Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image Nanang AH

Pesan Damai Pelangi

Sastra | Sunday, 13 Feb 2022, 13:03 WIB
Ilustrasi Pelangi, Foto: Ben Mack/Pexel.com

Ketika simbol spiritual dilucuti

Tidak lantas iman luntur tersungkur

Tidak semudah itu cahaya kan padam pudar

Apakah lapad yg dihapus akan serta merta terpupus dalam relung dada

Itu hanya ilusi dibalut pesan bernuansa politis dicampur sinis yg dibumbui mantra romantis

Tuhan maha tahu ketika prasangka masih berupaya berpura pura sepintas

Menggemakan petuah hampa berslogan demi kondusifitas

Padahal sejatinya setiap keyakinan adalah anugrah tiap hati untuk membebaskan ragu yang membelenggu

Tak perlu lagi ada batasan atasnama ayat ayat semu yang selalu jadi duri menggoreskan luka insan beragama

Kita telah ditakdirkan berbeda tapi bukan untuk dibedakan bedakan

Justru pelangi mengajarkan kita bahwa beragam warna itu anugrah yang saling menguatkan

Dan bahwa mata itu diciptakan untuk menerima cahaya warna yg beragam

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Jadi yang pertama untuk berkomentar

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image