
Mitos Ulat Gigi: Benarkah Ada Ulat pada Gigi Berlubang?
Edukasi | 2024-05-28 22:13:33Kepercayaan bahwa ulat hidup di dalam gigi telah menjadi subjek yang sangat dipertentangkan di kalangan masyarakat. Namun, faktanya Ulat gigi tidak pernah ditemukan di dalam mulut manusia dan tidak memiliki kaitan dengan gigi berlubang atau sakit gigi.
Ulat tidak dapat hidup di gigi manusia karena lingkungan asam pada manusia tidak sesuai dengan kebutuhan mereka. Gigi manusia juga memiliki lapisan luar kuat, dan enamel yang dapat melindungi dari kerusakan dan infeksi. Serta saluran akar gigi yang sempit dan berongga tidak memungkinkan ulat untuk hidup di dalamnya.
Informasi tentang ulat gigi sebagai penyebab gigi berlubang dan sakit gigi telah dibantah oleh para ahli kesehatan gigi dan organisasi kesehatan yang terpercaya, seperti Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kominfo). Setelah ditelusuri lebih lanjut, ternyata ulat gigi hanya merupakan mitos yang berasal dari zaman Mesir Kuno atau Babylonia.
Kenapa gigi bisa berlubang?
Gigi berlubang disebabkan oleh proses ketika sisa makanan yang tidak dibersihkan dengan baik membentuk plak gigi. Plak gigi ini dapat menyebabkan pertumbuhan bakteri yang hidup di dalam mulut. Bakteri tersebut akan menghasilkan asam yang dapat secara bertahap mengikis mulai dari lapisan terluar gigi hingga pembentukan lubang atau rongga yang disebut gigi berlubang.
Untuk menjaga kesehatan gigi, berikut adalah beberapa kebiasaan yang perlu diperhatikan:
1. Rutin berkunjung ke dokter gigi setidaknya setiap enam bulan sekali untuk pembersihan karang gigi. Hal ini penting karena sikat gigi tidak sepenuhnya dapat menjangkau seluruh permukaan gigi.
2. Menggunakan pasta gigi dan obat kumur yang mengandung fluoride.
3. Memperbaiki pola menyikat gigi yang benar yaitu dua kali sehari, setelah sarapan dan sebelum tidur.
4. Membersihkan sela-sela gigi dengan benang gigi setidaknya sekali dalam sehari.
5. Mengurangi konsumsi makanan manis.
Disclaimer
Retizen adalah Blog Republika Netizen untuk menyampaikan gagasan, informasi, dan pemikiran terkait berbagai hal. Semua pengisi Blog Retizen atau Retizener bertanggung jawab penuh atas isi, foto, gambar, video, dan grafik yang dibuat dan dipublished di Blog Retizen. Retizener dalam menulis konten harus memenuhi kaidah dan hukum yang berlaku (UU Pers, UU ITE, dan KUHP). Konten yang ditulis juga harus memenuhi prinsip Jurnalistik meliputi faktual, valid, verifikasi, cek dan ricek serta kredibel.