jarang hadir secara sistemik.Banyak program karir kampus yang membahas tentang CV, LinkedIn, dan peluang magang di luar negeri, tetapi tidak menyediakan ruang diskusi tentang tantangan spesifik Muslimah: dari lingkungan kerja lintas budaya, batasan interaksi profesional, hingga kekhawatiran menjaga prinsip syariah di ekosistem yang belum sepenuhnya sadar halal.
Mimpi global, hambatan lokal
Hambatan Muslimah menembus operator global sering kali bukan soal skill, tetapi beberapa tembok lokal yang tidak terlihat:Kurangnya mentor Muslimah yang sudah lebih dulu menembus karier internasionalKetiadaan panduan karir yang mempertimbangkan etika profesional berbasis IslamMinimnya ruang aman untuk membahas batasan syariah dalam interaksi profesional globalStandar karir global yang masih bias pada gaya kerja bebas kulturStigma bahwa penjualan dan karier global sulit berjalan secara seimbangHal ini menciptakan kenyataan pahit: Mimpinya global, hambatannya masih lokal.
Role modelnya tidak berkurang, ruang kolaborasinya pun hilang
Indonesia memiliki banyak figur Muslimah inspiratif di panggung internasional. Namun, yang kurang adalah ruang kolaborasi dan transfer pengalaman mereka kepada Muslimah muda di kampus-kampus pinggiran kota.Potensi itu ada di mana-mana, tetapi akses terhadap pengalaman mereka tidak mengalir secara merata. Akhirnya, banyak Muslimah hebat tumbuh tanpa kompas yang terarah, bukan karena tidak mampu, tetapi karena tidak cukup didampingi.
Kampus dan pemerintah: bukan hanya buka peluang, tapi buka peta
Institusi pendidikan perlu memperluas paradigma: karier global tidak hanya sekedar soal peluang akses, tetapi juga akses peta. Maka, beberapa langkah yang seharusnya mulai didesain:Kampus: menghadirkan mentoring karier global khusus Muslimah berdasarkan studi pengalaman nyata, bukan template umumPemerintah: mendorong kolaborasi alumni beasiswa/karier Muslimah sebagai mentor resmi bagi mahasiswaPlatform karir kampus: menyediakan ruang konsultasi etika profesional Islam di dunia kerja internasionalKomunitas Muslimah Muda: dilibatkan sebagai co-creator roadmap pembawa, bukan sekedar peserta seminarKarena yang kami perlukan bukan hanya peluang global, tetapi panduan menuju global.
Karier global membutuhkan identitas yang kuat, bukan identitas yang dilepas
Karier global tidak berarti menjadi sama seperti standar global, tetapi mampu masuk ke arena global tanpa kehilangan prinsip. Muslimah muda tidak perlu menanggalkan nilai Islam untuk diakui profesional. Justru nilai itu bisa menjadi diferensiasi etika yang dicari dunia global, ketika transparansi, moral digital, dan etika kerja mulai langka.
Kesimpulan: Muslimah butuh peta, bukan pembuktian tanpa arah
Muslimah Gen Z tidak kekurangan kemampuan, juga tidak kekurangan mimpi. Yang kekurangan kami adalah peta yang ditulis dengan bahasa kami sendiri.Jika peta karier global untuk Muslimah terus absen, kita hanya akan melahirkan generasi yang berlari cepat, namun tidak tahu jalur mana yang paling tepat.Padahal masa depan bukan milik mereka yang paling ingin go global, tetapi mereka yang tahu ke mana harus melangkah tanpa kehilangan kiblat.
Disclaimer
Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.
