Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Ritmadita Anida Putri

Komunikasi Efektif, Kunci Profesionalisme Perawat di Era Modern

Edukasi | 2025-10-29 23:36:43
Sumber: https://share.google/Y3ajR4T7bBC1kK9w8

Belakang ini kalau kita memperhatikan, profesi perawat menjadi perhatian publik hingga dipandang sebelah mata. Terutama pada kemampuan mereka untuk berkomunikasi saat memberikan pelayanan kepada pasien. Saat ini pada zamannya ditengahkemajuan teknologi dan informasi yang menyebar luas, masyarakat kini semakin memperhatikan bagaimana cara perawat berinteraksi dengan baik kepada pasien, rekan sejawat maupun di lingkungan tempat dia bekerja.

Salah satu timbulnya masalah karena meningkatnya kesalahpahaman antara pasien dengan perawat akibat komunikasi yang kurang empatik. Hal ini di picu karena tidak banyak dari pasien yang belum sepenuhnya didengarkan atau belum sepenuhnya memperoleh penjelasan yang jelas dari perawat mengenai kondisi dan proses perawatannya. Padahal, komunikasi yang baik dapat ditimbulkan tidak hanya dari informasi medis, tetapi bisa juga menjadi jembatan antara pasien dan perawat untuk menumbuhkan rasa kenyamaan dan kepercayaan bagi pasien.

Di sisi lain, kita tahu bahwa tuntunan merek bekerja sangatlah padat sehingga membuat perawat sulit menjaga kualitas komunikasi dengan pasien. Banyak perawat berpendapat bahwa mereka ingin pelatihan teraupetik dan dukungan dari pihak manajemen ini perlu diperhatikan dengan baik.

Padahal, berbagai penelitian membuktikan bahwa komunikasi efektif memiliki dampak yang sangat besar untuk meningkatkan kepuasaan terhadap pasien. Salah satu dampaknya pasien menjadi lebih cepat dalam penyembuhan, dan perawat juga dapat meminimalkan terjadinya kesalahan medis. Karena, kemampuan dalam komunikasi adalah hal yang perlu diasah dalam praktik keperawatan.

Mungkin kedepannya diharapkan intitusi kesehatan meperhatikan lebih serius dan memperkuat pelatihan komunikasi bagi tenaga keperawatan. Karena, perawat tidak hanya sebagai tenaga medis yang menjalankan prosedur, tetapi mereka juga sosok yang hadir sebagai pendengar, memahami dan menenangkan hati dari pada seorang pasien yang berada dalam kondisi rapuh. Semangat dan senyuman perawat adalah semangat pasien untuk sembuh.

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Terpopuler di

 

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image