Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Shafa Salsabila

Budaya Literasi sebagai Kunci Pengembangan Mahasiswa

Eduaksi | 2026-01-06 15:52:18

Budaya literasi memiliki peran penting dalam dunia pendidikan, khususnya di lingkungan perguruan tinggi. Literasi tidak hanya berkaitan dengan kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga mencakup kemampuan memahami, menganalisis, dan mengolah informasi secara kritis. Di era modern saat ini, sastra menjadi bekal utama bagi pelajar dalam menghadapi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Mahasiswa dituntut untuk mampu menyaring informasi yang semakin mudah diakses melalui berbagai media digital. Tanpa kemampuan literasi yang baik, informasi tersebut justru dapat menimbulkan kesalahpahaman dan menurunkan kualitas berpikir. Oleh karena itu, budaya literasi perlu ditanamkan sejak dini agar siswa terbiasa berpikir kritis dan sistematis.

Di lingkungan kampus, literasi dapat dikembangkan melalui berbagai aktivitas, seperti membaca jurnal ilmiah, menulis karya ilmiah, berdiskusi, serta mengikuti seminar akademik. Kegiatan-kegiatan tersebut dapat melatih mahasiswa untuk menyampaikan gagasan secara logistik dan bertanggung jawab. Selain itu, literasi juga berperan dalam meningkatkan kualitas akademik dan daya saing siswa.

Perkembangan teknologi seharusnya dimanfaatkan sebagai sarana pendukung literasi. Perpustakaan digital, jurnal online, dan platform pembelajaran berani memberikan kemudahan bagi pelajar untuk memperluas wawasan. Namun pemanfaatan teknologi tersebut harus diimbangi dengan kesadaran akan pentingnya keakuratan dan kebenaran informasi.

Pada akhirnya, budaya literasi bukan hanya menjadi tanggung jawab individu siswa, tetapi juga lingkungan pendidikan secara keseluruhan. Dengan literasi yang kuat, mahasiswa diharapkan mampu menjadi generasi yang cerdas, kritis, dan berkontribusi positif bagi masyarakat.

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Berita Terkait

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image