Clock Magic Wand Quran Compass Menu
Image AISYAH SELENA LAZUARDI PUTRI

Dampak Harga Sembako Dalam Fitur Shopee Supermarket Terhadap Pasar Persaingan Sempurna

Pendidikan dan Literasi | 2024-06-11 19:07:05

Majunya teknologi informasi telah membawa perubahan besar dari segi perilaku ekonomi, baik dari segi produksi, distribusi, dan konsumsi pun ikut berubah. Produsen selalu dituntut untuk berinovasi mengikuti trend pasar yang menjadi kesukaan konsumen.

Sumber : Radar bekasi (2022)

Menurut sumber data Google Trends, terjadi kenaikan tren belanja sembako secara online. Kenaikan ini dikatakan terjadi seiring makin banyaknya masyarakat yang ingin membeli produk barang baik makanan dan minuman dengan mudah dari rumah. Pola perilaku tersebut juga merupakan dampak dari adanya Covid-19 yang menyebabkan masyarakat akhirnya terbiasa dengan menunggu konsumsi dari rumah dan menjadi mengenal internet baik dari kalangan muda sampai tua. . Sasaran dari pengguna shopee ini adalah semua kalangan masyarakat yang mana pada zaman era modernisasi ini terbiasa untuk melakukan kegiatan sehari-hari dengan bantuan gadget salah satunya kegiatan belanja. Penawaran yang diberikan oleh shopee untuk para penggunanya yaitu untuk menemukan kebutuhan primer dan sekunder mereka dalam satu aplikasi. Maka dari itu, Shopee merupakan salah satu aplikasi platform e-commerce atau belanja online terdepan di Asia Tenggara dan Taiwan. Di Indonesia, Shopee baru diluncurkan pada tahun 2015 yang belum lama ini eksistensinya memuncak karena penggunaanya dapat memudahkan proses jual beli beserta transaksinya tanpa terlibat secara langsung dan harganya lebih ekonomis. Pada aplikasi ini, diberikan fasilitas kepada penjual untuk menjual produknya secara mudah dan pembeli dapat mudah melakukan proses pembayaran yang terpercaya, aman dan logistik yang terintegrasi.

Setelah melakukan pendataan pendaftaran akun, para penjual dapat melakukan upload daftar produk untuk dijual di Seller Centre dan aplikasi Shopee. Setiap penjual hanya diperbolehkan untuk membuat 1 toko saja pada 1 akun shopee. Dengan memiliki paling banyak 5 akun atau 5 toko. Jika lebih dari itu maka akan dikenai pembatasan. Hal ini disebabkan mendaftarkan produk yang sama di berbagai toko yang berbeda merupakan pelanggaran terhadap kebijakan daftar produk di Shopee sehingga harus memberikan dokumen legal berupa legalisir merek/PT. Untuk penjualan produk, Shopee menyediakan 3 fitur diantaranya; Shopee Marketplace: Platform bagi semua Penjual lokal untuk mendaftar dan menjual produknya; Shopee Mall: Platform bagi Pemilik merek terpilih dan distributor resmi untuk menjual produknya, dan; Shopee Supermarket: Platform bagi distributor resmi lokal untuk menjual produk seperti: bahan makanan, perawatan rumah, perlengkapan ibu & bayi, perawatan diri & kecantikan, makanan dan minuman, hingga keperluan kesehatan. Salah satu fitur yang menjual barang sembako adalah Shopee Supermarket. Sembako merupakan singkatan dari 9 bahan pokok, yaitu bahan-bahan makanan dan minuman yang secara umum sangat diperlukan oleh masyarakat luas. Bahan makanan dan minuman yang termasuk ke dalam sembako didasarkan pada Keputusan Menteri Perindustrian dan Perdagangan Nomor 115/MPP/Kep/2/1998 yang diyakini mampu melengkapi nutrisi sehat masyarakat dari berbagai kalangan usia dan jenis kelamin. Diantara 9 bahan pokok menurut Kepmenperindang 115 Tahun 1998; beras; minyak goreng dan mentega; bawang merah dan bawang putih; gula; garam; daging sapi dan ayam; susu, telur ayam; minyak tanah atau gas.

Sembako ini termasuk ke dalam contoh dari penerapan pasar persaingan sempurna dimana di dalamnya meliputi penjual dan pembeli dengan jumlah yang banyak, namun kedua pihak tersebut tidak dapat mempengaruhi harga, karena harga sudah ditentukan oleh pasar itu sendiri. Penentuan harga pasar tersebut berdasarkan titik potong atau titik bertemunya kurva penawaran dari produsen serta permintaan dari konsumen yang disebut harga keseimbangan.

Sebagai salah satu media sosial yang banyak digunakan oleh khalayak umum, beberapa kelebihan dan juga kekurangan tentunya dimiliki oleh aplikasi shopee ini sendiri. Permasalahan yang kerap dihadapi dalam belanja online di Shopee Supermarket adalah terjadinya ketidakselaras harga barang sembako yang ditawarkan oleh penjual dengan harga pasar yang resmi. Dengan banyaknya penjual yang menjual barang sembako yang sama, tentunya menyebabkan mereka menawarkan barang dengan menerapkan strategi dalam bersaing satu sama lain, seperti melakukan turun harga dan memberikan diskon yang fantastis hingga banting harga. Diskon atau promosi yang ditawarkan di Shopee Supermarket bersifat ambigu atau tidak jelas, sehingga menyebabkan konsumen bingung tentang harga sebenarnya dari produk tersebut. Alhasil, beberapa konsumen yang menjunjung tinggi harga ekonomis, tidak terlalu peduli dengan harga tersebut asalkan ia mendapatkan harga yang lebih murah dari di supermarket secara langsung.

Supermarket online sendiri dapat menciptakan penyimpangan dari aspek-aspek pasar persaingan sempurna. Misalnya, jika satu atau beberapa supermarket online mendominasi pasar dengan kontrol yang besar atas harga dan penawaran, ini dapat menimbulkan masalah monopoli atau oligopoli, yang bertentangan dengan prinsip persaingan sempurna. Selain itu seringkali terjadi penipuan harga dengan menaikkan harga produk secara tidak wajar dan kemudian memberikan diskon palsu untuk membuatnya terlihat seperti penawaran yang menguntungkan. Hal ini merupakan praktik produsen yang merugikan konsumen dan merusak reputasi platform. Biaya pengiriman yang tidak transparan juga dapat menjadi masalah. Konsumen kurang menyadari biaya pengiriman yang ditambahkan ke harga produk sampai mereka sampai pada tahap pembayaran, yang dapat mengejutkan dan mengganggu kegiatan belanja mereka. Kasus ini seringkali menjadi keluhan belanja online. Terkadang produk yang dijual juga merupakan barang palsu, ilegal, atau tidak memiliki izin secara resmi. Harga barang-barang tersebut mungkin sangat berbeda dari harga pasar asli karena produk palsu atau ilegal seringkali ditawarkan dengan harga yang lebih murah. Dari permasalahan yang kerap timbul di kalangan pengguna Shopee Supermarket tersebut dapat merusak harga pasar yang sudah menjadi patokan di persaingan sempurna. Apalagi sembako merupakan bahan kebutuhan sehari-hari yang tidak bisa semena-mena menaik turunkan harga kepada para konsumen.

Dalam sebuah bisnis, persaingan antarbisnis merupakan sesuatu hal yang wajar namun tetap harus dipantau agar tidak melewat batas. Apalagi dalam konteks persaingan sempurna, harga barang tidak boleh terlalu jauh dengan harga pasar. Oleh karena itu, ada beberapa solusi yang dapat dipertimbangkan seperti regulasi yang ketat, pemerintah dapat menerapkan regulasi yang lebih ketat untuk mencegah adanya praktik yang merugikan beberapa pihak dalam penetapan harga yang terjadi di masyarakat. Sebab ketika harga semakin naik, maka harga pasar nanti juga akan semakin naik, begitupun sebaliknya. Hal ini bisa mencakup penegakan hukum yang lebih tegas terhadap penyalahgunaan kekuasaan pasar. Lalu, bagi pihak Shopee Supermarket, dapat meningkatkan transparansi agar dapat mengurangi kemungkinan terjadinya kerusakan harga, seperti melalui peraturan yang mewajibkan pelaporan harga secara transparan dan pemantauan aktif terhadap perilaku pasar oleh otoritas pengawasnya. Selain itu, melakukan kampanye penyuluhan dan penyediaan informasi yang jelas tentang harga melalui pendidikan konsumen juga penting agar mereka mengenali tanda-tanda kerusakan harga yang dapat melindungi mereka sendiri dari praktik yang merugikan. Terakhir, menstimulus persaingan, dengan mendorong persaingan yang sehat antarpenjual dengan cara memfasilitasi masuknya pesaing baru ke pasar, mendorong inovasi, dan memberikan insentif bagi pelaku pasar untuk menawarkan harga yang lebih kompetitif.

Beberapa solusi tersebut harus dilakukan sebagai upaya menghindari risiko dari adanya banting harga yang terjadi di Shopee Supermarket yang dampaknya besar terhadap harga pasar resmi dikarenakan Shopee merupakan aplikasi terpercaya yang menjadi pilihan pertama mayoritas penduduk Indonesia untuk melakukan belanja secara online. Setiap solusi yang diambil harus memperhitungkan dinamika pasar yang spesifik dan memastikan bahwa upaya yang dilakukan tidak mengurangi efisiensi atau inovasi dalam pasar. Meskipun pasar persaingan sempurna pada saat ini memang sulit untuk diterapkan secara penuh, kita harus tetap mengupayakan agar dapat membentuk jenis pasar yang berfokus untuk memproduksi barang dengan efisien dan sumber daya yang bergerak bebas keluar atau masuk membuat kegiatan ekonomi semakin lebih sehat.

DAFTAR PUSTAKA

Aripin, Z. (2022, Mei Kamis). Tren Belanja "Sembako" Online Meningkat Drastis. Diambil kembali dari Radarbekasi.id: https://radarbekasi.id/2022/05/26/tren-belanja-sembako-online-meningkat-drastis/

Fachrina, R., & Nawawi, Z. M. (2022). Pemanfaatan Digital Marketing (Shopee) Dalam Meningkatkan Penjualan Pada UMKM Di Marelan. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbankan Syariah STEBIS Indo Global Mandiri, 247-254.

Lantini, S. B., Maulana, R. A., Bunganingtyas, A., Putri, M. A., & Kartini, E. (2023). Peran Otoritas Jasa Keuangan Dalam Pengawasan Pay Later Pada Aplikasi Shopee. Jurnal Ilmu Sosial, Manajemen, dan Akuntansi (JISMA), 929-935.

Miftahudin, H. (2023, April Rabu). Apa itu Sembako? Ini Pengertian dan Jenis-jenisnya, Cekidot! Diambil kembali dari Medcom.id: https://www.medcom.id/ekonomi/bisnis/ob320GXN-apa-itu-sembako-ini-pengertian-dan-jenis-jenisnya-cekidot

Shopee. (2023, Oktober Jumat). Berapa jumlah toko yang dapat saya miliki di Shopee? Diambil kembali dari seller.shopee.co.id: https://seller.shopee.co.id/edu/article/1492

Disclaimer

Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.

Berita Terkait

Terpopuler di

 

Copyright © 2022 Retizen.id All Right Reserved

× Image