Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Anggi Puspita Dewi

Peran Literasi Keuangan dalam Menghadapi Kondisi Ekonomi Indonesia Saat Ini

Eduaksi | 2025-12-25 04:36:42
Literasi keuangan menjadi kunci agar masyarakat Indonesia mampu bertahan dan berkembang di tengah kondisi ekonomi yang terus berubah.

Di tengah berbagai tantangan ekonomi yang dihadapi Indonesia saat ini, seperti meningkatnya harga kebutuhan pokok, fluktuasi nilai tukar, serta ketidakpastian ekonomi global, urgensi literasi keuangan semakin nyata dirasakan oleh masyarakat. Literasi keuangan tidak hanya terbatas pada kemampuan mengatur keuangan, tetapi juga mencakup pemahaman dalam mengambil keputusan finansial yang tepat, mulai dari mengelola pendapatan dan pengeluaran, menabung, hingga berinvestasi. Masyarakat dengan literasi keuangan yang baik akan lebih mampu menghadapi tekanan ekonomi, terhindar dari utang yang tidak produktif, serta dapat menyusun perencanaan keuangan jangka pendek dan jangka panjang secara lebih sistematis.

Kondisi inflasi yang cenderung tidak stabil serta perubahan pola konsumsi pascapandemi menjadi tantangan nyata yang harus dihadapi. Dalam situasi tersebut, literasi keuangan tidak lagi bersifat pelengkap, melainkan menjadi kebutuhan mendasar bagi setiap individu. Pemahaman yang baik mengenai pengelolaan pendapatan, penentuan prioritas pengeluaran, serta pemilihan instrumen investasi yang tepat sangat diperlukan agar nilai aset dapat terlindungi dari dampak kenaikan harga barang dan jasa di masa mendatang.

Selain itu, literasi keuangan memiliki peran penting dalam memperkuat ketahanan ekonomi individu dan keluarga. Masyarakat yang memiliki pemahaman keuangan yang memadai cenderung lebih disiplin dalam menyusun anggaran, menyiapkan dana darurat, serta lebih berhati-hati dalam memilih produk keuangan. Hal ini menjadi semakin relevan di Indonesia, seiring dengan pesatnya perkembangan layanan keuangan digital yang tidak selalu diiringi oleh tingkat pemahaman yang memadai. Tanpa literasi keuangan yang cukup, kemudahan akses tersebut justru berpotensi menimbulkan risiko, seperti penggunaan pinjaman online secara berlebihan atau terjebak dalam investasi ilegal.

Lebih lanjut, peningkatan literasi keuangan juga memberikan kontribusi positif bagi perekonomian nasional. Individu yang memiliki pemahaman finansial yang baik akan lebih bijak dan berani dalam berinvestasi, sehingga dapat mendorong pertumbuhan sektor riil serta menjaga stabilitas sistem keuangan. Dalam dinamika ekonomi Indonesia yang terus berkembang, literasi keuangan menjadi bekal penting agar masyarakat tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga berkembang secara finansial. Oleh karena itu, upaya peningkatan literasi keuangan perlu terus digalakkan melalui pendidikan, sosialisasi, dan keterlibatan aktif berbagai pihak guna menciptakan masyarakat yang lebih siap dan berkelanjutan dalam menghadapi tantangan ekonomi.

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Berita Terkait

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image