Efektivitas Profesi Administrasi Kesehatan pada Pelayanan Kesehatan di Era Digital
Info Terkini | 2025-11-13 07:25:45
Ketika kita membahas tentang pelayanan kesehatan, akhirnya pemikiran kita langsung disampaikan pada dokter, apoteker, perawat, atau tenaga medis lain. Padahal, di balik kelancaran pelayanan kesehatan yang efektif di sebuah fasilitas kesehatan, ada seseorang yang diabaikan yakni tenaga administrasi kesehatan masyarakat. Mereka adalah kompas yang memberi arah sehingga sistem pelayanan kesehatan dapat berjalan dengan efektif dan efisien.
Profesi administrasi dalam bidang kesehatan masyarakat berperan dalam mengelola informasi kesehatan masyarakat, mengatur alur pelayanan hingga mengurus perizinan instansi serta tenaga kesehatan. Di sebuah fasilitas kesehatan, khususnya dalam konteks klinik kesehatan yang menjadi tempat pengamatan saya kali ini. Tenaga administrasi bertugas membantu proses registrasi pasien, penginputan data rekam medis dan juga pelaporan kegiatan kesehatan. Mereka juga menjadi penghubung dalam menjaga komunikasi efektif antara tenaga medis dengan pasien.
Sebagai mahasiswa kesehatan masyarakat, saya berkesempatan melakukan observasi pada profesi administrasi kesehatan sebagai salah satu prospek kerja Sarjana Kesehatan Masyarakat. Pengamatan ini dilaksanakan pada:Hari/Tanggal: 23 Oktober 2025Tempat: Klinik Pratama Wahyu Husada, Kabupaten Kediri, Jawa TimurSelama proses pengamatan berlangsung, saya mengamati berbagai permasalahan yang terjadi. Di Klinik Pratama Wahyu Husada ini peran administrasi kesehatan yakni bertugas mencatat pasien. Ketika ada pasien yang datang untuk berobat, maka akan diarahkan menuju meja registrasi. Disini pasien akan mendaftarkan dirinya untuk mendapatkan pengobatan.
Profesi administrasi kesehatan akan menyambut hangat kedatangan pasien untuk berobat disini. Mereka bertugas untuk pendataan pasien meliputi, nama, usia serta ditanyakan untuk kepesertaan BPJS. Apabila pasien memiliki BPJS maka akan didata sebagai pasien BPJS. Jika belum terdaftar di bpjs maka pasien akan didata sebagai pasien umum. Mereka hanya melakukan pendataan untuk registrasi. Sebagai arsip klinik serta registrasi untuk pengobatan. Bukan hanya sebagai sesorang yang bertugas mengirimkan data pasien.
Dalam pengamatan saya kali ini, administrasi kesehatan adalah seorang tenaga kesehatan yang menjadi tujuan masyarakat untuk mendapatkan informasi kesehatan. Misalnya tentang BPJS, Sebagian masyarakat yang belum paham dengan alur pemakaian BPJS akan diberi arahan oleh pihak pelayanan kesehatan melalui administrasi kesehatan. Saat itu ada kejadian seorang pasien datang ke Klinik Pratama Wahyu Husada dengan kartu BPJS.
Pasien tersebut kurang mengetahui tentang keaktifan BPJS itu, setelah diperiksa oleh administrasi kesehatan, pasien BPJS tersebut belum dapat digunakan di klinik. Pasien diberi penjelasan untuk alur kepesertaan BPJS, administrasi kesehatan memberikan penjelasan dengan ramah. Mereka menggunakan bahasa yang lebih sederhana serta mengurangi penggunaan istilah medis untuk memudahkan pasien dalam memahaminya.
Di era modern seiring melajunya perkembangan digital seperti ini, ketika kesehatan menjadi prioritas utama. Oleh karena itu, tenaga administrasi kesehatan masyarakat layak mendapatkan penghargaan sebagai garda pendukung utama dalam mengelola sistem kesehatan yang diselenggarakan.Penulis: Lva Seventen Aw, Mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga.
Disclaimer
Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.
